Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 80


__ADS_3

Setelah makan siang Lilianan bersiap untuk ke kafe, dan saat bersiap tidak sengaja melihat Adiknya Andra sedang vidio call an sama teman sekolahnya di ruang keluarga,


" Dek kamu lihat buku kakak gak yang tadi kaka taruh di meja sini " Tanya Lilian karena ia merasa meletakkan buku novelnya di sana saat menunggu Andra pulang sambil nonton TV bersama kedua ora g tuanya yang sekarang meteka ada dub halaman belakang dan juga ruang kerjanya


" Hmm Lihat tadi Andra beresin Nah gitu kak ada di atas almari deket TV " Ucap Andra


" Oh iya makasih, kaka pergi dulu, istirahat udah siang "


" Iya kaka ku sayang, " Jawab Andra , padahal ia sedang melakukan vidio call dengan teman temannya yang ada di grup chat, namanya group tiga sekawan


" Ehh sore ya tadi itu kakak gue, " jelas Andra pada kedua temannya itu


" Hmm elah santai aja kali, Ohh iya jadi besok lo mau ikut eskul apa udah lama juga masa lo masih belum mau ikut sih yang lainnya lo udah pada ikut juga "


" Masih mikir dia Bas, kan lo tahu Aidan "


" Iya juga ya, Ver "


" Ishh kalian nih , iya iya gue bakal ikut eskul, besok deh gue daftar " Jawab Andra pada mereka berdua di vidio call tersebut


" Ehh udah siang nih biasanya gue tidur siang udah dulu ya, kali mau kapan kapan mampir rumah gue gimana "


" Boleh tuh oky siap " jawab keduanya lalu sambungan vidio call tersebut putus , tak lama Andra pun menuju kamarnya untuk istirahat siang.


Sesampainya Lilianan di kafe, ia langsung masuk dan menuju ke kantor milik ayahnya yang sekarang menjadi miliknya karena sejak kuliah ia sudah mengambil alih kafe karena ingin belajar untuk mengelola kafe tersebut dan juga butik, tetapi kadang kala ia ke sana bersama Ayahnya dan juga Bundanya


" Permisi mbak, bisa ke ruangan saya sekarang " Ujar Lilianan pada menjer kafe "


" Baik mbk " Jawab sangbmenejer tersebut lalu Lilianan masuk ke dalam ruangannya dan duduk di kursi kerjanya, juga membuka laptopnya untuk melihat perkembangan kafe, dan menata data data kertas kertas yang berada di meja kerjanya yang setiap bulan pasti akan di lihatnya.


" Permisi mbk "


" Masuk mbk " Ucap Liliana saat mbk menejer ingin masuk ke dalam ruangan tersebut


" Bagaimana perkembangan kare apakah ada masalah atau komplain dari pelanggan " Tanya Liliana padanya


" Tidak mbk, Lili mereka tidak ada yang komplain, dan setiap hari juga pelanggan kita semakin banyak apalagi dari kalangan anak muda dan anak sekolah "


" Hmmm, lalu pemasukan setiap bulannya dan pengeluaran apakah ada masalah "


" Tidak, semuanya normal hanya saja salah satu koki kita ada yang keluar karena masalh keluarga dan dia pulang kampung laku untuk biaya pedanginnya juga sudah saya atur sesuai dengan peraturan Mbak Lili jika adanpekerja yang berhenti " Jelas sang menejer tersebut.


" Ya baiklah, untuk pekerja saya serahkan pada mbk nya, ohh iya sebentar lagi ada teman saya ke sini tolong saya pesan minuman sama makanan ya, lemon tea 2 sama kue red velvet nya 2 ya mbk , di meja nomor tujuh "

__ADS_1


" Baik akan segera saya siapkan, kalo begitu saya permisi "


" Ya, kembali bekerja jika ada amasalh langsung laporkan ke saya atau ke Ayah saya "


" Baik mbk "


Setelah itu Liliana keluar dari ruang kerjanya dan menuju bangku nomor tujuh, dan duduk di dana, lalu tak lama kemudian temannya, Yang bernama Vivian datang dan melihat Liliana ada di meja nomor tujuh sambil bermain ponsel .


