Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 78


__ADS_3

"Temani aku makan," ucap tuan Aldo pada Maya.


Maya menatap tuan Aldo sambil mengerutkan kedua alisnya lalu tuan Aldo berkata lagi pada Maya "Kenapa?" tanyanya.


"Mmm ... tidak apa-apa tuan, cuma ini kan lagi banyak orang apa tuan tidak malu kalau saya yang menemani tuan makan," kata Maya.


Tuan Aldo tersenyum sambil berkata " Kenapa aku harus malu kamu kan istri ku dan pemilik restoran ini kan?" ucap tuan Aldo.


"Tapi tuan....,"


"Sudahlah ayo duduk dan temani aku makan," kata tuan Aldo sambil menyodorkan salah satu piring yang ke depan Maya.


Maya tersenyum ragu lalu dia pun duduk bersama tuan Aldo dan mulai menemani tuan Aldo makan " Benarkah tuan sudah benar-benar mengakui aku sebagai istrinya....," batin Maya sambil mencuri pandang pada tuan Aldo yang sedang makan.

__ADS_1


"Ayo di makan kenapa diam saja," ucap tuan Aldo yang melihat Maya masih belum menyentuh makanannya.


"I-iya tuan," kata Maya yang kemudian mulai menyantap makanannya.


Di dalam ruang kantornya sana terlihat Karin sedang tersenyum sendiri sambil memperhatikan dengan seksama mutasi rekening Arga jaya yang semakin bertambah banyak karena aksinya menguras uang Mega group sangat lancar sekali.


"Sebentar lagi kamu akan hancur Al dan aku bersama Kenji akan menikmati kekayaan ini berdua," gumam Karin sambil menatap kesal foto Aldo yang terpampang di layar ponselnya tersebut.


Dana sebesar dua puluh miliar mengalir dengan lancar tanpa hambatan ke rekening Arga jaya dan itu adalah aset kekayaan untuk Kenji dan Karin selaku pengelola dari perusahaan Arga jaya.


"Ya halo," jawab Karin ketika sudah menerima panggilan telepon itu.


"Maaf Bu Karin, pak Aldo meminta Bu Karin untuk segera menemuinya di ruang kantor pak Aldo," ucap petugas operator telepon itu pada Karin.

__ADS_1


"Ya," jawab Karin yang kemudian meletakkan kembali telepon itu ke tempatnya semula.


Sejenak Karin terdiam dan bergumam " Ada apa ya? kenapa tiba-tiba Aldo ingin bertemu dengan aku? apa jangan-jangan Aldo tahu soal kucuran dana sebesar dua puluh miliar yang jatuh ke rekening Arga jaya itu?" Karin mulai gelisah.


Kemudian dengan sigap Karin menelpon pada Kenji "Ada apa sayang?" sapa Kenji ketika sudah menerima telepon dari Karin.


"Ken, aku tiba-tiba jadi takut," ucap Karin.


"Takut apa sayang?" tanya Kenji.


"Tiba-tiba saja Aldo ingin aku untuk menemuinya saat ini di ruang kantornya, aku takut kalau Aldo sudah mengetahui tentang dana yang masuk ke rekening Arga jaya Ken," kata Karin cemas.


"Karin.....sayang..., ngapain kamu takut kamu kan tinggal menunjukkan tanda tangan Oma pada Aldo karena tanda tangan Oma itu sudah sangat kuat sebagai owner dari Mega group dan kalau sudah begitu Aldo tidak akan bisa menuntut kita, jadi kamu sekarang yang tenang hadapi Aldo seperti biasanya oke," kata Kenji memberi semangat pada Karin.

__ADS_1


"Begitu ya Ken, baiklah kalau begitu aku akan temui Aldo di ruangannya sana," ucap Karin yang sudah merasa lega dan bergegas keluar dari ruang kantornya menuju ke ruangan tuan Aldo.


Tak berapa lama berjalan akhirnya Karin sudah sampai di depan ruang kantor tuan Aldo dan dengan segera Karin masuk ke ruang kantor tuan Aldo "Permisi Al," ucap Karin sambil membuka pintu kantor itu dan berjalan mendekat ke arah tuan Aldo.


__ADS_2