Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 19


__ADS_3

" Nisa kau sudah bangun ternyata " Panggil Deon saat ia turun dari kamarnya yang ada di lantai dua lalu berjalan kearah dapur dan ia melihat Nisa yang sudah terbangun dan sedang makan sore


" Ohh Deon, iya kenapa, apa kau mau makan lagi "


" Tidak kau makan saja yang banyak, aku hh anya ingin mengambil air minum " Jawab Deon lalu ia mengambil satu gelas da mengisinya dengan air putih , kemudian ia meminumnya sampai habis


Tak terasa Nisa sudah menghabislan semua makan malam nya masakan yang ia buat memang banyak tapi ia menghabiskannya karena nafsu makannya akan semakin bertambah banyak ketika ia sedang datang bulan, Deon yang tahun itu hanya tersenyum saja, ia kemudian membuka kulkasnya dan ternyata bahan masakan kosong ia lupa ia belum mengisinya tadi ia tidak mampir ke supermarket dahulu saat pindah


Malam menjelang setelah ia melaksanakan kewajibannya Deon dan Nisa pergi ke supermarket untuk membeli kebutuhan dapur dan lain sebagainya .


Deon membeli belanjaan dapur dan Nisa membeli belanjaan bulanannya, ya mereka membagi tugas nya , setelah semuanya selesai mereka berdua pergi ke kasir untuk membayarnya, namun saat mereka berjalan Nisa tidak sengaja menabrak seseorang


" Bruukk" Suara mereka bertabrakan membuat Nisa ingin oleng dan jatuh untung saja Deon sigap dan menagkapnya sehingga Nisa tidak jadi jatuh, tetapi seseorang yang menabraknya yang terjatuh


" Aduhh, kalo jalan hati hati napa sihh " Teriak orang itu marah marah sambil ia berdiri dari lantai tempat ia terjatuh


" Ma maaf mbak saya gak sengaja " Ujar Nisa sedikit cas dan takut kalo orang itu akan marah padanya dan meminta ganti rugi "


" Ehh lohh Deon kamu kok di sini " Ucap nya saat ia sudah berdiri dan menatap orang yang menabraknya namun ia melihat Deon di sana


" Ya, kau hati hati, ayo sayang " Jawab Deon singkat lalu pergi meninggalkan nya yang ternyata itu adalah cinta pertama nya tetapi sudah berlalu


" Hahh siapa wanita yang bersamanya, apakah itu kekasihnya, tidak akan ku biarkan aku akan mendapatkan mu kembali Deon " Gumamnya merasa marah dan kesal


" Deon tadi itu siapa, kau mengenalnya " Tanya Nisa saat mereka berada di kasir membayar belanjaan mereka


" Dia adalah orang yang ku ceritakan satu minggu yang lalu Nisa " Jawab Deon pada Nisa

__ADS_1


" Ohh dia cantik tapi... Sepertinya ia kurang baik " Ucap Nisa pelan tetapi masih terdengar oleh Deon


" Semuanya menjadi 150.000 " Mas icap kasir tersebut


" Ohh ini mbk " Ucap Deon sambil memberikan uangnya laku ia dan Nisa mengambil belanjaannya dan pergi ke luar dari supermarket menuju mobilnya, dan mereka memasuki mobil Deon itu, kemudian Deon melakukannya untuk pergi ke kafe terdekat karena ia belum makan malam


" Nisa ayo kita turun kita makan malam dulu di kafe " Ucap Deon lalu mereka berdua pun turun dari mobil, dan pergi ke dalam kafe untuk makan malam


" Selamat datang di kafe kami " Ucap pelayan kafe yang membukakan pintu untuk menyambut pengunjung atau pelanggan yang datang di kafe tersebut.


Mereka duduk di pojok kanan kafe karena kafe cukup rame , tak berapa lama Dekn memanggil waiters atau pelayan kafe untuk memesan makanan mereka


" Iya ada yang bisa saya bantu mas dan mbak nya, mau pesan apa " Ucap pelayan itu sambil menyerahkan buku menu pada Deon dan Nisa


" Mbak saya pesan spageti bolognese dengan keju di atasnya ya satu sama lemon tea dengan mint satu, " Ucap Deon


" Ehmm saya pesan ini satu sama ini terus ini satu " Ucap Nisa sambil menununjyj nasi goreng seafood dan juga jus alpukat serta Ubi bakar dengannya krim satu "


" Baik silahkan di tunggu sebentar " Ucap pelayan itu lalu pergi


" Nisa makan mu bertambah banyak ya " Goda Dekn pada Nisa dan sebenarnya ia senang jika Nisa makan banyak karena tubuhnya yang kurus sekarang sudah kembali seperti sebelumnya dan berisi lagi


" Sebenarnya aku sedang ada tamu bulanan dan biasanya makan ku akan bertambah banyak, tetapi kadang aku juga jarang makan karena perutku akan terasa mual dan sakit, " Jawab Nisa jujur


" Tidak masalah yang penting kau sehat aku sudah bisa lega dan senang " Ujar Deon sambil mengusap pucuk kepala Nisa pelan .


