
Bik Atik datang ke kamar tuan Aldo mengantarkan teh yang tadi di pesan oleh tuannya untuk Maya.
"Permisi tuan...."ucap Bik Atik di ambang pintu kamar tuan Aldo yang sedikit terbuka.
"Masuk Bik," perintah tuan Aldo pada Bik Atik.
Lalu Bik Atik masuk ke dalam kamar dan menaruh teh itu di nakas, Maya tersenyum melihat Bik Atik yang sudah hampir satu bulan ini dia tinggalkan.
"Bik Atik," sapa Maya pada Bik Atik.
"Non Maya....," ucap Bik Atik mendekat pada Maya.
Maya memeluk Bik Atik layaknya seorang anak yang sedang rindu pada ibunya "Non Maya baik-baik saja? Bagaimana dengan kandungan non Maya?" bisik Bik Atik di telinga Maya.
"Aku baik-baik saja Bik," kata Maya.
__ADS_1
"Bagaimana ceritanya sampai tuan membawa non Maya kembali ke rumah ini?" tanya Bik Atik lagi masih berbisik pada Maya takut tuan Aldo mendengar.
"Aku juga tidak mengerti Bik kenapa tiba-tiba tuan sangat perhatian padaku," kata Maya sambil berbisik juga.
"Sudahlah non yang penting sekarang tuan mulai memperhatikan non Maya," ucap Bik Atik sambil tersenyum pada Maya.
Kemudian Maya melepaskan perlukaan pada Bik Atik, lalu Bik Atik pun segera pergi meninggalkan kamar tuan Aldo.
"Minumlah teh nya supaya badanmu menjadi hangat," perintah tuan Aldo pada Maya.
"Iya tuan," kemudian Maya berjalan mendekati nakas dan meminum teh hangat yang baru saja di buatkan oleh Bik Atik.
Sementara Maya jadi sungkan mau tidur , kemudian Maya turun dan duduk di sofa, tuan Aldo melirik Maya dari ekor matanya lalu dia berkata pada Maya " Tidurlah ini sudah malam kamu harus istirahat yang cukup," kata tuan Aldo pada Maya.
"Tapi tuan, saya tidur di sofa ini saja tuan saya tidak bisa tidur kalau di atas tempat tidur tuan," ucap Maya.
__ADS_1
Tuan Aldo menghela nafas mendengar perkataan Maya, dia tahu Maya sungkan padanya dan akhirnya tuan Aldo pun membiarkan Maya merebahkan tubuhnya di sofa tersebut.
Waktu terus berjalan dan sudah menunjukkan pukul dua belas malam ini dan tuan Aldo masih sibuk dengan lap topnya.
Tuan Aldo mulai menguap, lalu tuan Aldo menutup lap topnya dan hendak berjalan menuju ke arah tempat tidurnya, tapi sejenak dia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Maya yang sudah tertidur dengan pulas di sofa.
Tuan Aldo berjalan mendekat ke arah kursi sofa tersebut dan ketika sudah di dekat Maya sejenak tuan Aldo memandangi wajah Maya sambil tersenyum.
Tak lama kemudian tuan Aldo membopong tubuh Maya dan meletakkannya di atas tempat tidur, lalu tuan Aldo menarik selimut dan kemudian menyelimuti tubuh Maya.
Sekali lagi tuan Aldo menatap wajah Maya tiba-tiba tuan Aldo mengulurkan tangan kanannya dan mengusap dengan halus kening Maya lalu dengan perlahan tuan Aldo mengecup kening itu penuh perasaan.
Kemudian tuan Aldo berjalan ke arah sofa dan merebahkan tubuhnya di sana dan tak berapa lama akhirnya tuan Aldo pun tertidur juga.
******
__ADS_1
Pagi ini sekitar pukul lima an terlihat di dalam kamar tuan Aldo, Maya sudah terbangun dari tidurnya, Maya mengucek-ucek matanya.
Maya heran karena mendapati dirinya sudah berada di atas tempat tidur.