
Maya semakin kencang berlari karena tuan Aldo mengejarnya " Maya berhenti!!!" teriak tuan Aldo sambil berlari lebih cepat mengejar Maya.
Maya terus saja berlari dia tidak menghiraukan teriakan tuan Aldo yang memanggilnya berulang-ulang dan tiba-tiba kakinya terantuk pada batu sehingga membuat Maya terjatuh.
Tuan Aldo yang melihat Maya terjatuh semakin mempercepat larinya tetapi Maya yang mengetahui tuan Aldo sudah semakin dekat ke arahnya berusaha untuk berdiri lagi sambil meringis menahan rasa sakit di kakinya.
Tiba-tiba Maya bersembunyi di belakang tubuh seorang wanita paruh baya yang sedang berdiri di jalan itu dengan berkata pada wanita paruh baya itu " Bu tolong aku, aku sedang di kejar-kejar orang jahat," ucap Maya pada ibu itu dengan muka ketakutan.
"Dimana!? di mana orang jahat yang mengejar-ngejar kamu itu biar aku hajar dia," kata ibu itu membuat Maya serasa mendapat dewa penolong.
Tiba-tiba tuan Aldo sudah berdiri di hadapan Maya dan ibu itu, Maya bersembunyi di belakang tubuh ibu itu.
"Heh kamu orang jahat pergi sana pergi!!! jangan ganggu gadis ini ayo pergi.....!!!!" teriak ibu itu sambil mendorong tubuh tuan Aldo menjauh dari dirinya dan Maya.
__ADS_1
"A- apa?? aku bukan orang jahat Bu....aku orang baik," ucap tuan Aldo sambil berusaha mendekat lagi ke arah Maya.
"Jangan bohong kamu!!! gadis itu bilang kamu orang jahat dan dia sangat ketakutan sekali tadi karena kamu mengejarnya terus," kata ibu itu pada tuan Aldo.
"Tidak Bu, ibu salah paham aku orang baik-baik dan gadis itu adalah istriku aku akan membawanya pulang ke rumahku," kata tuan Aldo berusaha menjelaskan pada ibu itu.
"Gadis itu istrimu?" tanya ibu itu dengan heran sambil mengerutkan kedua alisnya menatap tuan Aldo.
Tapi ternyata Maya sudah tidak ada di sana, Maya kabur ketika tuan Aldo dan ibu itu sedang ribut.
Tuan Aldo menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Maya yang sangat gesit itu.
Tapi tuan Aldo tidak habis pikir dia kemudian berlari lebih kencang lagi untuk mengejar Maya yang sudah lari terlebih dahulu.
__ADS_1
Dan benar saja tuan Aldo melihat Maya di ujung jalan sana sedang terseok-seok berlari karena tadi kakinya sakit ketika terantuk batu.
Dengan mudah tuan Aldo mendapati Maya yang sepertinya sudah lelah berlari, lalu dengan segera tuan Aldo meraih lengan Maya dan mencekalnya dengan erat.
"Lepaskan tuan.... lepaskan saya!!" teriak Maya sambil mengibas-ngibaskan lengannya berusaha melepaskan tangan tuan Aldo yang mencekal lengannya.
"Kamu tadi habis terjatuh, apa kamu baik-baik saja?" tanya tuan Aldo yang tidak memperdulikan Maya yang berontak.
"Saya tidak apa-apa tuan, sudahlah tuan jangan mengkhawatirkan saya, saya baik-baik saja," ucap Maya sambil terus berusaha melepaskan tangan tuan Aldo yang masih mencekal lengannya.
Tuan Aldo melihat ke arah kaki Maya dan terdapat luka di sana yang mengeluarkan sedikit darah " Kamu bilang kamu baik-baik saja? lihat itu kakimu terluka," tunjuk tuan Aldo pada kaki Maya yang terluka.
"Tidak apa-apa tuan saya bisa mengatasinya sendiri, sekarang tolong pergilah tuan, saya tidak mau menimbulkan masalah untuk tuan dan kelurga tuan," kata Maya pada tuan Aldo.
__ADS_1