Main Hati

Main Hati
Eps 62 ~ Kehausan


__ADS_3

Warningggg!!!!!🔥🔥🔥🔥😂😂✌✌


Tatapan Dewa saat ini tertuju pada wanita yang sudah menjadi istrinya yang sedang berada dalam kungkungannya. Perlahan tangannya membelai lembut wajah sang istri yang begitu cantik dan mempesona. Apalagi baju minim bahan yang dipakai Livy malam ini telah berhasil membuat jakun Dewa naik turun.


Dewa kembali mencium kening istrinya, sebelum akhirnya ciuman itu turun ke mata, dan berakhir di bibir manis Livy. Livy pun menyambut ciuman hangat suaminya penuh damba. Keduanya berpagut saling menyesap kenikmatan dalam setiap rongga mulut masing-masing.


Tangan Dewa membantangkan tangan Livy lalu mengangkatnya ke atas. Setelah puas berciuman, Dewa mulai memberi kenikmatan di bagian tubuh Livy lainnya. Mulai dari telinga hingga leher jenjang Livy.


Suara desa han Livy keluar begitu saja saat Dewa memberikan kecupan lembut dan gigitan kecil di lehernya. Apalagi sapuan lidah sang suami membuat Livy geli sekaligus terbakar gai rah.


Dewa menghentikan sejenak kegiatannya. Dia menatap intens mata istrinya yang sudah mengisyaratkan untuk kembali melakukan hal yang lebih. Jujur saja, Livy juga menginginkanya. Meskipun hanya dengan ciuman dan sentuhan, ia tak mempermasalahkannya.


Dewa kembali memagut bibir Livy. namun kali ini tangannya sudah bergera liar menangkup dua bongkahan besar sumber kehidupan Calvin. Aset Livy itu semakin membesar denga nisi yang begitu padat. berbeda saat pertama kali dulu Dewa menyentuhnya.


Livy kembali mengeluarkan suara indahnya saat ciuman Dewa terlepas dan sudah berpindah pada dua asetnya. Dewa tampak memberikan kecupan pada sekeliling bongkahan besar yang sangat menggoda itu. sesekali memberikan jilatan pada ujung yang menyerupai kismis itu. sontak Livy meremat rambut suaminya karena tidak tahan dengan sesuatu yang ia rasakan saat ini. begitu nikmat dan sudah lama tidak pernah ia dapatkan.


Dewa masih terus aktif memainkan dua aset berharga istrinya. Mulai dari kecupan lembut, gigitan kecil, hingga sapuan lidah pada ujung buah itu. Livy yang sudah terbakar, air susunya sampai keluar begit saja. dan hal itu dimanfaatkan oleh Dewa. meskipun ia tidak menghisap langsung dari sumbernya, pria itu benar-benar seperti bayi yang sedang kehausan.


Nafas Livy tersengal setelah aksi suaminya yang cukup membuat dia kepanasan. Dan kini tibalah giliran dia yang bekerja.


Livy mendorong tubuh suaminya, hingga ia lah yang berada di atas. Kemudia ia mengusap lembut dada bidang Dewa sambil melepas perlahan kancing bajunya. Sungguh Livy sangat terpesona dengan perut sixpacs suaminya setelah baju atasan Dewa terbuka sempurna.


Seperti yang dilakukan Dewa tadi, Livy juga menciumi telinga suaminya hingga leher dan tak lupa diberi gigitan kecil yang meninggalkan tanda merah di sana.

__ADS_1


Tentu saja Livy pandai melakukan itu. mengingat dirinya seorang janda. Namun kalau boleh jujur, hanya dengan Dewa lah Livy bisa mengeksplor kemampuannya dalam bercinta.


“Sayang!!!” erang Dewa saat tangan mungil istrinya sudah mulau mera ba pada pangkal pahanya.


Kemudian Livy membuka resleting celana suaminya hingga kini nampaklah kain segitiga milik Dewa di mana isinya sudah menonjol. Tak menunggu lama, Livy segera menarik kain penutup benda panjang berurat itu. panampakan benda itu membuat mata Livy membulat penuh. Sudah lama ia tidak pernah melihatnya. Terakhir kali sekitar satu tahun lalu sebelum akhirnya hadir Calvin dalam rahimnya.


“Sayang!!” Erang Dewa lagi saat merasakan pijatan lembut tangan Livy pada batangnya yang sudah berdiri kokoh.


Setelah Livy memberikan pijatan kecil dengan jemari lentiknya, Dewa benar-benar tidak menyangka kalau Livy memasukkan benda keramat itu ke dalam mulutnya. Dewa pun kembali mengerang nikmat saat merasakan lidah istrinya menari-nari di sana memberikan kenikmatan yang sudah lama tidak ia dapatkan.


Livy sendiri melakukan hal itu berbekal dari film biru yang sempat ia lihat siang tadi. kalau dulu saat bersama mantan suaminya. entahlah, sepertinya belum pernah melakukan itu. hehehe


Livy masih bekerja aktif pada benda panjang berurat itu. bahkan ia sangat menikmatinya layaknya menjilati es krim. Tidak hanya itu saja, selain menggunakan mulut, Livy juga menggunakan tangannya untuk terus memberi pijatan. Hingga Dewa dibuat semakin melayang.


Livy memegang benda itu dan mengapitkannya dengan dua bongkahan besar di dadanya. Dewa kembali mende sah saat merasakan miliknya dijepit di mana rasanya hampir sama saat masuk ke dalam sarang yang sesungguhnya.


Cukup lama kegiataan panas itu berlangsung. Meskipun membutuhkan waktu yang tidak sebentar, namun Dewa cukup puas dengan pelayanan istrinya malam ini. bahkan ia tidak perlu bersolo karir untuk melanjutkan aksinya itu. karena Livy berhasil mengeluarkan cairannya dengan cara dia sendiri.


Cup


Dewa memberikan kecupan hangat pada kening istrinya setelah kegiatan itu berakhir. Kemudian menarik Livy ke dalam pelukannya dan menutupi tubuh mereka dengan selimut tebal.


***

__ADS_1


Keesokan paginya Dewa terjaga lebih dulu. Tubuhnya terasa begitu enakan setelah semalam berhasil menyalurkan hasrratnya. Setelah itu terdengar suara rengekan Calvin dari box bayinya.


Dewa bergegas bangun dan memakain celananya. Setelah itu menggendong Calvin. Ternyata diapersnya penuh. Dewa pun menggantinya dulu.


Bayi itu tampak nyaman setelah diapersnya diganti oleh Papanya. Dewa kemudian menggendong Calvin dan mengajaknya bicara.


Livy yang mulai terjaga saat merasakan tidak ada Dewa di sampingnya kini pendengarannya menangkap suara seseorang sedang bicara. Dia mengulas senyum saat melihat Dewa sedang bicara dengan Calvin.


“Mas, apa Calvin bangun dari tadi?” tanya Livy menghampiri suaminya.


“Nggak kok, Sayang. Baru saja, karena diapersnya penuh.” Jawab Dewa dengan tatapan tak lepas dari Calvin yang sedang menjulurkan lidahnya.


“Aku ke kamar mandi dulu, sepertinya dia kehausan.” Ucap Livy bergegas meninggalkan suaminya.


“Papanya juga kehausan, Sayang!”


.


.


.


*TBC

__ADS_1


Happy Reading!!


__ADS_2