Malam Pengantin Mu

Malam Pengantin Mu
Sifat buruk Andra


__ADS_3

Siang itu, Elina pun terbangun dari tidurnya lalu melihat matahari menyapa.


Elina menatap kasur yang ia tiduri ternyata Andra belum datang juga.


Hingga saat Elina terbangun Elina pun melihat Andra yang baru saja datang dan pulang dari kantornya.


"Kenapa baru pulang" tanya Elina saat itu.


"Iya abis dari puncak" kata Andra.


"Acara kantor" Tanya Elina.


"Bukan"


"Kalau bukan kenapa ikut" kata Elina.


"Terus kenapa kalau aku ikut masalah buat kamu" kata Andra.. kamu marah sama aku" kata Andra.


"Yaudah aku tak marah pada mu, tapi aku mohon kalau kamu pergi paling tidak berikan aku info jangan langsung pergi begitu saja aku ini istri mu" kata Elina.


"Masalahnya dimana jika kamu istriku kenapa? Memang kalau orang yang sudah menikah tak boleh pergi ke puncak" kata Andra yang malah marah.


"Aku tidak marah, hanya saja aku mau kamu bilang jika kamu pergi" kata Elina.


"Kamu sudah mau mengatur ku"


"Aku tidak mengatur cukup kabar yang bisa kamu berikan pada ku" kata Elina.


Andra pun tak peduli lalu pergi.


.

__ADS_1


.


.


.


Keesokan pagi harinya terlihat Andra yang memilih untuk tidur terpisah dari kamar yang Elina tempati.


Andra merasa kesal dan marah dengan pertanyaan Elina yang menanyakan kemana pergi Elina.


Andra terlihat malah marah dan membanting pintu.


Hingga membuat sari bertanya-tanya ada apa hubungan cucunya dengan istri hingga keduanya terlihat bertengkar.


Dan pagi itu sari bertanya dengan Elina yang saat itu sedang melakukan pekerjaan rumah yaitu mencuci baju.


"Elina, Oma lihat Andra tidak pulang kemarin dan sekarang kenapa kalian tidur terpisah dengan mu, ada apa dan kenapa hingga hubungan kalian seperti ini" tanya Sari.


Elina terdiam tak menjawab.


"Cuma masalah yang tidak penting Oma"kata Elina.


"Kalau memang tidak penting tetap kamu harus jelaskan" kata Elina.


"Ehmm.. cuma masalah kecil si Oma kenapa Andra marah pada Elina karena Elina bertanya kemana saja Andra seharian dan ternyata ke puncak"kata Elina.


"Andra marah karena kamu bertanya"


"Ya kurang lebih seperti itu" jawab Elina.


"Tak seharusnya Andra seperti itu" kata Sari.

__ADS_1


Lalu Sari pun datang ke Andra dan menatap Andra yang sedang tidur.


Padahal waktu sudah jam 9.00 pagi saat itu, tapi Andra malah asik tidur.


"Bangun kamu" kata Sari menarik selimut Andra.


"Ada apa sih Oma Andra ngantuk"


"Kemarin kamu kemana saja?"


"Apanya?"


"Kata Elina kamu marah, kamu marah karena Elina bertanya kemana saja kamu" kata Oma.


"Oma please.... kemana pun aku pergi tak jadi urusan kan Oma. Aku sudah dewasa dan berhak menentukan kemana harus aku pergi"kata Elina.


"Jadi?"


"Jadi jangan tanya kemana aku pergi"


"Andra, kamu sudah menikah kamu harus saling memberikan kasih sayang"


Sialan Elina kenapa bisa bisanya dirinya diinfo.


"Andra istri mu sedang hamil paling tidak kamu harus lebih peduli padanya" kata Sari.


"iya aku akan berusaha.


hingga beberapa saat kemudian Elina ditarik Andra dengan cepat dan berbisik pada Elina.


"kenapa kamu cerita soal itu" kata andra yang memastikan bahwa dia kasar pada Elina tanpa ada orang yang tahu apalagi Sari.

__ADS_1


"aku tidak cerita tapi Oma yang meminta"kata Elina.


"kalau memang kamu, kenapa? aku tak suka kamu cerita apapun tentang masalah kita. kalau kamu sampai cerita aku hajar kamu"


__ADS_2