Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 65


__ADS_3

Liliana masuk kedalam rumah dan langsung menuju dapur untukengambikkan trman temannya minum juga camilan untuk mereka yang berada di ruang tamu


" Haii kalian idahbnunggu lama ya " Panggil Liliana pada dua temannya sambil ia membawa satu nampan berisi tiga minuman dan dua mangkuk camilan untuk teman temannya di ruang tamu


" Ehh, Lili enggak Li kami baru aja dateng, " Jawab mereka lalu Liliana menaruh nampan tersebut di atas meja dan duduk berganbung bersama dua temannya


" Ohh, naik apa kalian ke rumah ku? " Tanya Liliana pada mereka berdua


" Naik motor sih kita berdua boncengan, ohh iya radi yang bukain pintu itu Ayah kamu, " Ujar salah satu temannya yang bernama Sofia sedangkan yang satunya bernama Intan


" Iya emang kenapa, ganteng ya... " Jawaban Likianan sambil menebak apa yang mereka pikirkan


" Nah iya, makanya anaknya cantik nih buktinya kamu "


" Adek lo juga untuk banget tadi di gendong sama Ayah kamu " Ujar Intan menyambung ucapan Sofia


" Emang bisa aja ya kalian tuh, Bunda ku juga cantik elah , main yuk " Ajak Likianan pada mereka


" Main , main apaan? " Tanya Sofia


" Enggak tahu, mainan aku aja boneka "


" Masih main bonek kamu Li "


" Ya enggak sih tapi kan kalo malem sukanya meluk tuh boneka puk gitu bisa jadi guling atau bantal sekalian heheh " Jelas Liliana


" Ohh, terus sekarang Bunda sama Ayah mu di mana Aku gak lihat mereka dari tadi " Ujar Intan yang sejak tadi ia tak melihat kedua orang tua Liliana


" Ohh mereka di taman belakang main sama adik aku "


Jawab Liliana laku ia beralih menyalakan TV dan obrolan mereka sambil menonton TV dan makan camilan terasa seru dan tak terasa waktu sudah beranjak siang


Dekk dan Nisa serta Andra masih di taman belakang, dan saat ini sudah mendekati waktunya makan siang lalu mereka pun masuk ke dalam rumah untuk Deon ia akan memulai masak makan siang mereka


" Liliana sayang " Panggil Nisa manggil putrinya itu


" Bunda mu tuh manggil "

__ADS_1


" Iya Bunda, sebentar ya aku ke sana dulu "


" Kenapa Bun? " Tanya Liliana di dekat dapur karena Nisa sedang berjalan kesana sambil menggandeng Andra dan Deon berjalan di belakang mereka


" Kamu ajak Andra main dulu gih, temen temen kamu belum pulang kan "


" Belum sih Bun kenapa emang "


" Ohh ya udah nanti sekalian makan siang aja di sini Bunda mau bantuin Ayah masak dulu "


" Oky Bun siap , Andra ayo mau sama kakak ada teman tan kakak juga di sana " Ajak Liliana slalu ia mengajak Andra ke ruang tamu dan bermain bersama teman teman nya juga, kadang Liliana mengajak main makanan anak kecil seperti makanan tebak gambar yang ada di kartu, lalu tebak tebakan dan lain sebagainya.


Sementara itu Nisa membantu Deon untuk menyiapkan makan siang mereka , Makan siang mereka adalah sayur bayam dengan jagung manis juga ada lauknya tempe dan tahu gorengnya, serta ada telir ceplok yang di bumbui dengan kuah bali karena warnanya merah, dan ada krupuk nya agar lebih nikmat makanannya ada kres kres nya gitu,


Tak lama makan siang mereka pun jadi dan NDeon pun menyajikannya di meja makan lalu Nisa memanggil mereka untuk makan siang


Sebenarnya saat makanan siap tadu kedua teman Liliana ingin pulang karena sudah siang tetapi oleh Nisa mereka di suruh makan siang terlebih dahulu, dan akhirnya mereka makan siang bersama di rumah Liliana, setelah selesai makan siang barulah Liliana mengantar tannya kedepan pi tu karena mereka pulang setelah makan siang.


