Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 12


__ADS_3

Tidak lama kemudian setelah Nisa sampai dan melanjutkan acara menjahit nya bersama karyawan lain, dan Deon yang sedang menggambar desain model baju dan pakaian lainnya, pengunjung toki butik pun juga sudah berdatangan, hari itu semuanya sibuk karena pengunjung lumayan rame padahal hampir akhir pekan,


Dan besok akhir pekan butik libur .


Pengunjung yang lumayan banyak membuat semuanya sibuk untuk melayani mereka, tak terasa hari pun sudah sore dan sudah waktunya untuk pulang ke rumah, begitupun dengan Deon dan Nisa mereka pulang bersama setelah tafinpagi mereka berangkat terpisah.


Sesampainya di rumah, mereka berdua pun bersih bersih dan menyiapkan makan malam setelah sholat maghrib, kebetulan masakan yang Deon msaka hanya untuk sarapan saja tadi dan sekarang Deon yang akan memasak makan malam untuk mereka


" Deon biar aku saja yang masak, tadi pagi kau sudah masak bukan " Ucap Nisa pada Deon saat Deon akan menyiapkan bahan masakan untuk ia masak di dapur, ya mereka berdua berada di dapur sekarang


" Tidak tidak, biar aku saja yang masak, kamu duduk saja di meja makan, aku sudah lama sekali tak memasak " Ungkap Deon


" Hari ini kau aneh sekali, tadi pagi kenpa tak bicara langsung saja , kau menyiapkan kue dan coklat oanas untuk ku tahu gitu aku makan itu saja tadi pagi "


" Maaf aku hanya ingin membuat itu spesial untuk mu, dan memohon maaf padamu, maaf kalo kau tak suka " Ucap Deon pura pura sedih


" Ishh kau itu pintar sekali, jangan pura pura, Deon aku tahu kau pura pura sedih saat ini "


" Ketahuan " Ungkap Deon tentang sambil tersenyum laku menel dagu Nisa dan melanjutkan acara masaknya , dan Nisa oun melotot dengan aksi Deon yang tiba tiba itu


Nisa kun kesal daneninggalkan Deon di dapur, dia oun menuju meja makan dan duduk di dana sambil menelungkupkan wajahnya ke atas lengannya yang ia letakkan di atas meja

__ADS_1


Malam itu Deon memasak ayam panggang, sayur kol dan juga terong bakar ya cukup sederhana lalu minumnya tetap air putih, tak lupa Nasi untuk makan, Deon juga membuat puding susu rasa vanila yang sudah ia dinginkan tadi pagi , tadi pagi saat ia membuat kue muffin u tuk Nisa ia juga membuat puding susu.


Setelah siap semuanya ia ohn menjajikan nya di piring dan mangkuk untuk sayur lakubia sajikan di meja makan ke dua piring sudah terusin Nasi tinggal mengmbil luk nya saja


Nisa yang mencium aroma masakan yang menggugah rasa laparnyanitupun mendongak kan kepalanya melihat semua madakan sudah tersaji di meja makan dan piring berisi nasi sudah ada di depannya


" Deon ini kau yang membuat semuanya " Tanya Nisa pada Deon sambil mengambil lauk yang ia inginkan untuk makan


" Iya cobalah, apa kau suka " Jawab Deon


" Hmmm ini enak sekali " Puji Nisa saat merasakan masakan Deon yang memang enak dan sangat lewat menurutnya


" Makanlah yang banyak Nisa sayang, tambah lagi masih banyak jika kau ingin makan lagi " Ucap Deon senang sambil tersenyum kepada Nisa, juga ia makan dengan lahap, sementara Nisa tidak menjawab nya karena asyik dengan makannya baribkalibini Deon melihat Nisa makan dengan sangat lahap dan banyak


Memang beberapa hari ini Nisa tidak banyak makan, maka dari itu tubuhnya kurus dan saat ia masak ounNisa hanyak mengambil sedikit untuk makan hanya Deon yang menghabiskan masakannya dan makannya sementara Nisa jarang makan semenjak ia mulai fokus dengan menjahit nya, lalu Deon dengan inisiatif memasak masakan untuk Nisa agar Nisa memakannya dan semakin bertambah nafsu makannya dengan masakan yang ia buat, dan benar saja Nisa memakan dengan lahap saat ia memasak makanan


Setelah mereka selesai makan dan membereskan piring kotor serta memasukkan pusing susu yang masih tersisa ke dalam kulkas juga masakan yang masih tersisa ke dalam kulkas agar bisa di hangatkan lembalibkr es ikan harinya, mereka pun menuju ruang tengah, awal nya Nisa ingin melanjutkan menjahit nya karena belum selesai tadi dast di sana dan Deon pun tidak tega dengan Nisa yang terlalu memforsir tenaganya hingga jarang makan dan membuat badannya kurus ia takut Nisa akan sakit, mengajak nya untuk istirahat di ruang tengah sambil menonton acara TV


" Kau mau kemana Nisa " Panggil Deon saat ia melihat Nisa ingin masuk ruang kerja


" Ke ruang kerja tadi belum selesai " Jawab Nisa yang melihat Deon duduk di sofa ruang tengah

__ADS_1


" Tidak untuk sekarang kau bisa mengerjakannya besok, istirahat lah, duduk bersama ku di sini, "


" Tapi aku.. "


" Tidak ada bantahan sayang " Ucap Deon gemas memanggil Nisa sayang, sedangkan Nisa yang mendengar Deon memanggilnya sayang pun merasa jantungnya berdetak semakin cepat dan pipinya yang bersemurat merah karena tersipu dengan ucapan sayang Deon


Tak lama ia bergabung dengan Deon setelahengambil puding susu di kulkas karena ia merasa ingin memakannya lagi setelah ia makan tadi di meja makan


" Apakah enak, jika kau suka kau bisa membuatkan nya lagi untuk mu besok " Tanya Deon saat ia melihat Nisa memakan puding susu itu dengan sangat nikmat sampai tak sadar Nisa memakannya seperti anak kecil, dan dengan reflek Deon pun mengusap lembut bibir Nisa yang terkena susu dari puding tersebut


" Hmm ini enak Deon sangat segar juga lembut " Ucao Nisa jujur


" Baiklah besok akan ku buatkan untuk mu "


" Tidak usah aku tak ingin merepotkan mu, aku bisa membuatnya sendiri " Tolak Nisa halus


" Nisa, kau tahu, semenjak kau menjahit kau jarang makan, lihat tubuhmu kurus sekali, aku tak ingin kau sakit, biar aku yang memasakkan makanan untuk kita , kau boleh membantuku kalo kau mau " Ucap Deon jujur pada Nisa ia khawatir jika Nisa seperti ini maka Nisa bisa sakit karena jarang makan


" Tapi... "


" Tidak ada tapi tapian Nisa sayang, kau sekarang kekasihku bukan maka jadilah kekasih yang manis " Ucap Deon lembut

__ADS_1


Sedangkan Nisa ia tersipu malu dengan ucapan Deon serta ia menjadi terharu dengan Deon yang mengatakan ia jarang makan dan Deon mengkhawatirkan nya, tak lama setelah iae dengar itu untuk menyembunyikan rasa guguknya ia memakan puding nya dengan cepat sampai habis, setelah itu ia pergi untuk membuang tempat puding itu, ya puding yang di buat Deon ia membuatnya vantak di wadah cap plastik putih bening sehingga setelah selesai memakannya wadah tersebut bisa di buang, Deon yang melihat pun tersenyum dengan tingkah Nisa yangenurutnya lucu dan menggemaskan saat Nisa sedang salah tingkah.


__ADS_2