
Setelah cukup lama mereka berbincang, tak terasa sudah sore mereka menghabiskan siang mereka dengan perbincangan perbincangan yang menyenangkan, bahkan Nisa sampai tertawa oleh dua laki laki yang sedang bercanda dengan menggunakan bahasa campuran mereka
Tak lama Gilang pun pamit untuk pulang, karena hari sudah semakin sore. Setelah Gilang pulang mereka berdua pun segera membersihkan diri , lalu menyiapkan makan malam mereka, beberapa menit kemudian makan malam siap dan Deon serta Nisa makan malam bersama seperti biasa.
Keesokan harinya Nisa sudah mulai menjahit pakain nya sedangkan Deon ia keluar untuk meninjau atau melihat gedung tempat mereka akan melakukan bisnis pakaian mereka itu, dan Deon pun cukup terkesan dan puas dengan gedung yang akan ia pakai itu ia sudah membelinya dan tinggal merenovasi dan memperbaiki nya saja maka gedung tersebut siap untuk di gunakan
Tepat nya hari ini adalah hari dimana mereka akan meresmikan toko mereka
" Deon apa semua sudah siap " Tanya Nisa pada Deon, saat ia sudah selesai menyiapkan semuanya, dimana ia menyiapkan dan menggantung berbagai model pakaian yang akan merekan promosikan kepada pelanggan pada saat peresmian toko pakaian arau toko butik mereka
" Ya sudah waktunya sebentar lagi " Jawab Deon yang juga sudah selesai menata berbagai interior tanaman yang akan di letakan di setiap sudut gedung tersebu agar nampak lebih asri dan segar karena tanaman hijau yang menyegarkan seperti garden hanya saja ia menaruhnya di gedung toko pakaian yang menjadi usahanya ini dan ia juga memberikan akrab seperti hjan yang nampak segar dan itu membuat seseorang merasakan rules dan santai ketika menghirupnya seperti alam yang menyatu di ruangan.
Tak lama waktu peresmian pun tiba dan Deon oun memotong pita merah yang terpasang di luar gedung itu dengan di saksikan oleh banyak orang karena undangan yang di sebarkan juga Nisa yang sedang menyaksikan sambil tersenyum.
Setelah resmi di buka para pengunjung pun dib persilahkan masuk untuk melihat lihat pakaian dan bermacam macam seperti aksesoris tentunya dan Deon yang mendesainnya serta Nisa yang membuatnya,
Juga karyawan yang ia latih untuk bisa membuat nya dan memasatkannya untuk para pengunjung yang datang dan melihat .
" Hei lihat ini, sangat bagus bukan " Ucap salah satu pengunjung yang sedang terkagum dengan gaun itu
" Wahh iya, kau benar ini memang bagus " Jawab yang lainnya
" Hmm mbak boleh kita coba " Ucapnya pada salah satu karyawan itu
" Ohh tentu, tentu boleh silahkan di coba, kamar pada nya ada di sana " Ucap satu karyawan Deon itu dengan ramah
__ADS_1
" Wahh ini sangat cantik desainnya juga, aku ingin membelinya, mom aku ingin ini " Ucap satu anak kepada ibunya yang ingin membeli gaun warna merah yang di padukan dengan hitam di selingkuh dengan pita kuning emas yang nampak sangat cantik dan anggun
" Kau benar, baiklah mari kita beli, mom juga sudah memilih baju mom, bagus kan " Ucap sang ibu pada anaknya itu sambil memperlihatkan bajunya yang berwarna navi polos yang terdapat sabuk biru laut dengan lengan panjang yang mempunyai warna hijau toska dan biru
" Wahh bagus banget mom, ayo ke kasir "
" Sudah ibu adek " Tanya sang kasir pada ibu dan anak itu
" Sudah mbk ini " Jcap ibu tersebut sambil meletakkan dia buah baju yang mereka pilih ke atas meja kasir
" Baik karena ini peresmian toko butik kami, dan kami sedang ada promosi maka harga dari gaun ibu kami akan memberikan diskon , ini silahkan datang kembali " Ucap kasir itu ramah dan memberikan baju tersebut pada ibu yang membelinya itu dengan harga diskon promosi mereka
Semuanya akan ada diskon baju karena mereka sedang mengadakan promosi maka akan ada banyak orang yang akan membelinya.
