Misteri Buku Tua

Misteri Buku Tua
Akhirnya makan!


__ADS_3

..."Alhamdulillah akhirnya kamu ketemu juga La." Ucap Arilla bahagia karena terlihat Ila beberapa meter dari tempatnya berdiri....


Arilla mempercepat langkahnya dan langsung saja memeluk Ila seperti seorang kakak menemukan adiknya yang hilang. Tapi, kenyataannya mereka hanya berteman.


"Kakak," lirih Ila dan membalas pelukan hangat yang diberikan oleh Arilla. Ia bahagia bisa bertemu lagi dengan orang yang terus bersamanya selama ia terjebak di zaman ini.


2 orang tersebut hampir saja menangis jika gengsi mereka tidak terlalu tinggi.


..."Dasar nakal! kemana aja kamu kemarin? kalau kamu tersesat di tengah hutan belantara gini gimana?" marah Arilla layaknya seorang ibu yang tengah memarahi anaknya karena keluyuran....


..."Hehehe, maaf atuh kak. Tapi aku kan ninggalin kakak sama..." ucapan Ila tergantung karena terpotong oleh Arilla....


..."Dah yang lalu biarlah berlalu! sekarang ayo pergi! kita akan makan."...


Mata Ila langsung berbinar mendengar kata makanan. Sebab bisa dibilang semua yang Ila makan itu belumlah cukup baginya. Biasanya ia makan dengan porsi yang melebihi umurnya. Namun sekarang ia hanya mendapatkan jambu air dan dengan hati yang cukup terpaksa menerimanya.


..."Kakak deh yang ter the best." ...


..."Tapi tunggu dulu! emang kakak mau ngajak aku makan dimana? jangan bilang di hutan itu lagi. Kalau disana, aku rela menahan lapar dari pada makan hewan-hewan tanah. Membayangkannya saja sudah membuatku mual." Celoteh Ila panjang lebar bak guru BK yang tengah menceramahi anak-anak tak disiplin....


..."Kalau nanya tuh satu-satu!"...


..."Yang jelas kita makan di desa sebelah. Tadi kakak nampak orang banyak menjual disana. Tak mungkin kan kalau orang bunian menjual sebanyak itu dan tempatnya juga bersih."...


..."Oke!"...


*****


2 gadis itu tampak bergegas menuju sebuah warung. Terlihat wajah mereka yang tengah menahan lapar yang menyerang. Dengan sisa nafasnya mereka memesan sebungkus nasi dengan menu lauk.

__ADS_1


..."Assalamualaikum tek. Wak pasan nasi duo tek." Ujar Arilla dengan logat minang khasnya....


...(Assalamualaikum bi. Aku pesan dua bungkus nasi ya bi.)...


..."A sambanyo nak?" tanya penjual nasi tersebut....


...(apa saja sambalnya nak?)...


..."Biar aku yang milih kak." Bisik Ila di telinga Arilla sambil tersenyum....


..."Okelah kalau begitu."...


..."A se samba yang ado tek?" ucap Ila yang beralih ke bahasa yang dipakai di daerah tersebut....


...(Apa saja menu yang ada bi?)...


..."Ado lauak, sayua, bada, rinuak. Yang ma ka dipasan nak?"...


Ila berpikir dahulu. Ia sedang bimbang saat ini. Di satu sisi makanan yang biasa ia makan adalah ikan nila, tapi disisi lain ia juga rindu dengan menu ikan bada dan rinuak. seingat dirinya, dua ikan itu adalah lauk kesukaan Ila saat kecil. Lagi pula dulu mereka tinggal di daerah pedesaan yang cukup dekat dengan sebuah danau. Jadi memudahkan mereka yang berada disekitarnya untuk makan ikan-ikan yang ada di danau.


..."Itu sajolah tek. Wak nio bada, rinuak jo ...


...sayua nyo tu emang taruih di agiah tek?"...


...(Itu aja bi. Aku mau ikan bada, rinuak dengan sayurnya itu emang menu wajibnya bi?)...


..."Iyo nak."...


..."Iyo tek. Wak pasan itu se."...

__ADS_1


..."Akak apo?"...


...(Iya bi. Aku pesan itu aja. Kalau kakak apa?)...


..."Samo se sambanyo untuak duo bungkuih nasi tu yo tek. Kami duduak dulu disinan."...


...(Sama aja sambal untuk dua nasi itu bi. Kami duduk dulu disitu.)...


Mereka berdua duduk di akar pohon yang cukup besar. Merasakan sejuknya angin-angin semilir yang berhembus pada wajah cantik mereka.


..."Yeay, akhirnya makan." Sorak Ila riang. Akhirnya ia bisa juga makan-makanan enak....


***


Ila dan Arilla makan tanpa ada suara sedikitpun. Mereka menikmati nasi tersebut yang memang terkenal juga akan rasanya yang enak.


..."Kak, aku nggak ada uang untuk bayar. Apa kamu masih punya uang juga?"...


..."Itu mah kamu tenang aja. Semuanya beres." Jawab Arilla mantap sehingga menghilangkan keraguan di hati Ila....


Bersambung...


Terus baca ceritanya dan tunggu kelanjutannya ya!


Jangan lupa untuk tekan tombol like, beri vote and coment serta kasih bintang 5 ya!


Ouh ya, jangan lupa untuk mampir ke novel dan chat story aku yang lain!


Judulnya:-Karin the Mafia Girl

__ADS_1


-Kisahku di pesantren


감사합니다


__ADS_2