
"Nak,ibu pergi kerja sebentar,kamu jangan kemana mana ya!".
"Baik bunda."
Verta meninggalkan rumahnya menuju suatu tempat.
Sementara Kila melihat ada dua anak laki laki yang sebaya dengannya menuju kerumah.
"Kila!Kila!"panggil mereka serentak.
"Iya,tunggu dulu.",Kila lupa dengan pesan ibunya karena melihat teman temannya itu.
Kila membuka pintu rumahnya.
"Hai Kila,main yok!".
"Kemana Varel?".
"Main keluar sebentar aja."
Kila mengangguk.
Mereka berlari kejar kejaran sampai sampai tidak menyadari bahwa mereka telah jauh dari rumah.
"Varel,Hali tungggu!kalian berhenti dulu!"ujar Kila dengan nafas tersengal sengal.
"Jika,kamu bisa coba kejar kami!"teriak Varel.
Kila berhenti,"Aku nggak mau main sama kalian."ucap Kila cemberut .
Hali dan Varel menoleh kebelakang,mereka dapati kalau Kila telah digendong seorang laki laki yang sekitar umur 30an.
Tentu saja,itu membuat mereka terkejut.
"Eh,lepaskan temanku!",Hali dan Varel berlari mengejarnya.
Tapi percuma,ucapan mereka sama sekali tidak digubris.
Hali dan Varel telah putus asa,mereka sangat menyesal karena tidak mendengarkan kata Kila yang menyuruh mereka untuk berhenti berlari.
"Li,gimana kita nyelamatin Kila?"ucap Varel sambil menangis.
__ADS_1
"Aku juga nggak tahu,pokoknya kita harus bisa nyelamatin Kila!apapun caranya,kita harus bertanggung jawab atas perbuatan kita itu"lirih Hali.
Di gudang yang gelap dan sepi...
"Akhhhh." erang Kila.
Ia melihat sekeliling yang tidak dikenal tempatnya tersebut.
"Dimana aku?kenapa aku ada disini?".
Terdengarlah suara seseorang membuka pintu.
"Hai gadis manis!apa kabarmu?"ujarnya menyeringai.
"Siapa paman?kenapa paman menangkapku?".
"Ouh,kalau itu kamu tanyain jawabannya sederhana saja,kamu hanya perlu menyerahkan kekuatanmu itu!".
"Kekuatan apa maksud paman?"tanya Kila bingung,ia sama sekali tidak mengerti apa yang diucapkan laki laki tersebut.
"Jangan pura pura tidak tahu!kau harus menyerahkan kekuatanmu itu padaku!"
nadanya naik satu oktaf.
Sosok itu mendorong tubuh Kila sampai terjungkal kebelakang.
"Cepat serahkan kekuatanmu itu sekarang!".
namun,entah apa yang terjadi Kila hanya diam tak bergeming.
"Apa kau tuli?cepat serahkan kekuatanmu itu!".
Kila masih diam,tiba tiba tubuhnya itu berdiri dan sepertinya Kila berada diluar kesadarannya.
Rantai yang begitu kuat terlepas dengan sendirinya.
Sosok tersebut kaget.
"Jika kau macam macam,kau akan kubunuh!"
ancamnya.
__ADS_1
Cahaya keluar dari tubuh Kila.Mendadak ada 2 ekor harimau putih yang muncul.
Dengan menggerakkan tangan menunjuk laki laki itu,harimau tersebut menyerang orang yang telah menculik tuannya.
Karena panik,ia tidak sempat lagi menghindar yang mengakibatkan dirinya habis dikeroyok oleh sang khodam penjaga.
Disaat yang bersamaan Mardi muncul didepan pintu.Betapa kagetnya ia melihat ketika seorang laki laki babak belur terbaring dilantai.Dan yang membuatnya lebih terkejut ialah cucu kesayangannya itu sedang berada diluar kendali.
Agar tidak terjadi pertumpahan darah,ia menghipnotis pria itu dengan kata kata.
"Pergilah kamu dari sini dan jangan pernah menculik cucuku lagi!".
Pria itu menuruti perkataan Mardi.
Flashback off
Ila tiba-tiba terhuyung tanpa sebab. Ia seperti merasakan pusing. Terlihat dari caranya memegang kepala yang seperti orang pening.
"Akh, apalagi ini?"
"Ingatan apa ini?"
"Mengapa dan apa yang terjadi sebenarnya?"
"Siapa aku ini?"
Begitu banyak pertanyaan yang timbul di pikiran Ila.
Bersambung...
Terus baca ceritanya dan tunggu kelanjutannya ya!
Jangan lupa untuk tekan tombol like, beri vote and coment serta kasih bintang 5 ya!
Ouh ya, jangan lupa untuk mampir ke novel dan chat story aku yang lain!
Judulnya:-Karin the Mafia Girl
-Kisahku di pesantren
Di bulan Ramadhan ini marilah kita sama-sama menunaikan ibadah puasa dan selalu berharap akan Ridho-Nya.
__ADS_1
And thank so much