Sementara di toko butik Deon sedang ramai pengunjung, Deon dan Nisa ia memantau nya di atas atau ruang khusus karyawan di lantai dua mereka sengaja memasang CCTV agar mereka dapat memantau kinerja para karyawan dan pengunjung yang ada di sana agar tisakelakukan kesalahan yang sama
" Kau senang , mereka juga suka dengan baju dan gaun yang kau buat, " Jawab Deon sambil memandang Nisa dengan senyuman
" Iya aku sangat senang " Jawab Nisa senang
Dan hubungan Nisa dan Deon semakin dekat walau mereka tidak pacaran tapi mereka seperti pasangan Deon sadar akan perasaannya pada Nisa hanya membutuhkan waktu yang temat unyunya mengatakannya pada Nisa.
Pembukaan toko butik Deon berakhir pada malam hari dan seluruh karyawan sekarang sudah pulang ke rumah mereka setelah mereka selesau dengan pekerjaan mereka dan promosi pembukaan itu berakhir, begitu pula dengan Deon dan Nisa mereka keluar dan menutup tokonya lalu pulang ke rumah untuk beristirahat, masih banyak pekerjaan untuk besok.
Tetapi mereka tetap senang karena kerja kerasnya mereka akhirya terbayarkan dengan hati ini dimana semua orang yang datang ke toko mereka nampak sangat senang dan antusias membeli baju dan aksesoris yang mereka buat.
__ADS_1
Ada beberapa orang atau anak sekolah dan mahasiswi yang membuat histori di ponsel mereka , dan memposting acara pembukaan toko itu, dan hasilnya pada ke esok anda hatinya toko Deon kedatangan banyak pengunjung yang ingin membeli baju dan berbagai aksesoris lainnya
Dan Gilang yang melihat acara pembukaan toko butik Deon dengan laptopnya karena ada beberapa postingan di Facebook dan lain sebagainya merasa salut dengan temannya itu, walau ia terjatuh tetapi ia dapat bangkit kembali dan membuat nya semakin mengagumi temannya itu.
lalu siang harinya saat ia istirahat makan siang Gilang pergi ke toko butik Deon untuk melihat lihat,
dan ternyata setelah ia sampai ia di sambut dengan Deon yang kebetulan keluar dari dalam toko untuk membeli makan siang karena waktu istirahat makan siang telah tiba, dan para karyawan lun juga sedang istirahat
" wahh broo toko mu laris juga ya hebat kamu "
" ya jelas lah gak dia dia juga sih aku belajar desain dulu, dan ternyata Nisa bisa jahit juga itu semua bajunya juga Sebagian Nisa yang jahit sama karyawan juga yang bisa n jahit "
" keren, terus itu perusahan mu udah gak peduli atau gimana gitu kan itu punya mu awalnya gk mau ambil lagi ape gimana " tanya Gilang pada Deon
" nah itu dia, dah lah biarin aja udah punya orang bukan punya ku lagi itu, sekarang aku udah punya toko butik ya agak santai lah dari pada urusin kantor yang banyak kertas, kerjaan you di sana gimana baik kan, terus bos lo galak gak " jawab Deon dengan santai
" jangan tanya gue, itu bos udah kayak diktator tahu kerja kerja dan kerja, males banget, enakkan dirimu tahu udah gk ngurusin kantor, coba kalo dirimu yang di sana bisa bisa jadi kayak mayat hidup tahu kurang tidur terus mata dah kayak mata panada itu orang aku aja yang ingetin dia dia abaikan malah di suruh kerja lagi di bentak bentak juga, kayak balik es juga dia dinginnya ngalahin lo kagak ada ramahnya itu bos " jelas Gilang panjang lebar sama Deon
" hahahaha nikmatin aja lah kalau you mau keluar dari sana ya gak masalah juga buat dia, kerja aja di sini aku bisa bantu kamu kan " ucap Deon di sela tawanya
" yahh di ketawain lagi udah cerita panjang lebar juga, ya iya sih bisa juga aku keluar dari sana, tapi kontrak kerjanya tinggal beberapa bulan lagi tanggung lah "
" ya sudah, lo gak balik kerja gitu istirahat makan siang lo panjang ya "
" ehh iya sorry sorry aku balik dulu kamu juga mau makan siang kan "
__ADS_1
" hmm ya dah sana hati hati lo "
setelah itu Gilang pergi dari toko butik Deon dan kembali ke perusahaannya lagi setelah ia mampir makan siang di restoran dekat perusahaannya itu, sedangkan Deon ia sudah menerima pesanan makan siang yang ia pesan tadi lalu ia kembali ke dalam dan makan bersama Nisa di ruangannya.