
Setelah dalam perjalanan beberapa menit lamanya akhirnya Maya dan tuan Aldo pun sampai di rumah tuan Aldo.
Tuan Aldo turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Maya, Maya merasa sangat heran sekali dengan sikap tuan Aldo yang tiba-tiba saja menjadi sangat perhatian pada dirinya.
"Mungkinkah tuan Aldo baik hanya karena anak yang ada dalam kandungan ku ini," batin Maya dalam hatinya.
"Ayo turun," ucap tuan Aldo sambil mengulurkan tangannya pada Maya.
Maya terhenyak dari lamunannya dan lagi-lagi dia di buat keheranan dengan sikap tuan Aldo.
Lalu Maya pun turun dengan di papah oleh tuan Aldo, mereka berdua berjalan masuk ke dalam rumah.
Tuan Aldo berjalan memapah Maya menuju ke kamarnya tetapi tiba-tiba Maya berkata pada tuan Aldo "Tuan saya istirahat di kamar Bik Atik saja ya," ujar Maya yang mengetahui kalau tuan Aldo akan membawanya ke kamar tuan Aldo.
"Tidak, kamarmu di sini dan kamu harus istirahat di dalam kamar ini," ucap tuan Aldo.
Maya menatap tuan Aldo dan berkata lagi padanya "Tuan nyonya Lucia lagi tidak ada di rumah, jadi saya tidak mau menimbulkan masalah dengan tidur di kamar tuan," ucap Maya.
__ADS_1
"Masalah apa yang akan timbul? kamu kan masih berstatus istri aku dan wajar kan kalau kamu tidur di kamar aku!?" kata tuan Aldo menatap Maya lurus-lurus.
"Tapi tuan?"belum sempat Maya melanjutkan kata-katanya tiba-tiba tuan Aldo sudah membopong tubuh Maya dan meletakkannya di atas tempat tidur.
Wajah tuan Aldo dan Maya saling menatap ketika tuan Aldo meletakkan tubuh Maya di atas tempat tidur.
Cukup lama mereka saling mengunci tatapan, lalu buru-buru Maya mengalihkan tatapannya dari mata tuan Aldo dengan berkata "Tuan bukankah tempat tidur saya di sofa itu," Maya menunjuk ke arah sofa yang ada di sudut ruangan kamar itu.
Tuan Aldo menoleh pada sofa tersebut lalu dia pun tersenyum pada Maya sambil mengangkat tubuhnya yang tadi membungkuk di atas tubuh Maya yang terbaring di atas ranjang.
"Saya tidur di sofa saja tuan," bantah Maya.
"Tetap tidur di atas ranjang, aku akan panggilkan Bik Atik untuk membuatkan teh hangat buat kamu,' ucap tuan Aldo.
Kemudian tuan Aldo berjalan keluar dari kamar dan memanggil-manggil Bik Atik
"Bik Atik ...!!!" teriak tuan Aldo.
__ADS_1
"Iya tuan," ucap Bik Atik yang datang tergopoh-gopoh menghampiri tuan Aldo yang memanggilnya tadi.
"Buatkan teh panas sekarang untuk Maya," perintah tuan Aldo pada Bik Atik.
Bik Atik mengerutkan keningnya menatap tuan Aldo lalu ia berkata "Non Maya ada di sini tuan?" tanya Bik Atik.
"Iya, dia lagi gak enak badan," ujar tuan Aldo.
"Oh baik tuan saya akan segera buatkan teh panas untuk non Maya," kemudian Bik Atik berlalu pergi dari hadapan tuan Aldo.
Tuan Aldo kembali masuk ke dalam kamarnya dan dia melihat Maya masih duduk di atas tempat tidurnya.
"Tuan saya permisi mau ganti baju," ucap Maya pada tuan Aldo.
"Ya," ucap tuan Aldo.
Lalu Maya berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan beberapa menit kemudian sudah keluar dengan mengenakan stelan baju tidur.
__ADS_1