Misteri Buku Tua

Misteri Buku Tua
Azan


__ADS_3

..."Jiaahhhhhh, sungguh bijaksana ucapanmu itu anak muda." Ujar suara seseorang yang menyelonong tanpa izin....


Ila membulatkan matanya saat tahu siapa yang merespon ucapannya itu.


..."Marvel, lo ngapain disini? kalau si dukun santet itu nurutin jejak lo bisa gawat! lo taukan konyolnya dia tuh nggak main-main? bisa-bisa hilang wajah gue nanti." Batin Ila telepati dengan pangeran vampir itu, namun sialnya signal Marvel di daerah itu benar-benar ngeleg sampai-sampai ia melontarkan pernyataan konyol pada Ila....


..."Emang kemana kamu sampai-sampai wajahmu bisa-bisanya hilang?" tanyanya dengan wajah polos hingga membuat gadis itu gemas dibuatnya. Tapi, sebisa mungkin ia harus b aja agar gelagatnya tak dicurigai oleh pangeran Alfa....


..."POKOKNYO ANG PAI SE LAH DULU! BEKO DEN NYUSUL WAANG." Ujar Ila dengan penuh penekanan. ...


...(POKOKNYA LO PERGI AJA DULU! NANTI GUE NYUSUL LO.)...


Kehadiran Marvel bisa jadi malapetaka yang besar baginya. Apalagi kalau Tegar sampai di sini.


Wah! tidak bisa dibayangkan ekspresi Ila saat itu.


"Buset, lebih baik gue pergi sebelum CARAIB ngamuk dan bunuh gue dengan kesaktiannya."


..."CARAIB?" Heran Ila dan Marvel pun mengangguk....


... "Iya CARAIB, calon ratu iblis." Ia memberitahu Ila dengan tampang watados....

__ADS_1


..."Sue lo!" umpat Ila dan membuat Pangeran Alfa menaikkan alisnya....


..."What do you mean?"...


Ila menggelengkan kepalanya sambil tersenyum namun matanya berapi-api menatap Marvel yang malah tertawa.


"Lo selesain masalahnya disini! jangan minta gue untuk ikut campur karena lo nggak bisa nyelesainnya. Bye!" pamit pangeran vampir menghilang bak para hantu disertai dengan wajahnya yang penuh tawa.


Hening diantara mereka berdua. Tiba-tiba azan membuyarkan semuanya sehingga Alfa yang tadinya ingin berbicara mengurungkan niatnya sebab sebentar lagi akan ada rapat diantara keluarganya.


..."Maaf, tapi aku pergi dulu."...


..."Kau mau kemana?" beo Ila menatap Alfa....


Ila hanya ber"oh"ia saja. Namun tak lama, ia memanggil-manggil pangeran sambil berjalan cepat.


..."Pangeran, kamu tahu dimana letak masjid disini?" tanya Ila tapi sebenarnya dalam hati terdalam ia ingin sholat diistana dan menikmati semua keindahan istana klasik yang jarang ditemui pada abad ke 20....


..."Yaudah, kamu sholat diistana aku aja." Jawabnya dan mampu membuat hati Ila melompat-lompat....


..."Tapi, apa orang asing boleh masuk ke istanamu?" tanya Ila lagi berbasa-basi padahal dalam hati memang mengakali untuk bisa ke istana itu dengan bebas tanpa hambatan....

__ADS_1


..."Aku akan mengurusnya."...


..."Thank you so much my prince. Pantes aja semua perempuan tak dapat menolak pesonamu apalagi ditambah dengan hatimu yang mulia bagaikan seorang malaikat."...


..."Dasar mulai lagi." Ucap Alfa dan kemudian mereka berdua tertawa....


*****


..."*Masyaa allaah, tempat wudhu nya aja keren begini, apalagi ruang ibadahnya."...


"Alhamdulillah ya Allah ya Rabb, sungguh engkau tak akan menyia-nyiakan hamba-Mu yang bersungguh-sungguh dalam berdoa dan berikhtiar dalam mendapatkan sesuatu. Engkau Tuhan yang maha pengasih, maha penyayang*."


Dalam hati Ila bersyukur. Impiannya di waktu kecil yang ingin sekali melihat istana klasik dan suasana rakyat kerajaan tercapai. Tak lupa ia berterima kasih kepada sang Khaliq. Ada hikmah dibalik kembalinya Ila ke perpustakaan waktu itu dan ternyata mengantarkannya


ke sebuah kerajaan yang cukup megah dan damai. Sungguh, pasti ada suatu hikmah yang dapat diambil dibalik terjadinya suatu peristiwa.


Bersambung...


...Terus baca ceritanya dan tunggu kelanjutannya ya!...


...Jangan lupa untuk tekan tombol like, beri vote and coment serta kasih bintang 5!...

__ADS_1


...THANK YOU...


__ADS_2