Misteri Buku Tua

Misteri Buku Tua
Jurus Puppy Eyes


__ADS_3

Memang ini adalah kesempatan yang cukup langka. Ila harus lebih mengalihkan perhatian pangeran Alfa dan harus menjadi pendengar dari curhatannya untuk mendapatkan informasi yang mungkin akan membantu Ila untuk bisa segera kembali ke dunia asalnya.


..."Emang aku mirip siapa ya pangeran? apa aku begitu mirip dengannya hingga kau teringat pada orang yang kau katakan itu?" tanya Ila lagi seraya menelengkan kepalanya....


Pangeran Alfa langsung memalingkan wajahnya. Jika Ila terus-terusan begini, bisa-bisa kerinduannya pada Arilla akan semakin bertambah.


..."Kenapa pangeran memalingkan wajahnya? apa aku salah ya?" tetap Ila menanya tanpa rasa bersalah. Asalkan dirinya selamat, apapun akan dilakukannya meski harus memperlihatkan jurus puppy eyes....


..."Aduh, nih anak makin lama bisa membuat ku susah untuk menghilangkan rindu ini." Ujar pangeran dalam hati dan itu membuat Ila malah tersenyum....


..."Ouww, apa ini? jadi pangeran kerajaan ini sedang jatuh cinta ceritanya? pasti ini akan menjadi kisahku yang cukup seru. Tapi siapa gadis yang dia maksud?" Ila bertanya-tanya dalam hati memecahkan siapa crush nya Alfa saat ini....


..."Nggak, apa kau punya waktu? aku ingin ngobrol sebentar sama kamu." Rasanya pangeran Alfa kini ingin melimpahkan apa yang ia rasa akan tetapi ia sadar orang didepannya itu adalah orang yang baru dikenalnya. Bisa-bisa saja kan kalau dia adalah mata-mata kerajaan yang ingin menghancurkan kerajaan istano basa. Kita mana tahu isi kepala orang....


..."Pangeran nggak usah bimbang, apapun itu aku siap mendengarnya asalkan pangeran yang bercerita. Suaramu bagaikan sebuah candu bagiku yang jika tak lagi terdengar di telinga ku maka kerinduan itu tak bisa tertahan sehingga bisa saja diriku frustasi karena dirimu yang jauh dariku." Ila mencoba gombalan-gombalan seperti kisah cinta yang sering dilihatnya. ...

__ADS_1


..."Bisa ae kamu, tapi serius aku paling nggak suka diucapkan kata-kata manis seperti itu kecuali..."...


..."Oleh gadis yang pangeran sayang." Potong Ila langsung yang memunculkan semburat merah di wajah pangeran....


...Ila langsung tertawa karena ia merasa lucu dengan kejadian itu. Ternyata seorang pangeran bisa juga malu ya. ...


..."Sekarang aku serius, hmmm... "...


..."Ouh ya, nama kamu siapa?"...


..."Hahaha, panggil saja aku Ila." Celetuknya ke mode serius karena ia sadar kalau dirinya harus memperpendek waktu....


..."Hmmm, Ila nama yang begitu mirip dengannya" gumam Alfa....


"Kamu tak ingin tahu namaku?" tanya pangeran Alfa balik. Sungguh Ila selalu membuatnya menjadi penasaran.

__ADS_1


Mengapa tidak? Sikapnya yang seperti laki-laki berterus terang. Moodnya cepat berubah dan jalan pikirannya bagaikan seekor serigala yang begitu licik. Apalagi ia bagaikan iblis yang begitu ambisius. Ingin mendapatkan apa yang ia inginkan namun tak lagi berusaha kalau ia yakin Tuhannya tak meridhoi nya.


..."Tidak." Jawab Ila cepat....


..."Why?"...


..."Karena ketika seseorang butuh bantuan, maka yang membantu itu tak butuh identitas orang yang akan dibantunya sebab alasan ia menolong seseorang adalah karena ia tahu bagaimana rasanya jika dirinya yang berada di posisi orang tersebut. Dan yang terpenting dia hanya ingin mencari Ridho-Nya bukan sebuah sanjungan dan pujian yang membuat kita terbuai dengan kenikmatan duniawi. Disitulah celah yang digunakan oleh syaitan untuk menyesatkan kita umat manusia. Itulah sebaik-baiknya orang-orang yang bermanfaat bagi orang lain."...


Bersambung...


...Terus baca ceritanya dan tunggu kelanjutannya ya!...


...Jangan lupa untuk tekan tombol like, beri vote and coment serta kasih bintang 5!...


...Thanks...

__ADS_1


...See you...


__ADS_2