Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 76


__ADS_3

Keesokan harinya aktifitas kembali seperti biasa Deon dan Nisa menyiapkan sarapan pagi mereka, setelah itu baru mereka mengantar anak anak ke sekolah, setelahnya Deon melihat perkembangan kantor dan kafe barulah ia ke butik, semalam Deon tidak melihat email yang dikirim Roni tadi juga ia tidak melihatnya, lalu sekarang ia akan langsung bertanya dan meminta dokumen desain dari klien kemarin yang akan bekerja sama dengannya sebab ia sudah sehat dan bisa beraktifitas seperti biasanya.


" Ron mana desain nya berkas dari klien kemarin, aku tak sempat lihat email yang kau kirim semalam " Ucap Deon di kantornya setelah ia sampai dan memanggil Roni masuk ke dalam kantor untuk dimintai berkas kemarin dari klien nya


" Ada Bos di laci meja nya Pak Bos " Jelas Roni, laku Deon langsung membuka laci lemari di mejanya dan mengambil berkas tersebut.


" Hmm lumayan, Desainnya bangun, warnanya juga cerah, dominasi dengan warna kuning ke Oranye an sama putih kebiruan kayak laut " Gumam Deon pada diri sendiri karena desain baju pengantin tersebut unik menurutnya tetapi cukup boros kain karena harus memadukan dia sampai tiga warna berbeda pada satu gaun melihat desain yang ada , meskipun begitu untung saja persediaan bahan kain dan benang yang ada cukup untuk membuat nya


" Jadi saran kamu tema model desain ini nambah apa? " Tanya Deon pada Roni setelah ia melihat desain tersebut


" Kalo saya sih gak tahu Bos tapienutut sama dengan nama desain laut senja Bos " Ucap Roni mengutarakan pemikirannya pada Deon bosnya di butik tersebut


" Laut senja ya, kenapa kamu kepikiran pakek desain dengan nama itu " Ujar Deon kembali


" Ya karena menurut saya ini desainnya unik Bos , dari sisi seni warna kuning Oranye nya seperti senja meskipun indah walu sebentar tetapi hangat dalam bersamaan dan sejuk serta segar karena ada sentuhan putih butuhnya seperti air laut yang menyegarkan " Jelas Roni yang menjelaskan bagaimana pendapat nya tentang desain tersebut pada Deon


" Bagus, ide mu juga bagus, pakek itu saja " Jawab Deon dengan tersenyum, sebenarnya ia sudah tahu nama Desain itu adalah laut senja karena ia sempat menggambar hal serupa tetapi bukan gaun pengantin melainkan kemeja dan juga rok tutu juga celana joker panjang serta Syal leher, meskipun coraknya berbeda karena desain Deon adalah warna yang ini adalh kombinasi, nama dari desain Deon juga beda yaitu Biru senja, ia mengambil nama itu ketika senja hari saat ia melihat Nisa di bawah pancaran cahaya senja dan langit biru dan saat mereka main ke pantai beberapa tahun lalu bersama Liliana karena saat itu Nisa masihengandung Andra dan ia ingin ke pantai.


" Beneran Bos " Tanya Roni pada Deon karena idenya di Terima oleh Deon tanpa komentar seperti biasanya


" Hmm, dan desain ini mengingatkan ku dengan Desain kita setelah ini yaitu biru senja, ada kan kamu berkas desain buru senja beberpa hatinlalubsast saya menyerahkannya sebelum saya sempat libur satu hari " Jelas Deon pada Roni


" Ada Pak Bos dan sekarang pe gerjawnnya masih 10% karena yang lain masih mengerjakan desain yang kemarin sempat tertunda setelah klien kutantang rempong "


" Hmm desain yang mana? " Tanya Deon

__ADS_1


" Yang itu Bos yang namanya laut laut itu Bos, apasih ohhh iya yang namanya mutiara laut " Ujar Roni


" ohh yang itu, bukannya itu ikat pinggang mutiara nya buat kemeja dan blouse polis warna biru laut kenapa jadi mutiara laut, saya gak ada desain itu ya kamu jangan mengada ada deh Roni " Ucap Deon mengingat desain ikat pinggang rantai yang menggunakan manik manik buat putih seperti mutiara dan juga desain kemeja serta blouse warna biru laut


