
"Al....aku masih ingin di sini sayang.....aku mau bersamamu malam ini di sini....," ucap Karin dengan sempoyongan.
Tuan Aldo tak menghiraukan ucapan Karin dia merangkul tubuh Karin yang mulai sempoyongan dan membawanya keluar dari cafe tersebut.
Setiba di luar cafe tuan Aldo berjalan ke arah mobilnya dan lalu memasukkan Karin dengan paksa ke dalam mobil nya.
Tuan Aldo mulai mengemudikan mobilnya dengan kencang menuju ke arah rumah Karin.
"Al, ada apa ini kenapa dengan Karin?" tanya mamanya Karin ketika tuan Aldo sudah tiba di rumah Karin.
"Karin mabuk Tante, dia minum terlalu banyak tadi," ucap tuan Aldo.
"Karin.....Karin ...," ucap mamanya Karin sambil menggelengkan kepalanya menatap anaknya itu.
Tuan Aldo masih berdiri sambil memapah Karin untuk masuk ke dalam.
"Kalau begitu tolong bawa Karin ke kamarnya ya Al," kata mama Karin pada tuan Aldo.
"Iya Tan," lalu tuan Aldo membawa Karin masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
Dan setiba di kamar Karin, tuan Aldo segera membaringkan tubuh Karin di atas tempat tidur.
Tuan Aldo menyelimuti tubuh Karin lalu ia hendak pergi keluar dari kamar itu.
"Al, jangan pergi....aku mau kamu di sini....," tiba-tiba Karin menarik lengan tuan Aldo.
Tuan Aldo menghentikan langkahnya dan kembali duduk di sisi tempat tidur.
"Kamu istirahat saja Rin, aku mau pulang dulu, besok pagi aku akan antar kamu ke bandara," ucap tuan Aldo sambil mengusap kening Karin.
"Enggak aku mau kamu di sini Al....," Karin memegangi lengan tuan Aldo dengan erat.
Tuan Aldo menoleh pada mama Karin sambil berkata padanya " Tapi Tan....?" ucap tuan Aldo tidak setuju.
"Cuma sebentar saja Al sampai Karin tertidur, kasihan dia besok kan sudah harus balik ke luar negeri," kata mama Karin memaksa.
Tuan Aldo menganggukkan kepalanya dengan perlahan, lalu mama Karin keluar dari kamar itu sambil tersenyum.
"Al...temani aku tidur ya," pinta Karin sambil memeluk tubuh tuan Aldo yang sedang duduk di depannya itu.
__ADS_1
"Karin...kamu aja yang tidur ya, aku akan temani kamu duduk di sini sampai kamu tertidur," tolak tuan Aldo.
"Al....aku sayang kamu....," Karin mulai mendaratkan ciumannya di bibir tuan Aldo.
Dan tuan Aldo pun tak bisa menolak sentuhan lembut dari bibir Karin tersebut dan akhirnya malam ini pun tuan Aldo harus menemani Karin sampai larut malam.
"Al....," Karin semakin mengencangkan pelukannya ke tubuh tuan Aldo.
"Enggak Karin kita tidak boleh lakukan ini kita belum menikah," ucap tuan Aldo melihat sikap Karin yang meminta terlalu jauh.
"Al....kita kan sudah pacaran dan akan segera menikah apa salahnya...?" ucap Karin kesal dengan penolakan tuan Aldo.
"Tidak aku tidak seperti itu, aku bukan laki-laki seperti itu Karin," tuan Aldo kembali memasang kancing bajunya yang sudah terlepas semua itu.
Tuan Aldo beranjak turun dari tempat tidur dan kemudian merapikan bajunya serta rambutnya yang tampak acak-acakan itu.
"Rin, kamu tidur ya aku mau pulang sekarang, besok aku antar kamu ke bandara," ucap tuan Aldo pada Karin.
"Al...," panggil Karin pada tuan Aldo yang sudah berjalan menuju keluar kamar.
__ADS_1