
Tidak lama Gilang pun datang lalu Mereka bertiga mengobrol bersama, dan ketiganya mengobrol tentang kejadian kemarin serta bisnis, ya biasa lah karena sudah lama tak berjumpa akhirnya mereka pun menghabiskan waktu bersama sampai siang hari sambilenilmati camilan yang Deon buat pagi tadi .
Setelah nya mereka semua pun masuk ke dalam rumah karena hari sudah siang, Nisa dan Liliana pun istirahat, sedangkan Deon dan Gilang ia mengantarkan Dimas ke bandara karena siang ini Dimas harus kembali ke negaranya sana, untuk urusan bisnis bisa di bicarakan melalui email atau sambungan telpon dan vidio.
Selesai mengantarkan Dimas ke bandara Gilang dan Deon langsung pulang ke rumah mereka, sesampainya di rumah setelah menyelesaikan kewajibannya dan membersihkan dirinya Deon menyusul Nisa yang tidur dikamar sang putri sampai sore hari barulah mereka terbangun untuk makan malam
" Mas, mas Deon bangun mas udah sore kamu gak sholat keburu maghrib ini, aku mau nyiapin makan malam dulu sama Liliana " Panggil Nisa membangunkan Deon lalu Deon ou bangun untuk menjalankan kewajibannya sebagai umat islam sedangkan Nisa ia sedang datang bulan jadi tidak sholat, ia dan Liliana sedang menyiapkan makan malam mereka dengan masakan yang ia hangatkan karena Deon tadi pagi masak banyak jadi masih sisa untuk makan malam mereka.
Setelah maghrib selesai sholat Deon turun kebawah menghampiri istri dan putrinya yang sudah menunggunya untuk makan malam bersama
" Lama kah neng nunggunya " Tanya Deon sembari ia mendudukkan dirinya di kursi meja makan
" Enggak, ya udah yuk kita makan " Jawab Nisa lalu ia mengambilkan makanan u tuk suaminya dan putrinya srltelahtitu baru mengambil untuk dirinya lalu mereka pun makan bersama di meja makan dapur
selesai makan mereka pun mengobrol di ruang tengah dengan Liliana yang asyik main mainannya di sofa
" Neng waktu kemarin kamu gimana kaburnya kok gak ketangkep kan aneh " Tanya Deon pada Nisa tentang kejadian kemarin
" Waktu itu aku habis pingsan terus ngelepas talinya pakek kaca untung aja bisa ya walaupun lama sih, lalu aku ngalihin perhatian mereka dari banting kursi dan aku sembunyi di balik pintu, waktuereka masuk aq langsung kuar kabur dan nemuinas yang lagi lari ke arah ku " Jelas Nisa
" Oohh ya sudah, lain kali hati hati lagi, untung mereka nya udah di tangani jadi gak sampai ada apa apa "
" Mas aku mau tanya boleh "
" Boleh tanya aja "
" Itu perempuan yang kita temui di supermarket waktu itu bilang dia mau rebut mas dari aku lalu dia marah saat aku bilang mas gak akan mau sama dia , itu temannya mas bukan sih "
__ADS_1
" Dulu iya dia temen mas sama Gilang juga, sama Dimas sama ada satu lagi mas lupa namanya, tapi sekarang dia udah bukan teman mas lagi jadi biarin aja ya toh dia juga udah dapat balasannya "
" Oohh gitu, terus katanya kamu mau buat kafe ya mas, kan udah ada butik mas " Tanya Nisa yang penasaran pada Deo tentang kafe yang ingin di bangun oleh Deon setelah Butik nya masuk lagi juga investor nya dengan Dimas berjalan lancar
" Iya, jadi usaha nya bukan cuman butik aja ada kafe nya di deket butik kan masih ada yang kosong itu rencananya mas mau buka kafe namanya mini kafe di sana juga ada makanan khas indonesia dan nusantara, dari luar juga ada jadi gimana pendapat kamu "
" Boleh di coba entar aku yang urus kafe nya mas urus butik " Ujar Nisa sambil memeluk Deon
" Oky mungkin dua hari lagi butik buka lagi kamu istirahat aja di rumah sama jagain Liliana, sekolahnya kan libur pasti bosen sambil ajak dia jalan jalan juga gak papa yang orang ting kalo mau kemana mana hubungi mas dulu neng "
" Siipp pasti udah malam, mas aku ajak Liliana tidur ya " Ucap Nisa dan di angguki oleh Deon, selanjutnya Nisa mengajak Liliana tidur di kamar setelah membereskan mainannya dan mencuci muka serta tangan dan kakinya sebelum tidur.
