
Selama dua hari itu Nisa terbaring sakit dan Deon tidak ke butiknya karena menemani Nisa di rumah, juga pembangunan rumah Deon sudah berjalan setengahnya, pagi ini mereka berdua berangkat bersama ke butik namun Deon tidak mengizinkan Nisa untuk ikut bekerja dengan karyawan lain sebab ia masih sedikit khawatir dengan Nisa . Baru saja kemaren sembuh dari sakit dan hari ini ia merajuk ingin ikut bekerja walau di larang oleh Deon , lalu mau tak mau Deon pun mengajak Nisa bekerja namun ia tidak mengizinkan Nisa ikut bekerja hanya boleh menemaninya saja di ruangannya sampai siang hari lalu mereka akan pulang ke rumah.
Nisa dengan senang hati menyetujuinya walau ia tidak ikut bekerja dengan karyawan lain setidaknya ia bisa menemani Deon bekerja walau ia hanya duduk manis sambil bermain ponsel atau menonton drama Korea atau china kesukaan nya.
" Apa kau bosan " Tanya Deon saat ia melihat Nisa hanya menumpang dagu nya sesaat ia kembali dari dapur untuk mengambil kopi nya
" Hemm tidak hanya sedikit Deon, " Jawab Nisa dengan menggelengkan dan menganggukkan kepalanya
Deon yang melihatnya pun sempat terkekeh karena tingkah lucu Nisa tersebut
" Baiklah baiklah, kau ingin main ponsel atau ingin main yang lain ada laptop ku di sampingmu kau bisa memakainya sayang "
" Benarkah, wahh apakah aku bisa melihat film kartun atu drama di sini " Tanya Nisa dengan mata berbinar binar sambil menyalakan laptop milik Deon,
" Sesukamu sayang ada semuanya di sana " Ujar Deon sambil mengusap lembut pucuknkepala Nisa, lalu ia kembali duduk di kursi kerjanya melanjutkan pekerjaannya
Beberapa jam telah berlalu jam makan siang atau waktu istirahat telah tiba Deon memutuskan untuk pulang lebih awal dengan Nisa lalu butik akan di serahkan oleh Roni, dan Roni menjadi karyawan sekaligus asisten pribadi Deon di butiknya karena kerjanya yang bagus dan ia juga dapat di percaya
" Ron seperti biasa aku akan pulang lebih awal, titip butik jika ada sesuatu langsung hubungi aku " Panggil Deon pada Roni sambil menyerahkan kunci butiknya
" Baik Pak bos siap laksanakan, pak bisa tenang saja, butik aman " Jawab Roni, setelah itu Deon pun pulang dengan Nisa mengendari mobilnya hingga tiba di kafe dekat butik nya itu
" Nisa turunlah kita akan makan siang sebentar "
" Tidak aku tak ingin makan di sini " Ujar Nisa dengan wajah cemberut juga bibirnya yang sedikit di majukan membuat Nisa takmpak lucu dan menggemaskan bagi Deon
" Lalu kau ingin makan dimana, sayang atau kau ingin ku masakkan sesuatu " Tanya Deon, yang memikirkan bahwa Nisa sedang merajuk ingin di manja seperti pasangan lain yang din perhatikan oleh kekasihnya, dan Deon seneng dengan itu
" Aku hanya ingin makan kue seperti kue Sus dengan blueberry juga nasi goreng telor yang kua buat kemarin itu , apakah boleh Deon " Ujar Nisa manja dengan mata berbinar menatap Deon penuh harap
__ADS_1
" Baiklah apapun untukmu sayang, " Jawab Deon kembli sambil tersenyum hangat dengan tangan yang terulur untuk membelai pipi Nisa dengan lembut, setelha itu Deon melakukan mobilnya lagi hingga ia sampai di apartement nya , setelah sampai keduanya keluar dari mobil dan masuk kedalam apartement, Nisa begitu masuk kedalam ia langsung menuju ke kamarnya untuk mengganti boa lainnya dengan pakaian santai, begitupula dengan Deon ia juga menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya dengan kaus santai saat ia berada di rumah.
