Macau Love Story

Macau Love Story
Notice


__ADS_3

Assalamualaikum para readers...


Semoga sehat-sehat terus iya, murah rezeki, dan bahagia selalu.


Terimakasih buat kalian yang sudah kasih dukungan banyak-banyak.


Sudah kasih like, hadiah, vote serta komen,


Hanya sebatas like, sebatas komentar, tapi itu berarti sekali buat saya, mampu membakar semangat saya hingga berapi-api.


Maaf kalau jarang sekali berinteraksi sama kalian, karena saya adalah orang yang super sibuk, jadi jarang balesin komentar-komentar kalian yang absurt dan lucu-lucu dari kalian, dan meskipun begitu, saya merasa semangat saya terdorong untuk up lagi ketika membaca komentar kalian.

__ADS_1


Benar-benar menjadi imun buat saya.


Jujur saya paling bahagia nulis novel tentang Panay di banding karya-karya saya yang lain.


Entah karena saya sedang merindukan suasana Macau, yang sempat menjadi tempat tinggal saya meski hanya lima tahun, atau mungkin karena saya begitu menjiwai peran Nayla dengan karekter yang ku buat seperti air tenang menghanyutkan, karekter Nayla yang penyayang, pemberani, dan enggak tegaan.


Tentang kecemasan Nayla di awal pernikahannya, tentang kekecewaanya ketika suami akan menikahi adiknya, dan tentang kebahagiaan mereka, saya seperti ikut merasakan seolah sayalah yang menjadi Nayla.


Sebelumnya, terimakasih sudah mengikuti kisah Panay dari awal hingga akhir. Yuk cek cerita visualnya.


Visual

__ADS_1


Ketakutan Nayla ketika pertama kali tiba di Macau. Sesuatu yang tidak pernah Nayla sangka hingga sampai di Macau. Yang kangen bisa baca bab prolog ya. 😀


Ajakan pernikahan ketika makan malam. Kalau tidak salah ada di episode satu.


Keputusan Nayla menerima ajakan pernikahan dari Pandu. Latarnya di apartemen Clara. Ada di part keputusan di eps awal.


Pernikahan menakutkan bagi Nayla saat itu sebelum mengetahui Pandu adalah pria masa kecilnya. Tak ada senyum yang Nay terbitkan. Hanya rasa was-was akan nasibnya menjadi istri Pandu.


Meskipun tersenyum, itu adalah senyum terpaksa yang Nay ulas di bibirnya.


Ketakutan Nayla di awal pernikahan ketik menghadapi malam pertama. Dan ekspresi ketika senam jantung saat berhadapan dengan sang suami yang dingin dan kaku.

__ADS_1


__ADS_2