Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 75


__ADS_3

Setelah rapat selesai tak terasa waktu sudah siang dan Nisa juga Andra telah pulang ke rumah, Deon yang baru saja selsai rapat dan meeting dengan klien pun segera keluar dari ruang kerjanya ia menuju dapur untuk menyegarkan tenggorokannya dengan minum air putih karena jus dan camilan yang ia bawa telah habis, tetapi untuk persediaan keluarga, camilan masih banyak karena Deon membuatnya banyak.


" Mas kamu dari mana mentang mentang udah enakan nanti sakit lagi baru tahu kamu lo " Ujar Nisa saat melihat suaminya keluar dengan dua mangkuk dan satu gelas di nampan dari ruang kerjanya, karena Nisa dan Andra sedang menyiapkan makan siang mereka sambil menunggu Lilianan pulang sebentar lagi Dein akan menjemputnya di sekolah.


" Dari ruang kerja tadi ada meeting klien sama rapat, " Jelas Deon laku meletakkan nampan di meja dapur dan mengisinya kembali dengan camilan nya yaitu roti boy dan juga kukisnya lalu meletakkan di meja makan dan setelah itu ia ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil menjemput Liliana pulang


" Terus kamu mau kemana lagi ini makan siang nya udah mau siap "


" Jemput Lili dia bentar lagi pulang, ohhbiya ada puding di kulkas kamu ambil buat seger seger "


" Iya kamu hati hati jangan ngebut " Peringkat Nisa lalu Dein kekuar dan memasuki mobilnya kemudian ia melayani mobilnya dengan kecepatan sedang sampai di depan gerbang sekolah Liliana laku Dein pun menunggu putrinya di dalam mobil sambil bermain ponsel dan melihat sekitar, karena Deon hanya bermain block puzzle di ponselnya atau menata bata saja, lalu saat di lihatnya bubaran sekolah Dein menghentikan bermainnya dan membuka setesetengah kaca mobilnya.


" Ayahhh " Panggil Liliana saat ia tahu mobil Ayahnya sudah ada di depan gerbang dan kacanya di buka setengah


" Ayaah udah lama nunggu di sini " Ucap Liliana sambil memasuki mobil Ayahnya


" Baru sampek, kita pulang atau kamu mau beli apa gitu sebelum pulang " Jawab Deon


" Pulang aja Yah, lagi males pengennya tadi di kantin beli kukis kan ada kukis kelapa yang baru itu tapi udah habis di beli sama yang lain " Ujar Liliana mengatakan bahwa ia ingin kukis kelapa yang baru dan itu adalah kukis kelapa rasa kelapa muda


" Ohh jadi Putri Ayah mau kukis, ada di rumah sayang ada banyak kalo kamu mau tadi Ayah buat kukis tadi bukan kukis kelapa muda yang kamu sebutin tapi kukis coklat kamu mau " Ujar Deon dengan senyum samar sambilelajukan mobilnya dan tangan satunya mengusap kepala Liliana lembut


" Beneran Yah , yaudah pulang aja " Ujar Liliana senang karena Ayahnya membuat kukis meskipun bukan yang dia inginkan tetapi ia senang akhirnya dia bisa makan kukis juga .


Jadi mereka akan langsung pulang, di rumah Nisa sudah menunggu keduanya sambil makan siang bersama Andra yang belajar makan sendiri meskipun terkadang masih berceceran tetapi lama lama ia bisa makan dengan rapi juga


Selesai Nisa makan siang dan Andra juga sudah selesai makan, mereka kekamar lalu tidur siang atau istirahat siang, tak lama Deon dan Lilianan pulang dan langsung masuk ke dalam rumah sehabis memarkirkan mibulnya di garasi mobil, Liliana langsung menuju kamarnya dan membersihkan diri juga berganti pakaian, Deon pun juga sama ia membersihkan diri juga, setelah selesai keduanya turun untuk makan siang.

__ADS_1


" Yahh Bunda sama Andra mana kok gak makan siang " Ujar Liliana karena hanya berdua bersama Ayahnya saja bunda dan adiknya tidak ada


" Mungkin Bunda sama Andra sudah makan siang, sekarang mereka tidur istirahat " Balas Deon sambil menyiapkan makanannya , dan di angguki oleh Liliana , lalu mereka makan dengan tenang, kukis juga roti boy serta puding yang di buat Deon masih ada di atas meja makan karena Nisa menaruhnya di sana seperti ucapan suaminya padanya tadi sebelum pergi,


Kemudian selesai makan siang Liliana mengambil beberapa kukis dan memakannya, ia merasakan kukis itu sangat enak karena aromanya yang wangi dan rasa coklat yang meluber juga renyah ia memakan kukis tersebut hingga setengah, lalu berganti mengambil satu roti boy dan ia lebih suka makan kukisnya itu


sedangkan Deon ia memakan puding nya satu , dua lalu membersihkan piring kotor tersebut, Lilianan juga mengambil satu puding alpukat tersebut, dan setelah habis satu puding ia merasa sangat kenyang sekali, sesudahnya ia juga membersihkan piring dan gelas kotornya.


