
"Jangan bohong kamu!! Aku tahu kamu pasti sudah bercerita yang enggak-enggak pada Oma," ucap tuan Aldo dengan kesal.
"Al.....aku gak cerita apa-apa sama Oma....sungguh Al....," kata Karin mengelak.
"Jawab dengan jujur Karin!! kamu cerita apa soal Maya pada Oma hah!!?" tuan Aldo mencekal lengan Karin dengan kuat sampai membuat Karin meringis kesakitan.
"Lepaskan Al!!" teriak Karin pada tuan Aldo.
"Jawab!!! Apa yang kamu ceritakan pada Oma!" tuan Aldo makin keras mencengkeram lengan Karin.
Karin meringis kesakitan sambil berkata pada tuan Aldo " Aku ceritakan pada Oma kalau kamu sudah memberikan kuasa pada gadis pembantu itu untuk memegang restoran milikmu," ucap Karin dengan kesal.
"Apa sebenarnya mau kamu Karin!?" tanya tuan Aldo masih mencekal lengan Karin dengan kesal.
"Aku iri dengan gadis pembantu itu Al!!!" teriak Karin sambil menghempaskan tangan Aldo yang mencekal lengannya.
"Lalu kamu merasuki pikiran Oma dengan berita-berita itu," ucap tuan Aldo kesal.
__ADS_1
Karin diam saja dia tidak berkata apa-apa melihat tuan Aldo yang sepertinya sangat marah.
"Sekarang kamu pergi dari sini!!" usir tuan Aldo pada Karin.
"Tidak!! aku akan tetap di sini menunggu Oma Grace," bantah Karin.
"Oma Grace tidak butuh kamu, cepat pergi dari sini sebelum aku panggilkan satpam untuk mengusir kamu," kata tuan Aldo dengan geram.
"Keterlaluan kamu Al," ucap Karin bersungut-sungut dan berjalan pergi dari kamar Oma Grace.
Tuan Aldo lalu masuk ke dalam kamar dan menemui Oma Grace yang masih belum siuman.
Lalu tuan Aldo menerima panggilan yang masuk ke dalam ponselnya "Al apa yang sedang terjadi? Aku dengar dari Maya katanya Oma Grace tadi marah-marah di telepon," tanya Eric penasaran.
"Iya Ric, Oma tadi marah karena tahu kalau aku memberikan kuasa pada Maya untuk mengurus restoran," ucap tuan Aldo.
"Tahu dari mana Oma Grace tentang hal itu?" tanya Eric lagi.
__ADS_1
"Karin yang sudah menceritakan itu semua pada Oma tadi dan akhirnya aku tadi juga sempat bersitegang dengan Oma sampai pada akhirnya penyakit jantung Oma kambuh," tutur tuan Aldo pada Eric.
"Terus bagaimana kondisi Oma Grace saat ini?" tanya Eric lagi.
"Oma masih belum sadar sampai saat ini dan masih di rawat di rumah sakit."
"Benar-benar keterlaluan itu si Karin," ucap Eric masih di telepon.
"Bagaimana dengan Maya apa dia sudah pulang?" tanya tuan Aldo pada Eric.
"Belum Al, Maya masih belajar soal manajemen bisnis seperti apa yang kamu katakan padanya," ucap Eric.
Tuan Aldo melirik ke arah jam yang ada di pergelangan tangannya dan waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam ini, lalu tuan Aldo berkata lagi pada Eric "Ric antarkan Maya pulang sekarang aku tidak mau nanti dia kecapekan," ucap tuan Aldo pada Eric.
"Ya Al, aku akan antarkan Maya pulang sekarang," kata Eric sambil menutup teleponnya.
Tuan Aldo menghela nafas panjang dan kembali duduk di kursi di samping tempat tidur Oma Grace.
__ADS_1
"May, tuan Aldo menyuruh aku untuk mengantarkan kamu pulang sekarang," ucap Eric pada Maya yang masih fokus membaca beberapa buku tentang manajemen bisnis.