
Setelah sampai di rumah Deon Rosa langsung saja masuk ke dalam rumah tersebut setelah ia turun dan keluar dari dalam mobil Deon, dibinuti oleh Deon dan Nisa di belakangnya
" Deon kau mengunci pintunya " Tanya Rosa bibi Deon yang tidak bisa membuka pintunya
" Pakai sidik jari bibi minggir lah akan ku buka pintunya " Jawab Deon laku ia membuka pintunya denganenkan jempolnya ke samping kunci pintu dan terdengar bunyi tiit tanda pintu telah terbuka dan Deon langsung membuka pintu rumah nya mempersilahkan bibi dan Nisa masuk ke dalam rumah
" Sudah terbuka, masuklah bibi, Nisa ajaklah bibi ke ruang tamu aku akan menyiapkan makan malam kita juga makanan untuk menyambut bibi di rumah, ajaklah bibi mengobrol " Ucap Deon pada Nisa saat akan meninggalkan mereka dan memasak di dapur untuk makan malam sekalian untuk menyambut kedatangan bibinya itu yang baru kembali dari luar Negri tapi tidak dengan pamannya atau keponakannya.
" Baiklah, aku akan mengajak bibi " Jawab Nisa
" Mari bi kita ke ruang tamu, mas Deon akan memasak untuk makan malam kita , " Ajak Nisa pada Rosa
" Ohh anak itu masih ingat rupanya, makanya dia mengajakku langsung pulang karena ia tahu aku tidak pernah makan sembarangan apalagi makanan yang tidak bersih " Gumamnya lalu mengikuti Nisa menuju ruang tengah
Setelah mereka duduk di ruang tengah Rosa langsung bertanya dengan berbagai pertanyaan pada Nisa
" oohh ya namamu Nisa kan, kau ketemu dengan Deon berapa lama, apa kalian tinggal satu rumah satu atap ini, berapa lama kau tinggal dengan Deon dan kenal dengan anak kurang bawang itu, " Serbuan pertnyaan keluar dari bibir Rosa begitu mereka duduk di sofa ruang tamu
" Eee, bibi bisakah bibi bertanya satu satu, " Ucap Nisa merasa tak enak hati
" Ah hahaha baiklah baiklah ceritakan bagaimana kau bisa bersama dengan deon anak kurang bawang itu "
" Bibi itu sangat memalukan, aku hanya seorang penjual kopi yang bari buka seminggu di dekat jalan kantor perusahaan Deon, lalu mas Deon membeli kopi ku yang ia minum di kios kecil ku itu, tak lama saat aku akan menutup kosnya aku membangunkan nya, dan dia malah menarik ku, dan pamanku yang tiba tiba datang menurutku yang tidak tidak, lalu ia menghancurkan kuis ku mengambil semua uang ku, lalu mas Deon ia menarik ku dan mengajak ku ke apartement nya " Cerita Nisa lalu tiba tiba Deon datang membawa dia gelas air minum dan ia meletakkan di atas meja, setelahnya ia menyambung cerita Nisa
" Lalu semuanya mereka mengalir bibi, aku sakit dia merawat ku dan, anehnya aku tak merasakan apapun saat berdekatan dengannya dan rasanya aku bisa mengatasi masalah itu, lama kelamaan aku mengajaknya tinggal bersama, awalnya Nisa tak mau tapi dengan bekerja ia akhirnya mau, sampai sekarang " Sambung Deon menceritakannya pada bibinya itu
" Oouuhh sepertinya Nisa bisa menghilangkan nya dan membantumu mengatasi dan sembuh Deon, lalu ceritakan masalah perusahaanmu yang hilang di tangan orang sekarang "
" Biarkan Nisa yang menceritakan nya aku harus membuat makan malam bibi, dan minumannya sudah kuletakkan di meja " Kesal Deon karena ia tahu kalo bibinya itu sedang memancingnya untuk menceritakan semuanya termasuk hubungannya dengan Nisa maka ia pun menyerahkannya pada Nisa untuk menghindari dari godaan bibinya nanti , lebih baik ia masak di dapur dari pada kena semprot bibinya yang akan menggoda habis dirinya nanti pikir Deon
Setelah mengatakan itu, Deon pun langsung pergi kedapur untuk meneruskan masaknya usai memberikan minum pada Nisa dan bibinya di ruang tamu
__ADS_1
" Nisa ceritakan padamu, anak bawang itu tak mau menceritakan nya pada bibinya ini " Ujar Rosa dengan nada yang di buat sedih dan kesal Nisa tahu itu dan ia mau tak mau menceritakan semuanya
Dua wanita di ruang tamu itu nampak sangat menikmati pembicaraan mereka walau mereka baru bertemu sebentar tapi mereka terlihat sangat akrab dan dekat, sedangkan Deon ia menghangatkan nasi goreng yang di buat Nisa dan daging balado yang di buat Nisa pagi tadi, lalu Deon menambahkan dengan steak daging ayam, juga sawi putih gulung yang berisi daging cincang dengan bumbu pedas yang menggugah selera .
