
Satu minggu telah berlalu, dua hari sebelumnya Damian datang kembali dan Deon bertemu dengannya di kafe karena saat itu Damian menyerahkan surat surat perusahaan nya yang ia kembalikan pada Deon sesuai dengan gan perkataannya tempo hati yang mengatakan ia akan mengembalikan nya.
Setelah itu keesokan harinya sesuai perkataan Deon Gilang menjabat sebagai ceo nya di perusahaan nya dan akan mengurus beberapa hal mengenai kantor di sana, sementar Deon dan Roni mereka memiliki berjalan pesanan butik mereka yang akan siap besok dan akan di ambil dan melakukan transaksi nya .
Lalu Nisa ia sudah hamil satu minggu lebih dan mereka amat senang juga sangat menjaga kandungannya karena ini adalah kalinpettama maka harus hati hati agar tidak ada masalah nantinya, Liliana kini juga sudah lebih mandiri lagi dan ia sangat senang juga ia kadang kaki mengelus perut Nisa meskipun belum terlalu terlihat tetapi ia tak sabar menantinya
hari ini adalah hari sibuk untuk mereka semua, Nisa setelah menjemput Lilianan di sekolah ia pulang ke rumah, lalu Deon ia masih berada di butik karena besok pesanan yang mereka kerjakan akan di ambil esok hari.
" Ron ini udah selesai semuanya tinggal kamu pack dan sortir lagi lalu di taruh di kardus, sama karyawan lain juga, saya mau lihat data kantor sebentar " perintah Deon saat ia selesai melihat dan juga meneliti sebagian Pakaikan yang sudah siap tinggal di masukkan ke dalam plastik lalu di masukkan ke kardus agar barang aman tidak ada kerusakan yang terjadi selama proses nya
" Siap Pak Bos " Jawab Roni, setelah nya Deon menuju ke ruang kerjanya melihat beberapa data yang di kirim Gilang melalui email
Tak lama Deon selesai dengan pekerjaannya ia pun pulang lebih dulu karena ia tahu istrinya itu tidak akan makan selain makan masakannya semenjak hamil Nisa memang suka makan dengan masakan suaranya jika bukan suaminya yang masak dan membuat nyania akan merasa mual entah kenapa tapin itulah yang biasa rasakan
Setelah berbelanja di supermarket untuk bahan masakan Deon pin pulang ke rumah, sesampainya di rumah ia di sambut oleh istri dan anaknya yang saat ini sedang menonton TV kartun, selanjutnya setelah Nisa meletakkan tas kerja Deon di tempatnya ia bergabung bersama putrinya yang juga menonton TV kesukaannya, sementara itu Deon membersihkan badannya dan berganti pakaian santai setelah meletakkan barang belanjanya di meja dapur.
Lima menit setelahnya ia telah selesai dengan kewajibannya, Nisa juga sudah selesai karena ia mengerjakan nya bersama Likianan sekalian ia mengajari Liliana untuk melaksanakan sholat
Saat ini Nisa dan Liliana sedang duduk di kursi yang ada di meja makan dapur, sedangkan Deon Ian memulai masak makan siang mereka , kalibini ia memasak telur tornado dengan saus tiram dan juga sop buntut juga nuget daging goreng lalu untuk minumannya cukup air putih jika ingin ada air dengan jeruk nipis dan mint yang segar di tambah soda juga es batu dan perasan lemon di dalamnya
Setelah memasak selama lima belas menit lebih lima detik masakan dan minuman yang di siapkan Deon pun jadi dan telah di sajikan di meja makan, lalu mereka pun makan siang bersama sambil bercanda, meskipun dulu tak ada yang berbicara di meja makan dan suanan hening yang ada, setelah kedatangan Liliana di rumah mereka makan tidak lagi hening seperti sebelumnya mereka bisa bercanda dan mengobrol santai.
