Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 66


__ADS_3

"Baik mbak saya akan buatkan nasi goreng pesanan mbak," kata Maya masih dengan ramah.


"Tidak Maya, kamu bukan pelayan di sini jadi serahkan itu pada karyawan yang lain," ucap tuan Aldo pada Maya.


"Tidak apa-apa tuan saya akan buatkan pesanannya," kata Maya dengan tersenyum pada tuan Aldo.


"Kenapa Al..!! takut tangannya kotor dan lecet, bukankah dia juga seorang pembantu di rumahmu sana!!" kata Karin sambil mencibir pada tuan Aldo.


"Tutup mulutmu Karin!!" tuan Aldo sedikit emosi mendengar Karin menghina Maya.


"Tuan.... sudahlah jangan membuat dia tambah marah," ucap Maya.


Tuan Aldo mendengus dengan kesal melihat ke arah Karin yang tidak memperdulikan tuan Aldo.


Kemudian Maya bergegas berjalan ke belakang hendak membuatkan pesanan Karin, tuan Aldo yang melihat hal itu segera menyusul Maya ke belakang dan berkata padanya "Biar pelayan yang lain saja yang membuatkan pesanan Karin, jangan kamu," ucap tuan Aldo pada Maya.

__ADS_1


"Tuan....saya tidak apa-apa....," kata Maya.


"Mbak....!!! buatkan pesanan buat orang yang duduk di meja nomer lima itu," panggil tuan Aldo pada pelayan restoran itu.


"Baik pak," ucap pelayan itu yang kemudian berjalan menghampiri Karin yang masih duduk di meja nomer lima tersebut.


"Permisi mbak....mbaknya tadi pesan apa ya...?" tanya pelayan itu dengan ramah sambil mengulas senyumnya pada Karin.


Karin menatap pelayan itu sambil tersenyum mencibir dan berkata padanya "Nasi goreng spesial dan jus alpukat dan ingat jangan lama-lama!! perutku sudah lapar!!" kata Karin pada pelayan itu.


"Baik mbak," ucap pelayan itu sambil membungkukkan badannya dengan ramah.


"Tuan....tuan kan pernah bilang pada saya kalau kita itu harus rajin bekerja dan tidak boleh malas," kata Maya sambil menatap tuan Aldo.


Tuan Aldo mendengus menatap Maya lalu berkata pada Maya " Iya tapi kondisi kamu kan lagi hamil sekarang jadi kamu gak boleh capek-capek."

__ADS_1


"Tuan kalau saya rajin bekerja dan tidak malas pasti nanti bayi yang saya lahirkan juga akan menjadi anak yang rajin bekerja, ya kan tuan?" kata Maya sambil tersenyum dan membuat tuan Aldo tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Pelayan yang tadi sudah selesai membuatkan makanan dan jus pesanan Karin kemudian segera berjalan mengantarkan makanan itu ke meja Karin.


"Silahkan mbak," ucap pelayan itu pada Karin yang kemudian pergi.


"Cih.....!!! masakan apa ini kenapa rasanya pedas sekali...!!!!" teriak Karin.


Maya yang mendengar akan hal itu segera berlari menuju ke arah meja Karin "Ada apa mbak?" tanya Maya pada Karin.


Karin melemparkan piring yang berisi nasi goreng itu ke meja tepat di depan Maya sambil berkata padanya "Nih masakan ini berasa sambel semua, padahal aku minta tadi gak usah pedas!! dasar memang pelayanan tidak memuaskan di sini!!" ucap Karin meradang menatap Maya.


"Mmm....maaf mbak...saya akan ganti makanan nya mbak tunggu sebentar ya," kata Maya yang kemudian bergegas berjalan ke belakang.


"Jangan lama-lama!!! perutku sudah lapar ini...!!!" teriak Karin pada Maya dan membuat semua pengunjung restoran menoleh pada Karin.

__ADS_1


Karin kembali duduk dan sembari tersenyum mencibir melihat kepanikan Maya.


"Ini belum seberapa, akan ada perlakuan yang lebih parah lagi dari ini kamu lihat saja nanti," kata Karin dalam hatinya sambil mengurai senyum liciknya.


__ADS_2