Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 71


__ADS_3

Eric sudah mengantarkan Maya pulang ke rumahnya.


Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam ini dan Maya mulai membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Tuan Aldo yang masih di rumah sakit menjaga Oma Grace tiba-tiba meraih ponselnya dan segera menelpon Maya


"Iya tuan," jawab Maya ketika menerima panggilan telepon dari tuan Aldo.


"Kamu belum tidur?" tanya tuan Aldo pada Maya.


"Belum tuan," jawab Maya.


"Jangan tidur malam-malam, kamu harus jaga kesehatan kamu dan kandungan mu," ujar tuan Aldo.


"Iya tuan, mmm....tuan saya dengar dari Eric tadi tuan habis bertengkar dengan Oma Grace, apa benar tuan?"


Sesaat tuan Aldo diam mendengar pertanyaan yang di lontarkan Maya padanya, lalu tuan Aldo berkata pada Maya " Iya aku tadi habis bersitegang dengan Oma," ucap tuan Aldo.


"Pasti karena saya," ucap Maya lirih.

__ADS_1


"Sudah kamu tidak usah pikirkan soal itu biar aku yang akan urus semuanya," kata tuan Aldo.


"Tapi tuan....saya merasa sangat bersalah dalam hal ini karena... gara-gara saya penyakit jantung Oma Grace jadi kambuh dan sampai sekarang belum sadar juga," kata Maya penuh penyesalan dari nada suaranya.


"Kamu tidak salah Maya, cuma Oma yang masih belum bisa menerima kamu sebagai istri ku,sudahlah yang penting sekarang kamu harus tidur, istirahat yang cukup dan tidak usah mikir apapun," ucap tuan Aldo pada Maya.


"Baik tuan," kata Maya yang kemudian meletakkan ponselnya di nakas dan dengan perlahan Maya mulai memejamkan matanya dan tidur.


Sementara tuan Aldo juga menyandarkan kepalanya di punggung kursi dan akhirnya dia pun tertidur sambil duduk di kursi.


*************


Pagi ini Maya berangkat lebih awal menuju ke restoran, dia ingin mengirim tuan Aldo makanan dan sekalian ingin menjenguk Oma Grace ke rumah sakit.


"Eric aku ingin mengantarkan makanan untuk tuan Aldo sekalian ingin menjenguk Oma Grace," ujar Maya.


"Kamu mau menjenguk Oma Grace...?" tanya Eric dengan heran menatap Maya.


Maya mengangguk-anggukan kepalanya menatap pada Eric.

__ADS_1


"Sebaiknya kamu tidak usah ke sana Maya," cegah Eric pada Maya.


"Kenapa?" tanya Maya menatap heran pada Eric.


"Kamu kan tahu May....Oma Grace sangat tidak suka padamu, bagaimana kalau nanti dia sadar dan mendapati kamu berada di sana?" ucap Eric.


"Aku akan kembali segera sebelum Oma Grace sadar," kata Maya meyakinkan Eric.


Eric menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menatap Maya.


"Anterin aku ke rumah sakit ya Eric?" pinta Maya pada Eric.


"Ya," jawab Eric agak kesal karena Maya tetap bersikeras untuk pergi ke rumah sakit.


Dan tak lama kemudian Maya dan Eric pun pergi menuju ke rumah sakit di mana Oma Grace sedang di rawat di sana.


"Masuklah itu kamar Oma Grace," ucap Eric ketika mereka sudah berada di depan kamar Oma Grace.


Tiba-tiba dari arah belakang terlihat Karin yang sedang berjalan bergegas menuju ke arah Maya dan Eric

__ADS_1


"Eh.....ngapain kamu ke sini!!?" bentak Karin pada Maya yang tangannya sudah akan membuka pintu kamar Oma Grace.


Maya menoleh pada Karin dan balas menatapnya juga tanpa ada rasa takut lagi, sementara Eric mengerutkan keningnya melihat sikap Maya dan Karin yang bersiap untuk bersitegang.


__ADS_2