Setelah melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim pastinya, kemudian keduanya pun pergi ke dapur untuk mulai memasak makan siang, Deon akan membuat kue kering dengan krim bluberi di dalamnya dengan bahan yang sudah tersedia
Sedangkan Deon membuat kuenya Nisa pun dengan senyum yang merekah menunggu nya sambil duduk dan memotret nya, memotret bagaimana saat Deon memasak dan membuat kue,
" Deon lihat aku.. " Panggil Nisa pada Deon, Deon pun yang merasa di panggil pun menoleh pada Nisa sambil mengangkat satu alisnya
" Kau terlihat lebih tampan saat memasak " Ujar Nisa sambil tersenyum
" Benarkah, kalau begitu kau terlihat lebih cantik ketika tersenyum " Jawab Deon sambil menggoda Nisa dan melanjutkan membuat adonan kue nya
Nisa pun juga tersenyum mendengar pujian serta godaan Deon ia merasa senang dan hidupnya kembali berwarna kembali
" Apakah aku boleh membantumu " Tanya Nisa pada Deon sambil memeluk Deon dari belakang, entah kenapa ia ingin melakukannya
" Hmmm tidak kau duduk saja aku tak ingin kau nanti kecapean lagi dan jatuh sakit sayang " Tolak Deon dengan halus mengatakan bahwa ia sangat memperhatikan kekasihnya itu
" Apakah sangat nyaman memelukku seperti itu " Tanya Deon mengalihkan pembicaraan mereka
" Hemm kenapa tidak boleh kah aku memelukmu seperti ini " Kesal Nisa sambil mengeratkan pelukannya pada Deon yang sedang mencetak kuenya setelah ia selesai membuat adonan nya
" Tidak, kau boleh memelukku sesukamu sayang " Jawab Deon di sertai dengan senyumannya, setelah beberapa menit ia selesai dengan kuenya tinggal memanggang nya dan membuat krimnya dari buah blueberry yang sudah ia haluskan dan campur dengan susu serta Weeping krim
Lalu setelah ia selesai membuat krim dan menunggu kuenya matang di microwave, Deon pun memasak nasi goreng telur dengan kacang polong dan sayuran sawi lalu bawang merah dan bawang putih goreng serta suwiran daging ayam yang ia goreng .
Tak berapa lama ia selesai menggoreng nasi goreng nya dan ia pun menyajikannya di piring dan menaruhnya di meja makan, dengan Nisa yang sudah melepaskan pelukannya ia duduk di kursi dan mulai menyantap makanannya dengan lahap , beberapa saat kemudian kuenya pun matang, lalu Deon mengeluarkannya dari microwave dan memberikan krim blueberry di dalamnya menaruhnya di piring dan menghiasinya dengan kuah madu di atasnya, lalu ia juga mengambil makan siangnya dan menuju ke meja makan yang di sana sudah Ada Nisa yang sudah memakan makan siangnya dengan lahap nya
Deon datang meletakkan kue tersebut di atas meja , lalu ia duduk untuk memakan makan siangnya, setelah ia selesai ia pun membersihkan piring sisa makan nya, kemudian kembali untuk menemani Nisa yang sudah memakan kuenya setelah ia memakan makan siangnya
__ADS_1
" Deon ini enak sekali, krim nya sangat lembut juga rotinya yang renyah dan lembut di dalam "
" Iya, aku tahu habiskan lah sayang " Jawab Deon dengan senyumannya
" Cobalah, aku tak akan bisa menghabiskan roti sebanyak ini, kau membuat banyak "
" Nanti saja, jika kau tak habis makan makan lah nanti lagi aku akan menaruhnya di kulkas "
" Ayolah, cobalah ini, aaaa " Ucap Nisa sambil menyuapkan kue tersebut ke mulut Deon dan Dekn pun dengan senang menerima suapan kue dari Nisa
" Bagaimana, enak bukan " Ujar Nisa lalu memakannya kembali
" Hemm kau benar ini enak "
" Sudah aku kenyang " Ucap Nisa ia sudah menghabiskan beberapa potong kue dan masih ada beberapa potong kue lagi ia sudah tak mampu untuk menghabiskannya
" Kau senang "
" Tentu aku sangat senang makasih mas Deon sayang, aku sayang banyak banyak sama kamu " Ucap Nisa pada Deon dengan senyum mengembang lalu dengan segera ia mencium pipi Deon, sekilas kemudian dengan cepat ia berjalan untuk membersihkan piring kotornya,
Setelah selesai ia berjalan ke ruang tengah menyalakan TV dan duduk di sofa sambil melihat siaran TV yang menayangkan acara anak anak yaitu upin ipin
Sedangkan Deon ia di buat mematung dengan aksi Nisa hari ini, bukan hanya sekedar manja untuk ia perhatikan tetapi Nisa juga menciumnya dan mengatakan kata sayang pada nya, kembali dari keterkejutannya ia tersenyum tipis lalu menghadiri Nisa yang sedang melihat TV di ruang tengah, Deon duduk di samping Nisa
Nisa yang melihat kedatangan Deon pun sempat malu dan pipinya merona , ketika Deon duduk di sebelah ya, Nisa sudah tak tahan ia tak bisa menyembunyikan senyumannya itu, langsung saja ia memeluk dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang Deon
Deon yang merasakan pelukan Nisa pun dengan senyuman yang mengembang membalas pelukan Nisa, ia tak bisa mengungkapkan rasa senangnya, sesaat setelah adekan pelukan itu Nisa tertidur di dekapan Deon karena Deon merasakan hembusan nafas Nisa yang teratur,
Tak lama ia mematikan TV nya lalu memindahkan Nisa ke dalam kamar nya untuk membaringkan Nisa di ranjang Kamar Nisa agar tidur Nisa nyaman setelab membaringkan dan membiarkan Nisa tidur dengan nyaman ia keluar dari dalam kamar Nisa, ia ingin keluar sebentar untuk melihat oenmbangunan rumahnya karena sebentar lagi sudah jatuh tempo ia harus cepat dan ia akan menyewa beberapa tukang lagi agar rumahnya cepat selesai di bagun.
__ADS_1
nah teman teman ini dia gambar roti yang di buat cek ala Deon untuk Nisa kekasih kesayangannya teman teman....😍😍🥰🥰