Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 57


__ADS_3

"Menurutku Maya tidak tersinggung Al, dia hanya tahu diri dan membenarkan apa yang di katakan Oma Grace kalau dia tidak pantas bersanding dengan kamu yang terlampau jauh beda strata sosialnya," ujar Eric.


"Ya aku tahu itu tapi aku sudah tidak memperdulikan perbedaan itu," kata tuan Aldo.


"Oke aku percaya, kamu adalah CEO yang low profile dan sangat menghargai wanita dan aku tahu siapa kamu kalau sudah mencintai seseorang pasti akan menjaganya dengan sepenuh hati iya kan Al...," seloroh Eric pada Aldo.


Tuan Aldo menepiskan bibirnya mendengar ocehan Eric barusan.


"Tapi kamu tenang saja Al karena Maya saat ini sudah aman," kata Eric.


"Maksudmu? kamu tahu di mana Maya sekarang berada?" tanya tuan Aldo antusias.


"Ya," ucap Eric.


"Di mana dia sekarang? katakan padaku Eric!!?" buru tuan Aldo pada Eric.


"Dia ada di sini, dia meminta untuk bekerja hari ini," kata Eric.


"Ya Tuhan....syukurlah ternyata dia baik-baik saja, aku akan menemuinya Eric," ucap tuan Aldo dengan mata berbinar karena bahagia.

__ADS_1


"Tunggu sebentar aku akan memanggilnya kemari," ucap Eric yang kemudian menelpon seseorang untuk membawa Maya ke dalam ruang kantornya.


Karyawan yang di suruh Eric memanggil Maya dengan segera berjalan menuju ke arah dapur dan mencari Maya tapi dia tidak menemukan Maya.


Dan ternyata Maya sudah pergi dari restoran tempatnya bekerja itu karena tadi dia sempat melihat tuan Aldo yang sedang masuk ke dalam ruangan kantor Eric.


Maya yakin kalau Eric pasti akan menceritakan tentang keberadaan dirinya pada tuan Aldo.


"Tok,tok, tok......!!!" terdengar pintu ruangan Eric sedang di ketuk seseorang.


Dengan refleks tuan Aldo menoleh ke arah pintu yang sedang di ketuk itu, lalu Eric memerintahkan orang yang mengetuk pintu ruangannya itu untuk masuk.


"Ada apa Arman?" tanya Eric pada karyawannya itu.


"Maya tidak ada di sini pak, saya sudah cari ke seluruh ruangan dan saya tidak menemukan dia," kata Arman membuat tuan Aldo menarik nafas panjang.


"Pergi kemana dia?" ucap Eric.


"Mungkin tadi dia melihat kedatanganku di sini dan akhirnya dia kabur untuk menghindari aku," ucap tuan Aldo.

__ADS_1


"Ya, mungkin saja seperti itu Al," sambung Eric yang melihat kecemasan di wajah temannya itu.


"Aku akan cari dia aku hanya ingin memastikan dia pulang kembali ke rumahnya," ucap tuan Aldo.


"Ya, sebaiknya memang begitu lekas kamu cari Maya," ujar Eric sambil menepuk bahu tuan Aldo.


"Kalau begitu aku pergi dulu Eric," ucap tuan Aldo.


"Oke," jawab Eric.


Kemudian tuan Aldo pun keluar dari ruang kerja Eric dan dengan cepat sudah masuk ke dalam mobilnya.


Kemudian tuan Aldo mengemudikan mobilnya dengan perlahan berharap bisa menemukan Maya.


Dan benar saja di ujung jalan sana terlihat Maya sedang berjalan terburu-buru, sontak saja tuan Aldo mengemudikan mobilnya dengan kencang dan berhenti tepat di samping Maya yang sedang berjalan.


Dengan segera tuan Aldo turun dari mobilnya dan menghampiri Maya, melihat tuan Aldo yang turun dari mobil itu dengan refleks Maya langsung berlari menyusuri gang kecil yang ada di depannya.


Maya berlari dengan kencang tapi tuan Aldo tidak tinggal diam dia pun berlari kencang mengejar Maya.

__ADS_1


__ADS_2