Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 36


__ADS_3

"Benar-benar keterlaluan Kenji, apa maksudnya ini semua," tuan Aldo bermonolog dengan geram sambil mengepalkan kedua tangannya.


Ponsel tuan Aldo berdering panggilan dari Karin dan dengan secepat kilat tuan Aldo langsung menyambar ponselnya itu.


"Karin!!" teriak tuan Aldo.


"Al, aku tahu kamu pasti akan sangat marah sekali melihat itu semua tapi.....aku harus jujur pada kamu Al, maafkan aku karena selama ini aku hanya mencintai kakak mu Kenji, maafkan aku Al," ucap Karin dari seberang sana.


"Brengsek kalian semua!!!" tuan Aldo memaki sambil melemparkan ponselnya dengan geram.


"Akhhh.....persetan dengan kalian!!!" tuan Aldo tak henti-hentinya memaki dengan geram.


Berkali-kali tuan Aldo meninju meja kerjanya dengan penuh amarah menumpahkan kekesalannya.


Lalu tuan Aldo meraih kunci kontak mobilnya dan berjalan keluar dari ruang kantornya.


"Brak...!!" tuan Aldo membanting pintu ruang kantornya sampai-sampai membuat asisten nya kaget.


"Tuan Aldo kenapa kelihatan marah sekali ya?" gumam Rika asisten tuan Aldo.

__ADS_1


Lalu Rika segera mengejar tuan aldo yang sedang berjalan itu.


"Pak, hari ini ada jadwal meeting dengan PT. Arta jaya," ucap Rika mengikuti langkah tuan Aldo.


"Abaikan saja!! dan batalkan semua pertemuan, jangan ganggu aku paham!!" bentak tuan Aldo pada Rika.


Rika terkejut berkali-kali melihat sikap tuan Aldo yang sangat lain dari biasanya itu.


"Ada apa dengan pak Aldo?" Rika mengerutkan keningnya melihat tuan Aldo yang terus berjalan.


Tuan Aldo menaiki mobilnya dan dengan kecepatan kencang melaju di jalanan yang cukup ramai lalu lalang kendaraan bermotor.


Seorang pelayan cafe yang mengenakan pakaian serba mini mendatangi sofa tempat duduk tuan Aldo.


"Tuan mau minum apa?" tanya pelayan itu dengan genit.


"Beri aku tiga botol bir," ucap tuan Aldo pada pelayan seksi tersebut.


"Baik tuan.....," pelayan itu memberikan senyuman menggodanya pada tuan Aldo dan sepertinya dia sudah bisa membaca tipe-tipe pelanggan yang lagi banyak masalah.

__ADS_1


Pelayan itu pergi dan tak berapa lama kemudian dia pun kembali sambil membawa tiga botol bir di tangannya.


Pelayan itu meletakkan bir tersebut di atas meja dan dengan segera tuan Aldo mengambil sebotol bir itu lalu menuangkannya ke dalam gelas.


Dan sudah berkali-kali tuan Aldo minum bir itu sedangkan pelayan wanita itu masih berdiri memperhatikan tuan Aldo yang mulai sedikit mabuk.


"Sepertinya dia seorang boss terlihat dari pakaian jas yang dia kenakan dan tampangnya juga menunjukkan kalau dia seorang boss dan pastinya banyak uangnya dia," gumam pelayan itu sambil menatap nakal pada tuan Aldo.


Perlahan pelayan seksi itu mendekat ke arah tempat duduk tuan Aldo.


"Tuan....tuan mau saya temani minum? kan gak enak kalau minum sendiri tuan, saya akan melayani tuan dengan sepenuh hati...," ucap pelayan seksi itu sambil berusaha merayu tuan Aldo.


"Tidak, pergi saja! aku mau sendiri aku tidak butuh teman!!" ucap tuan Aldo pada wanita pelayan itu.


"Ih tuan galak amat, tuan kan lagi banyak masalah, aku bersedia menghibur tuan untuk bersenang-senang di sini bagaimana tuan?" wanita pelayan cafe itu masih memaksa.


"Pergi...!!! jangan usik aku!!" bentak tuan Aldo dalam keadaan mabuk.


Pelayan wanita itu langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan tuan Aldo yang sedang mabuk itu.

__ADS_1


__ADS_2