Setelah menunggu beberapa saat pesanan mereka pun datang lalu keduanya pun makan dengan tenang, tak lama Deon pun selesai dengan makannya dan Nisa juga hanya tinggal ia menghabiskan jus nya serta Ubi nya

__ADS_1


" Deon ubinya manis dan rasanya juga enak , ini lezat sekali " Ucap nya


' benarkah, kalau begitu habiskan lah aku akan ke kasir sebentar " Ucap Deon lalu Nisa pun menghabiskan Ubi nya , sedangkan Deon ia membayarnya di kasir serta ia juga membunuh Ubi ya g ia pesan setelah ia membayarnya din kasir juga membayarnya makanan yang mereka pesan.


" Sudah selesai " Tanya Deon sesaat ia kembali dari kasir untuk memesan beberpa potong Ubi dan membayar pesanannya


" Tinggal jus nya akan ku habiskan dulu, " Jawab Nisa sambil meminum jus nya


" Baiklah pelan pelan saja aku akan menunggumu sampai selesai " Ujar Deon lalu kembali duduk di tempatnya


Tak lama Nisa selesai, dan pesanan Ubi Deon juga sudah di berikan beberapa saat lalu, kemudian keduanya pun pulang ke rumah. Sampai di rumah Deon menata barang barang belanjaannya di lemari es dan di lemari dapur , sedangkan Nisa ia langsung masuk ke dalam kamar nya laku tidur , Deon setelah selsai membereskan barang belanjaannya ia melaksanakan kewajibannya, sesudahnya ia pun juga tertidur karena sangat lelah , hari yang panjang dan melelahkan, belum lagi besok ia juga harus pergi bekerja di butik nya .


Ke esok anda harinya Nisa bangun lebih awal sedangka Deon ia masih tertidur, lalu Nisa keluar dari dalam. Kamarnya danenuju dapur untuk memasak sarapan pagi, karena kemarin mereka baru belanja dan bahan masakan juga sudah penuh dan lengkap akhirnya ia memasak


Nisa memasak Nasi goreng telur dan juga daging balado serta nasi putih pastinya. Setelah ia selesai memasak ia pun menyajikan makanan tersebut kedalam wadah dan merah ya di meja makan, tepat setelah ia selesai menaruh masakannya di meja, Deon pun turu dari kamarnya dengan pakaian kerjanya yang tak biasa biasanya ia memakai sweater dan kardihannya kali ini ia memakai kemeja saja dengan kancing atas yang ia biarkan terbuka, lalu lengan kemeja yang ia lipat sampai siku, di lengkapi dengan jam tangan hitamnya yang setiap hati ia bawa, namun kali ini berbeda ia juga mengenakan bros kancing dengan bentuk bulat warna emas sangat kontras dengan pakaiannya yang serba hitam


" Wawww kau memasak sayang, " Tanya Deon pada Nisa ia sudah duduk din kursinya di meja makan sambil menatap semua makanan yang di masak oleh Nisa seakan itu membangkitkan selera makannya saja


" Iya, akan ku ambilkan, kau ingin makan dengan apa " Jawab Nisa pada Deon


" Hmmm nasi goreng jangan pakai telur tambahkan daging balado nya saja " Ucap Deon


" Baiklah, ini sarapan mu selamat makan " Ujar Nisa membrikan makanan yang ia ambilkan untuk Deon lagunya juga mengambil makannya, ia hanya maka dengan Nasi goreng telur


" Lezat nya, kau sangat ahli untuk membangkitkan selera makan ku, ini enak sekali " Ujar Deon memuji masakan yang di buat eh Nisa kekasihnya itu


" Kau bisa saja, cepat habiskan makanan mu setelah itu Mari kita berangkat " Ucap Nisa, ya dia sudah selesai makan karena ia hanyaenhamnil sedikit laku ia mengambil kotak dua kotak makan dan menaruh msakannya di dalam kotak tersebut untuk ia makan nanti saat di butik, karena Deon belum membiarkan ia ikut bekerja dan ia hanya bisa duduk diam menemani Deon yang bekerja di ruangannya itu.

__ADS_1


__ADS_2