Sesudah mengantar temannya pulang ke depan pi tu tadi, Liliana masih ingin makan lagi dan ia amalan lagi dengan telur ceplok nya yang di masak Ayah nya dan Bunda tadi dan nasi putih dan tempe goreng


" Sedangkan Deon ia melaksanakan kewajibannya lalu Nisa ia menidurkan Andra, sekalian ia ikut tidur juga dengan Putra nya di dalam kamar.


Dan Liliana pun menuruti perkataan Ayahnya setelah makan dan mbereskannya ia melaksanakan kewajibannya, lalu istirahat dikamarnya sambil membaca webtoon atau novel kesukaannya di ponselnya


Malam harinya setelah makan malam keluarga kecil tersebut bermain bersama dan saat sudah malam Andra yang sudah mengantuk pun akhirnya tertidur dengan Deon dan Nisa di dalam kamar, lalu Liliana ia juga tidur malam, tetapi ia tak bisa tidur, untuk membuatnya mengantuk biasanya sang Ayah akan membuatkan nya susu hangat, tetapi ia tak ingin membangunkan Ayahnya ia harus bisa membuatnya sendiri, kemudian Liliana turun kebawah untuk membuat susu hangat nya, namun saat ia turun kebawah lampu dapur menyala dan ia melihat Ayahnya sedang membuat sesuatu


" Ayah " Panggil Liliana setelah ia menghampiri Ayahnya


" Liliana kamu belum tidur, mau buat susu hangat ya " jawab Deon saat ia mendengar panggilan putrinya itu


" Hmm iya, terus ini Ayah buat apa kok malem malem sih buatnya? " Tanya Liliana


" Ini Ayah lagi buat kopi karamel machiato, kamu mau juga " Jawab Deon


" Ohh kopi kirain apa, buat apa Yah kan udah malem, emang Ayah mau kerja malem apa " Ujar Liliana sambil ia membuat susu hangat nya yang rasa vanilla kesukaannya


" Tahu aja kamu, tadi Ayah sih udah tidur sama Bunda mu ehh dapet kerjaan dari kantor kalo ngerjainnya besok, bisa terlambat karena waktunya besok pagi pagi sekali " Jelas Deon pada putrinya itu

__ADS_1


" Gitu ya, terus siangnya gimana belajar masaknya Liliana Yah, " Ucap Liliana


" Bisa kalo itu, paling Ayah enggak ke butik, cuman kantor aja sih, "


" Kalo kafe gimana? " Tanya nya


" Di atur sama Bunda sayang kamu tenang aja "


" Ohh ya udah, Liliana balik ke kamar dulu, susunya juga udah Liliana minum, jangan sampek lelah loh Yah nanti suara Ayah jelek kayak kodok Liliana gak mau " Ujarnya lalu pergi meninggalkan Ayahnya yang masih membuat minumannya untuk bekerja malam ini, karena tadi tidak sempat, bukan tidak sempat masalahnya itu Gilang asistennya mengirim berkas dan emailnya aja baru tadi saat Deon memejamkan matanya sebentar, alhasil Deon membuat kopi karamel machiato nya yang sudah lama ia tidak meminumnya.


Setelah jadi Deon membawanya ke ruang kerjanya untuk melihat berkas dan email yang baru saja di kirim Gilang saat ia akan tidur tadi.


Sampai larut baru Deon selesai mengerjakan berkas berkasnya dan ja juga sudah melihat email dari Gilang, kopi yang di buatnya pun juga sudah habis, sekarang malam sudah larut, lalu Deon menuju kamarnya yang berada di bawah setelah meletakkan gelasnya di meja dapur


Ia merebahkan dirinya di kasur kamarnya, menjelajahi alam mimpi sampai pagi menjelang dan aktifitas sehari hari pun kembali .


.


.


.


Teman-teman ini dia karamel machiato yang di buat Ayah Deon ☕☕



.


.


.


.


.


Bagaimana teman-teman kalian suka tidak, aku harap kalian suka sih heheh..

__ADS_1


Jangan lupa berikan saran dan pendapat kalian ya, serta berikan Like, Vote, dan Komentar dibawah ya, dukung aktif terus untuk berkaya oky...


Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞💞


__ADS_2