Selesai makan siang dan selesai membereskan semuanya Liliana pun istirahat siang karena malamnya ia harus belajar untuk sekolah besok lalu Deon dan Nisa mereka ada di halaman belakang rumah di gazebo sambil menikmati semilir angin yang menerpa mereka berdua
" Mas aku gak nyangka banget deh bisa sama kamu yang awalnya kenal aja enggak tiba tiba tinggal di rumah kanu terus kerja jadi asisten kamu ya meskipun cuman sehari doang, lalu kita menikah sampai sekarang " Ujar Nisa saat ia mengingat bagaimana mereka bertemu sampai menikah sekarang ini
" Aku juga, awalnya aku tidak tertarik dengan yang namanya wanita atau perempuan, lalu ada yang membuatku tertarik tetapi itu tidak bisa membuat ku merasa kan hal semacam ini, lalu Mas ketemu kamu, yang dimana membuat Mas tertarik juga membuat Mas menjadi lebih baik sekarang " Jawab Deon ketika ia juga memikirkan hal yang sama, dukung pernah ada tapi tidak kesampaian dan ia berusia tahu bahwa perasaan yang ia miliki oyun hanya perasaan sayang sebagai sesama teman setelah ia bertemu Nisa maka ia menyadari hal yang belum pernah ia rasakan sela ini
__ADS_1
" Aku merasa lucu aja dan tak terduga, yang awalnya aku hanya seorang penjual kopi sekarang punya suami setampan kamu " Ucap Nisa laluengeratkan pelukannya pada suaminya, ya mereka berbicara sambil berpelukan
" Hmmm setelah mi ini tinggi juga ternyata, baguslah aku juga tak mmengira bisa mempunyai istri secantik kamu dan semenggemaskan kamu sayang ku, " Balas Deon dan mencoba menggoda Nisa sambil menoel noel pipi tembem Nisa.
" Ihh apaan sih kamu suka banget noel noel pipi aku, " Ujar Nisa dengan manja membuat Deon tersenyum dengan lebar pada Nisa.
Malam harinya setelah makan malam Liliana belajar di dalam kamarnya, Nisa menemani Deon di ruang kerja suaminya karena besok Deon akan kebutik dan kekantor sebab besok adalah hari perusahaan Angkasa yang baru yaitu Angkasa Corp yang menjadi perusahaan pakain yang menangani berbagai macam hal seperti desainer atau yang lainnya yang berkaitan dengan fesyen produk pakaian dan nama dari produk pakaian Deon sudah ada sejak ia mendirikan butik nya yaitu merk "D.N" yang di ambil dari nama Deon dan Nisa .
Keesokan paginya seperti biasa mereka sehabis sarapan langsung pergi mengantar Liliana ke sekolah sedangkan Nisa ikut dirinya ke butik dan kantor nanti sebab Deon tak bisa meninggalkan Nisa sendirian karena ia menghkawatitkannya
Lalu selesai mengantar Liliana mereka langsung menuju ke butik karena ada pesanan yang akan di ambil ya meskipun Deon sudah menyuruh Roni untuk itu tetapi ia juga akan mengkonfirmasi nya.
" Pak Bos sama Bu Bos udah dateng aja, silahkan masuk pak Bos, " Ucap Roni dengan sopan menyambut Deon juga Nisa di depan pintu masuk butik sebab karyawan lain belum datang semuanya hanya beberapa saja dan dia menjaga ointu karena pak satpam yang menjaganya belum datang
" Bagaimana pesanannya apakah sudah siap semuanya, tidak ada barang yang rusak atau cacat kan ? " Tanya Deon bertanya pada Roni mengenai pesanan mereka yang akan di ambil sebentar lagi
" Bagus, lanjutkan pekerjaanmu " Ucar Deon dan Riniboun tersenyum karena baru pertama kaki ia di puji oleh Deon .
Tak lama Deon keluar dari butik di ikuti oleh Roni dan beberapa karyawan untuk membantunya mengangkat pesanan tersebut ke depan kafe, sementar Nisa menunggu suaminya di ruang kerjanya sambil membuat beberapa manik manik yang ia bentuk seperti bros karena ia bosan dan kebetulan di ruangan kerja Deon ada alat untuk membuatnya serta manik manik tersebut, dan Nisa membuatnya untuk menghilangkan kebosanan menunggu suaminya itu.
ini untuk gambar makannya ya teman teman
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bagaimana teman teman bagain aku yang ini bagus gak apakah kalian suka dengan yang ini , berikan pendapat dan saran kalian ya...
Dan jangan lupa berikan tanda Like, Vote, dan juga Komentar di bawah ya...
Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😊😊🥰🥰💞💞💞
__ADS_1