" Hai, Li udah lama nunggu kamu di sini , maaf ya telat " Ucap Vivian yang baru datang dan menyapa Liliana lalu duduk di depan Liliana


" Ehh Vian ngangetin aja sih kamu tuh, enggak akun aja baru dateng ya udah agak lama sih karena kontrol kace sekalian tapi beneran deh aku baru duduk di sini nunggu kamu " Ucap Liliana


" Wahh udah kayak bos aja sih "


" Ohh ya ini novel kamu yang kemaren aku pinjam, makasih ya, tapi ceritanya membosankan juga kata kata dan kalimatnya banyak yang di ulang-ulang sampai hafal alur ceritanya, karena ngaret cerita "


" Heheh makanya aku juga males sih sebenernyaau baca tapi masak hanya semua novel udah aku baca, tinggal yang satu ini, ini aja bukan punya ku tapi punya kakak ku "


" Ohh gitu, ohh ya, beberapa hari lalu aku coba coba sih sebenarnya aku coba buat tulisan di laptopnya Ayah ku ya sekedar cerita pendek lah udah banyak sih gimana kalo kita terbitkan di penerbit buku XX kemarin sih aku lihat mereka bisa menerbitkan buku atau naskah yang dikirim "


" Boleh tuh coba aja mana mungkin bisa kau dapat penghasilan tambahan ya buat sampingan lah selain ngurusin buruk sama kafe mu kan "


" Hmmm kalo gitu ya bilang dulu sama Bunda ku "


" Ohh iya terimaksih "


Pesanan mereka datang di tengah percakapan mereka, lalu Liliana menyuruh temannya itu untuk meminumnya dan memakan pesanannya, karena hari juga sudah akan menjelang sore juga


" makan tuh pesenan udah aku pesenin "


" Tahu aja kamu, maksih lo "


" Sama sama " Jawab Liliana, kemudian keduannya pun memakan pesanan mereka, setelah selsai Liliana pun membayarnya di kasir, selanjutnya Vivian pulang ke rumah nya, juga Liliana setelah berpamitan dengan menejer kafe ia pun juga pulang karenabharibjuga sudah sore.


Sesampainya di rumah Liliana langsung menuju ken kamarnya untuk membersihkan diri di kamar mandi dan berganti pakaian santai, malam ini Deon mengajak keluarga kecilnya untuk makan malam diluar yaitu di kafe nya.


Malam harinya setelah melaksanakan kewajibannya mereka pun berangkat ke kafe dengan mobil Deon, dan kebetulan ini adalah hari malam jum'at malam akan banyak anak anak nongkrong di kafe hanya dengan kopi dan juga camilan ringan, karena memang diblafe Deon setiap hari Kamis akan banyak orang yang datang di waktu malam karena hari akan mendekati akhir pekan, yang artinya hari akhir pekan kafe Deon akan tutup maka sebelum tutupetekanoun akan nongkrong sepuasnya.


" Bun rame kali lo kafe Ayah, " Ucap Andra yang barubkalubini melihat kafe milik Ayahnya serame ini, di hari biasa tidak akan serame ini


" Ya memang gini kalo hari Kamis " Jawab Nisa


" Makan di ruangan Ayah mau ada di atas ruang kerja, di ada sofa sama meja juga kok " Tawar Deon pada Andra dan yang lainnya

__ADS_1


" Gak seru Yah di sini aja rame juga bisa lihat konser kan " Ucap Liliana menolak tawaran Deon


" Emang ada konsernya juga kak ? " Tanya Andra


" Hmm ada, setiap Kamis pasti ada konser anak muda mau nyumbang lagu boleh, mau nyanyi juga boleh atau mau nunjukin bakat juga boleh dapat minuman gratis air mineral botol " Jelas Liliana pada Andra


" Ohhh Andra baru tahu kalonkage Ayah ada konsernya juga "


" Terus ini kalian mau dimana mumpung masih ada bangku kosong itu di dekat panggung " Ujar Nisa pada mereka berdua


" Ya di sini aja kali Bun, Yah lihat konser juga Andra mau tahu "


" Iya, Yah kan asik kalo rame "


" Ya sudah kita kesana, mumpung kosong nanti kaki kelamaan gak bisa karena udah ada orangnya " Ucap Deon kembali, setelahnya merekapun menuju bangku meja nomor 20 di dekat panggung , tak lama pelayan datang memberikan menu makan dan minuman untuk merekan pesan, setelah melihat lihat, mereka memesan nya, Deon memesan es kopi dan juga nasi goreng spesial, sedangkan Nisa memesan es teh dan makanannya sama dengan suaminya, lalu Liliana memesan es boba rasa gula aren dan juga nasi goreng seafood, dan terakhir Andra ia memesan es teh susu dan makannya juga sama seperti kakaknya, dan akhirnya mereka memesan dua nasi goreng spesial dan nasi goreng seafood untuk mereka makan malam sedangkan minumannya mereka memesan yang mereka mau, untuk makanan penutupnya mereka sepakat untuk memesan Panna cotta dan juga es mutiara.


setelah mencatat pedanan tersebut pelayan pun pergi untuk memberitahukannya pada koki di dapur, sambil menunggu pedanan datang, Deon yang melihat band anak muda pun memanggil salah satu dari mereka ia ingin menyumbang lagu yang baru baru ini pada mereka, dan mereka merespon dengan senang hati.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Cerita masih bersambung ya, teman teman ikuti terus cerita aku...


Dan jangan lupa berikan like serta komentar di bawah ya...


Dalam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2