Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 92


__ADS_3

"Brengsek kamu ya berani melawan aku," kata Karin sambil mengarahkan tangan kanannya ke pipi Maya hendak menamparnya.


Tapi tiba-tiba tuan Aldo datang dari arah belakang Karin dan memegangi tangan Karin dengan kuat sambil berkata padanya " Jangan sekali kali kamu sakiti Maya kalau tidak ingin berhadapan dengan aku," ucap tuan Aldo yang kemudian menghempaskan dengan kasar tangan Karin.


Karin melengos dan langsung pergi dengan bersungut-sungut menahan rasa kesalnya.


"Kamu tidak apa-apa May?" tanya tuan Aldo cemas pada Maya.


"Saya tidak apa-apa tuan, kenapa tuan kembali lagi?" tanya Maya.


"Aku ingin memastikan kalau kamu baik-baik saja," ucap tuan Aldo memeluk Maya.


"Saya tidak apa-apa, tuan cepat pulang, kasihan Oma Grace," kata Maya sambil melepaskan dirinya dari pelukan tuan Aldo.


"Ya, aku pulang dulu nanti aku suruh Eric menjaga kamu di sini ya,"kata tuan Aldo pada Maya.

__ADS_1


"Iya tuan," jawab Maya sambil menganggukkan kepalanya pada tuan Aldo.


"Aku pulang," ucap tuan Aldo yang kemudian mengecup kening Maya dengan perlahan.


"Hati-hati tuan,"ucap Maya.


Kemudian tuan Aldo melangkah pergi meninggalkan Maya sendirian di rumah.


Dan tak lama kemudian tuan Aldo sudah membawa Oma Grace pulang ke rumah mereka sementara Karin mengikuti dari belakang mobil tuan Aldo yang membawa Oma Grace.


Setiba di rumahnya, tuan Aldo langsung membaringkan Oma Grace di tempat tidurnya dan di sana terlihat sudah ada dokter pribadi keluarga yang sudah menunggu Oma Grace dan segera mengobati Oma Grace yang mengalami sesak nafas.


"Tidak apa-apa, tidak terlalu serius tapi jangan sampai membuat dia shock lagi bisa fatal jadinya," ucap dokter keluarga tuan Aldo.


Tuan Aldo menganggukkan kepalanya sambil melihat ke arah Oma Grace yang masih berbaring di atas tempat tidur.

__ADS_1


"Baik Dok, terimakasih," kata tuan Aldo kemudian.


"Kalau begitu saya permisi dulu kalau ada apa-apa langsung kabari saja biar bisa cepat tertangani," ucap dokter David.


"Baik Dok," kata tuan Aldo sambil menundukkan kepalanya dengan ramah pada dokter yang berusia sekitar lima puluhan tahun itu dan sudah lama menjadi dokter keluarganya.


Kemudian tuan Aldo mengantarkan dokter David ke halaman depan rumah sampai dokter David masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan rumahnya.


Tuan Aldo kembali ke kamar Oma Grace dan dengan perlahan menyelimuti tubuh Omanya itu dengan sayang, tiba-tiba Oma Grace mencekal lengan tuan Aldo sambil berkata padanya "Al....Oma minta kamu jangan kemana-mana ya? jangan temui gadis pembantu itu lagi ya?" ucap Oma Grace pada tuan Aldo.


Sejenak tuan Aldo terdiam sambil menatap Oma Grace lalu ia berkata padanya "Sudahlah Oma tidak usah berpikir yang macam-macam, sekarang Oma harus istirahat," kata tuan Aldo.


"Tapi Al ... jawab dulu permintaan Oma," kata Oma Grace masih mencekal lengan tuan Aldo seolah tidak mau di tinggalkan oleh tuan Aldo.


Lalu tuan Aldo menganggukkan kepalanya dengan perlahan pada Oma Grace dan terlihat senyum mengembang di bibir tua Oma itu.

__ADS_1


"Sekarang Oma istirahat lagi," kata tuan Aldo pada Oma nya itu.


Lalu Oma Grace kembali memejamkan matanya dan sejenak tuan Aldo memperhatikan wajah tua Oma nya itu sambil berkata dalam hatinya " Maafkan aku Oma, aku tidak bisa menuruti permintaan Oma karena aku terlanjur mencintai Maya sebagai istriku dan aku sudah berjanji akan selalu bersamanya dan menjaganya," tuan Aldo menghela nafasnya dalam-dalam.


__ADS_2