Dua hari berlalu dan kini Deon sedang sibuk dengan butik nya, termasuk investor dari Dimas yang terbilang cukup banyak untuk nya karena selain saham yang di taruh di butik, Dimas juga memesan banyak baju pakain untuk kantor dan lain sebagainya, penjualan di negara B milik Dimas satu hari setelah promosi pakaian tersebut ludes di beli semuanya laku Dimas pun memesan kembali kepada Deon untuk dipasarkan di sana .
Setelah seminggu berlalu kini Deon sedang menyiapkan bangunan untuk kafe nya juga sekolah Liliana pun sudah masuk kembali, Nisa yang turut membantu suaminya saat mereka sedang membangun kafe bagaimana interior kafe nya dan desain kafe nya, juga dengan beberapa pakain yang di butik untuk Nisa jual online karena selama dia di rumah menjaga Liliana Nisa menjual aksesoris dan pakaian pakaian nya yang telah ia buat dengan desain dari suaminya Deon Nisa menjualnya secara online dengan begitu akan semakin banyak konsumen yang memesan nya . Saat ini malam hari karena tadi saat pagi dan siang mereka menghabiskan waktunya untuk bekerja dan menemani Liliana setelah pulang sekolah lalu sekarang waktunya untuk keluarga, Deon sepulang kafe nya yang baru saja ia bangun seminggu yang lalu ia melihatnya tadi, ia mampir ke toko kaset kartun anak anak untuk Liliana dan memutarnya di TV rumah.
" Iya tadi pulang dari lihat pembangunan kace aku mampir beli " Jawab Deon
" Liliana pasti suka " Gumam Nisa yang masih di dengar oleh Deon lalu Deon pun tersenyum danengajak Liliana dan Nisa oun menonton bersama .
Setelah mematikan lampu ruang tengah Deon pun memutar kaset nya dan menayangkan film barbie, begitu film nya terputar Liliana langsung senang dan menontonnya dengan semangat sambil bertanya banyak hal tentang film yang sedang ia tonton bersama dengan kedua orang tuanya
Tak lama setelah fim selesai mereka tonton Liliana pin tertidur dan Deon membawanya ke kamarnya untuk menidurkan Liliana di kasur kamarnya itu, setelah menidurkan Liliana Deon kembali ke bawah untuk duduk bersama istrinya yang lagi nonton acara TV malam
" Belum ngantuk kah neng kamu " Tanya Deon pada Nisa
" Belum atuh mas kamu bahasanya kenapa campuran mas " Tanya Liliana yang memang sejak ia kenal Deon ia selalu penasaran dengan bahasa campuran yang selalu suaminya itu ucapkan
__ADS_1
" Kebiasaan kali sayang kan aku dari Jawa tapi bisa semua bahasa kecuali bahasa luar ya " Jelas Deon
" Owalah gitu toh baru tahu saya mas " Ujar Nisa yang ikut ikutan dengan suaminya yang terbiasa memakai bahasa campuran itu
" Kamu lucu " Ucap Deon saat mendengar Nisa memakai bahasa campuran karena mengikutinya
" Apanya yang lucu sih " Tanya Nisa yang bingung perasan tidak ada yang lucu dengan ucapannya barusan
" Enggak papa yuk tidur udah malem besok kamu kan anter Nisa sekolah " Ajak Deon untuk mengajak Nisa tidur karena sudah malam sekali , lalu mereka pun mematikan TV nya dan berjalan ke kamar mereka dan tidur selanjutnya keduanya pun memasuki alam mimpinya sampai menjelang pagi.
.
.
.
.
.
.
Hai lama gak up ya teman teman, biasa lah masalh author kehilangan ide untuk ceritanya...
Bagaimana bagian cerita kali ini apakah kalian suka, berikan saran dan pendapat kalian ya
Dan jangan lupa berikan like, vote, dan komentar di bawah ya....
__ADS_1
Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😊😊🥰🥰💞💞💞