
Karin dan tuan Aldo sudah masuk ke dalam mobil, sedari tadi tuan Aldo hanya diam saja dan Karin tahu kalau tuan Aldo sebenarnya tidak mau jalan sama dirinya tapi Karin berusaha untuk menarik hati tuan Aldo lagi dengan mengingatkannya pada kenangan mereka yang dulu.
"Al mau kemana kita?" tanya Karin basa-basi pada tuan Aldo.
"Sebaiknya kamu turun di sini saja Karin karena aku ada urusan yang lain," kata tuan Aldo datar.
"Aku tahu kamu akan menghabiskan waktu kamu hari ini bersama gadis pembantu itu kan?" kata Karin sambil mencebikkan bibirnya.
"Bukan urusan kamu," kata tuan Aldo masih tetap fokus menyetir.
"Aldo....kamu kan tahu tadi Oma bilang apa, kamu sudah tidak boleh menemui gadis pembantu itu kan....?"
"Tidak usah ikut campur urusan pribadi ku, kamu urus saja urusan kamu sendiri paham!" kata tuan Aldo pada Karin dengan kesal.
"Oke, aku tidak akan ikut campur urusan pribadi kamu tapi kalau kerja sama yang kita jalin ini reputasinya jadi rusak gara-gara hubungan kamu dengan gadis pembantu itu jangan salahkan aku dan jangan salahkan kalau penyakit jantung Oma kambuh lagi gara-gara tahu kamu masih berhubungan dengan pembantu itu."
__ADS_1
"Cukup! sekarang kamu turun dari mobil ini!" ucap tuan Aldo dengan geram pada Karin.
"Oke Al, aku akan turun dari mobil ini dan aku akan segera telepon Oma Grace kalau kamu akan menemui pembantu itu dan kamu tahu....Oma Grace akan mendadak sesak nafas lagi seperti tempo hari," kata Karin sambil tertawa mencibir.
"Dasar licik kamu Karin."
"Bukan licik, aku hanya ingin menyelamatkan reputasi kamu, perusahaan dan Oma Grace tentunya," kata Karin lagi sambil tersenyum.
Tuan Aldo diam sambil menahan rasa kesalnya karena sikap Karin dan ancamannya tadi.
Tuan Aldo terpaksa menuruti permintaan Karin kali ini karena dia tidak mau Oma mendapat serangan jantung lagi.
Tuan Aldo menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah cafe tempat kenangan Karin dan tuan Aldo waktu itu.
Kemudian mereka berdua pun turun dari mobil, Karin menggamit lengan tuan Aldo memasuki cafe tersebut.
__ADS_1
"Hai Karin!! hai Aldo....!!!" sapa seorang pelayan wanita yang ada di cafe tersebut ketika melihat Karin dan tuan Aldo masuk ke dalam cafe.
"Hai Nency....!!!" sambut Karin sambil memeluk pelayan cafe itu dengan senang.
"Bagaimana kabar kalian? kenapa lama tidak pernah datang ke sini?" tanya wanita itu lagi pada Karin.
"Ceritanya cukup panjang kita bahas nanti saja oke, dan sekarang siapkan makanan untuk aku dan aku minta dua gelas minuman dan tolong gelas minuman yang untuk Aldo kamu bubuhkan obat seperti biasanya," bisik Karin pada Nency sambil memberi isyarat.
"Hmm ... kamu ingin membuat Aldo pusing lagi dan kamu akan dengan leluasa bersenang-senang dengannya begitu?" ucap Nency.
"Ya betul," ucap Karin tersenyum genit.
Lalu Karin mengajak Aldo duduk di meja tempat yang biasa mereka pesan tiap kali mereka ke sana.
"Kamu mau makan apa Al?" tanya Karin pada tuan Aldo.
__ADS_1
"Aku gak selera makan," kata tuan Aldo dengan ketus.