
Tak berapa lama akhirnya Maya pun tiba di restoran tempatnya bekerja.
Kemudian Maya masuk ke dalam restoran tersebut dan terlihat Eric sedang berdiri di sisi meja kasir.
"Pagi pak," ucap Maya sambil menganggukkan kepalanya ramah pada Eric.
"Pagi, bagaimana keadaan kamu Maya?" tanya Eric pada Maya.
"Mmm ... sudah baikan pak," ujar Maya.
"Syukurlah kalau begitu kamu jangan terlalu capek bekerja dan kalau kamu butuh waktu istirahat kamu bilang saja padaku pasti aku kasih ya," ucap Eric pada Maya.
Maya mengerutkan kedua alisnya mendengar perkataan Eric barusan dan rasanya seperti ada yang aneh dari ucapan Eric.
"Baik pak," ucap Maya.
Maya pergi meninggalkan Eric sambil bertanya-tanya dalam hatinya " Kenapa pak Eric tiba-tiba jadi perhatian sama aku ya," batin Maya.
Sementara Eric hanya tersenyum sendiri memperhatikan Maya dari belakang sambil bergumam "Cantik juga sih Maya ini kalau di lihat-lihat dan memang terlihat seperti gadis yang sederhana," ucap Eric terus memperhatikan Maya yang sedang berjalan.
__ADS_1
Sementara tuan Aldo yang masih menghentikan mobilnya di depan restoran Eric kemudian pergi meninggalkan restoran itu setelah melihat Maya masuk ke dalam.
Kenji yang saat ini sedang menyusun rencana untuk menghancurkan Aldo terlihat sedang berbincang dengan Karin.
"Aku akan segera menemui Oma untuk membuatnya marah pada Aldo sesuai rencana yang sudah aku rancang," ucap Kenji dengan tersenyum menyeringai penuh dendam.
"Bagus sayang, dan setelah itu kamu akan bisa menguasai Mega group," kata Karin sambil bergelayut manja di pundak Kenji.
"Ya, dan aku akan menikahi kamu sesuai janjiku sayang," ucap Kenji sambil mencium pipi Karin.
Karin tersenyum dan memeluk Kenji lebih erat.
Kenji menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah rumah mewah yang tak lain adalah rumah Oma Grace presiden dari perusahaan Mega group yang saat ini sedang di incarnya.
Lalu Kenji turun dari mobilnya dan melangkah masuk ke dalam rumah yang sangat mewah bak kerajaan itu.
Kenji mulai masuk ke dalam ruang tengah tempat di mana Oma Grace biasa menghabiskan waktunya dengan membaca di sana.
"Oma," sapa Kenji pada Oma Grace dengan ramah.
__ADS_1
Terlihat seorang wanita tua tapi tetap terlihat masih cantik di usianya yang sudah hampir enam puluhan tahun itu.
Wanita itu menghentikan membaca buku yang ada di tangannya lalu dia mendongakkan kepalanya dan melihat Kenji cucu dari cinta kedua anak laki-lakinya itu.
"Ada apa? kenapa kamu baru muncul saat ini dan kenapa kamu tidak pergi saja menyusul papa kamu yang brengsek itu!" teriak Oma grace penuh kebencian melihat Kenji.
"Oma, aku tahu Oma sangat membenci aku karena aku hanyalah anak dari cinta kedua papa, " ucap Kenji menahan rasa kesalnya pada Oma Grace.
"Tapi kali ini aku datang ke sini untuk memberikan kabar penting pada Oma," lanjut Kenji.
Oma Grace menatap pada Kenji lurus-lurus sambil bertanya padanya " kabar penting apa yang akan kamu sampaikan?" tanya Oma Grace penasaran.
"Ini tenang Aldo," kata Kenji.
"Kenapa dengan Aldo?" tanya Oma Grace.
"Aldo telah melangsungkan pernikahan dengan seorang pelayan," ujar Kenji.
"Apa kamu bilang!!! tidak mungkin Aldo akan sehina itu menikah dengan pelayan," kata Oma Grace tidak percaya.
__ADS_1