" Iya Pak Bos maaf maksud saya itu "


" Makanya kalo ngomong jangan di singkat ribet kan jadinya, ya sudah Sayan pergi dulu mau jemput anak anak sama istri saya, sisanya seperti biasa kamu urus, ohh iya, besok kita kedatangan orang dari perusahaan PT xxx kita kerja sama, sama mereka untuk layanan pengiriman barang dan dua dari kantor untuk pemasaran " Jelas Deon sebelum keluar ruangan dan Roni pun mengingatnya lalu pergi dari ruangan Bos nya setelah Deon pergi dari sana, lalu ia melanjutkan pekerjaannya kembali.


Kemudian Deon berangkat untuk menjemput Andra dan juga Nisa yang menunggunya di depan kafe seperti biasa, setelah menjemput keduanya Deon pun pulang ke rumah, danenuju ke ruang kerjanya untuk melihat email yang belum sempat ia buka.


" Neng, Mas ke ruang kerja dulu " Ujarnya setelah masuk ke ruang tamu


" Iya Mas, jangan capek capek " Jawab nya memperingati suaminya itu, lalu ia menuju ke kamar untuk mengganti seragam Andra dan mengganti pakaian nya untuk di rumah, sedangkan di ruang kerja Deon membuka laptop nya dan membuka email semalam ternyata hanya satu nama desain yang dikirim oleh Roni yang di katakan tadi namun mengapa Roni mengirimi banyak pesan padanya, Deon sungguh tak habis pikir dengan tingkah Roni ketika ia sedang bersemangat mengerjakan hal yang membuatnya senang.


Tidak terasa hati sudah semakin siang matahari semakin terik menyengat kulit lalu Deon beranjak dari sofa ruang kerja karena setelah ia memeriksa email nya ia berbaring di sofa sambil menanti jam, saat di lihat sudah jam untuk Liliana pulang sekolah, Deon bergegas u tuk menjemputnya, sementara itu Nisa menyiapkan makan siang mereka, lalu Andra sedang menonton kartun kesukaannya di tv sambil memakan puding yang di buat Deon kemarin Andra sangat menyukainya apalagi ada potongan buah alpukat nya ia semakin suka saja.


Saat enak enak tidur Ponsel Deon pun bergetar karena ada telpon masuk dan mengganggu tidurnya


Drrttt.... drrttt.... Drrttt.....


" Halo.. "


" Yon Kamu di mana ada yang bikin rusuh nih di kantor cepetan kesini aku tunggu gak pakek lama " Ucap Gilang yang ternyata si penelepon tersebut hingga kemudian Deon matanya terbuka lebar saat mendengar ucapan dari Gilang, akhirnya dengan cepat dan segera setelah sambungan telpon terputus Deon langsung bersiap siap untuk pergi


ia mengganti bajunya dengan hanya menggunakan jasa saja kos santainya tidak karena lama mana ia memakai jasnya, kemudian mencuci muka sebentar lalu menyisust rambutnya, dan setelah itu ia pergi ke kamar Liliana untuk memberitakan bahwa ia akan pergi sebentar kenapa Deon tidak ke kamar Nisa karena istrinya itu sedang tidur ia tidak tega untuk membangunkannya .

__ADS_1


" Lili, " Panggil Deon seraya membuka kamar Liliana yang tiduran sambil main ponsel


" Ehh Ayahh ada apa Yah " Ucap Liliana lalu biasanya duduk dari tidurnya


" Ayah pergi dulu bentar , nanti kalau bilang sama Bunda ya Ayah ke kantor dulu kamu baik baik di ruang, pintu jangan lupa di kunci " Ujaar Deon menjelaskan maksud kedatangannya dan di wngguki oleh Liliana, lalu Deon langsung pergi lagi untuk ke kantor nya karena ada perusuh di sana.


.


.


.


.


.


.


.


.


Cerita masih bersambung ya, teman teman ikuti terus cerita aku...


Dan jangan lupa berikan like serta komentar di bawah ya...

__ADS_1


Dalam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞💞


__ADS_2