Deon sudah selsai membereskannya lalu ia menuju sofa ruang tengah ia berbaring di sofa sambil menyalakan musik di ponselnya lalu tidirenuju alam mimpinya, sedangkan Liliana nia maraton drama atau membaca novel di ponselnya karena tak bisa tidur juga masih kenyang jadi ia beralih untuk maraton drama dan membaca novel saja demi menghilangkan kebosanannya karena semuanya tidur siang.


Malam harinya mereka menghabiskan waktu dengan bersantai juga bermain bersama Andra di ruang tengah sambil memakan camilan dan nonton tv, Nisa menonton tv sambil menemani Lilianan belajar dan Deon menemani Andra yang sedang berhitung dan mewarnai gambar .


" Bun di sekolah tadi guru gambarnya bilang kalo kita di suruh buat kerajinan tangan Bun sebagus yang kita buat terus besok saat ada pelajarannya akan di nilai sama gurunya " Ujar Liliana pada Bunda nya setelah ia selsai belajar dan ikut bontot tv


" Hmm, kalo bunda sih gak terlalu bisa buat kerajinan tangan, bunda cuman bisa buat bros bunga, gelang dan kakung dari manik manik selain itu Bunda gak terlalu pandai, coba kamu tanya Ayah " Jelas Nisa karena memang ia hanya bisa membuat itu saja atau jepit rambut dan bando itupun di bantu boleh Deon


" Ya kenapa sayang kok cemberut " Ucap Deon menjawab panggilan dari putrinya


" tadi dikelas ada guru gambar kesenian waktu pelajaran seni budaya terus kita di suruh buat kerajinan tangan Yah laku saat besok ada pelajaran nya itu di nilai sama gurunya " Ujar Liliana menjelaskan seperti ia menjelaskannya kepada Bunda nya tadi


" Ohh kerajinan tangan, emang kamu mau buat apa sayang nanti ayah bantu buatnya " Ucap Deon


" Gak tahu katanya terserah yang penting bagus dapat nilai bagus juga " Ujar Liliana kembali


" Hmmm kaki gitu kita buat kotak penalti cil aja dari botol lalu di rajut besok kita beli benang nya dan jarumnya, karena Ayah gak punya jarum sama benang rajut nya, kali botol kita bisa pakek botol bekas air mineral yang ada " Jelas Deon pada Liliana


" Yeyy besok Lili ikut ya kalo Ayah beli "

__ADS_1


" Iya pulang sekolah kita beli " Balesnya dengan senyum yang mengembang begitupun dengan Liliana yang tampak senang terlihat dari ia yang terus tersenyum sambil merapikan buku pelajarannya lalu menaranya dj ransel agar besok bisa langsung berangkat karena sudah di siapkan semuanya .


Karena malam semakin larut Nisa membawa Andra ke kamarnya sesudah merapikan buku buku gambar dan buku tulis milik Andra dan menaruhnya pada tempatnya, Liliana juga sudah tidur di kamarnya, lalu Deon iya juga ingin tidur namun ia urungkan karena ada pesan dari Roni karena ia kesusahan mencari tema dengan desain yang sudah klien itu berikan tadi pagi akhirnya Roni mengirimkan email pada Deon saat larut malam .


" Aihh ni anak gak tahu waktu, udah malam lagi besok ajalah " Gumam Deon namun pesan dari Rini tidak berhenti karena ia terus mengirimi Deon dengan tema tema yang din pikirkan saat melihat desain itu


" Haaaahhh " Hela nafas panjang Deon, lalu ia membalas pesan tersebut untuk melanjutkannya besok saja karena hari sudah malam dan larut, setelah ya ia segera mematikan ponsel ya juga tv yang masih menyala tersebut lakuenyusul istrinya yang sudah tidur di kamar bersama Andra, Deon tidur dengan Nisa dan Andra sampai menjelang pagi.




.


.


.


.


.


.


Haii semuanya, ikuti terus ceritanya, masih bersambung nih, novelnya Author slow update ya sekarang bila kalian punya pendapat atau saran boleh banget nih...


Dan jangan lupa berikan tanda like serta komentar di bawahnya...

__ADS_1


Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞💞


__ADS_2