Setelah kurang lebih satu jam Deon selesai dengan masakannya ia kemudian beralih untuk membuat minuman dengan perasaan jeruk manis , setelah selesai Deon kemudian membuat makanan penutup atau pencuci mulut yaitu Dessert coklat , pir madu dengan krim manis, juga asinan buah
Setelah ia selsai membuat dessert tersebut ia menaruhnya di dalam kulkas agar dingin dan rasanya juga semakin enak dan lezat tentunya
Karena hari sudah sore Deon dan Nisa pun pergi membersihkan dirinya dan menunaikan kewajiban nya, lalu Risa juga ia ikut membersihkan dirinya setelah sore tiba dan Deon mengatakan bahwa ada kamar mandi satu di dapur dan pakaian ganti ada di kamar tamu milik Nisa, dan benar saja bibinya itu mandi di dalam kamar mandi di kamar tamu sedangkan Nisa ia mandi di kamar mandi dapur, Rosa memakai pakaian ganti milik Nisa, sedangkan Deon ia membersihkan dirinya di kamarnya yang ada di lantai dua setelah semuanya rapi mereka menuju ruang tengah untuk melanjutkan obrolan mereka sambilenunggu malam.
Cerita mengalir begitu saja tanpa terasa sore berganti malam. Setelah Deon dan Nisa sholat maghrib, dan bibinya itu tak sholat karena sedang kedatangan tamu,
Mereka menyiapkan makan malamnya di meja makan dapur , hidangan yang sangat menggiurkan ingin rasanya cepat cepat untuk memakannya nya.
" Deon kau masak sebanyak ini " Tanya Nisa saat tahu Deon masak sangat banyak
" Ya sebenarnya aku mengadakan syukuran u tuk rumah baru kita ini, aku juga mengundang Gilang ke sini tapi sayang nya dia tak bisa hadir karena harus lembur kerja " Jelas Deon, ya tadi siang ia sempat menghubungi Gilang temannya karena akan mengadakan syukuran untuk rumah nya namun Gilang tak bisa datang karena pekerjaanya, untung saja bibinya datang jadi ia tetap mengadakan syukuran rumahnya, kali ada sisa nanti bisa di bagikan ke tetangga mereka atau menghangatkannya untuk dimakan esok paginya.
" Ohh begitu kalo begitu kenapa tidak di bagikan sekarang saja, setelah itu kita makan bersama bagaimana " Usul Nisa
" Baiklah aku ambil kotak makannya dulu " Icao Deon lakuengambil beberapa kotak makan yang berbahan sterofom karena setelah itu kotak makannya bisa di buang tidak menghabiskan kotak makan mereka dan juga membuatnya lebih nyaman jika di berikan pada orang lain
" Ini kalian atur nanti akan ku bagikan " Ujar Deon mereka gerah beberap kotak tersebut pada Nisa dan bibinya , lalu kedua perempuan itu memasukkan nasi dan lauk pauknya yang sudah di siapkan dan di masak eh Deon setelah selesai, Deon pun mengantarkannya ke beberapa tetangga yang ada di samping kanan dan kiri rumahnya juga depan rumahnya, lalu saat ia mengantar nya ke rumah depan rumah nya, ternyata orangnya tidak ada, kebetulan ada anak kecil yang lewat kita kira ia berusia kurang lebih lima tahunan ia tampak kurus dan tak terawat laku anak kecil tersebut duduk di tersebut rumah nya dan memegangi perutnya, Deon yang melihatnya langsung menghampirinya karena rasa kemanusian dan juga kasian melihat nya
" Hei anak kecil kenapa kau duduk di sana, mana orang tuamu hmm" Tanya Deon saat ia menghampiri anak tersebut dan duduk di samping anak kecil itu
" Ma maaf om saya, . " Anak itu tak melanjutkan ucapannya karena tiba tiba saja ia pingsan dan dengan segera Deon menggendongnya dan membawanya pulang
" Bibi... Nisa.. " Panggil dein saat ia memasuki rumah sambil menggendong anak kecil tersebut yang sedang pingsan
" Deon ada ap paa " Ucap Nisa terkejut melihat Deon ya g menggendong anak kecil yang sedang pingsan begitu pula dengan Rosa yang sama terkejutnya
__ADS_1
" Kau membawa anak orang " Tanya Rosa pada Deon
" Bibi orang depan rumah tak ada, niatnya tadi aku ingin memberikan makannya pada anak kecil ini yang duduk di depan pangar teras depan rumah saat kutanya ia pingsan ya aku bawa lah bi, kau jangan menuduh ku yang aneh aneh bibi cantik " Kesal Deon pada bibinya itu dan menjelaskan semuanya yang terjadi
" Ahh baiklah anak bawang kemarikan makanannya " Ucap Rosa laku meraih kotak makan yang tersisa satu itu
" Nisa tolong bersihkan dia dan gantikan pakaiannya nya setelah itu saat dia sadar ajak kemari agar ikut makan bersama kita " Perintah Deon laku berjalanenunu kamar tamu kamar Nisa dan hanya di angguki oleh Nisa.
nah teman teman semua ini adalah gambar masakan Nisa dan Deon ya... 🥰🥰🥰
# steak daging ayam
# Nasi goreng telur
# nasi daging balado
# sawi gulung
Nah ini untuk makanan penutup nya ya kawan kawan
__ADS_1