Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 42


__ADS_3

Malam harinya seperti perkataan Deon tadi sore mereka akan pergi keluar yaitu ke kafe nya yang baru saja selesai dan Deon akan memasakkan mereka masakan spesial nya untuk istri dan putrinya di dapur kafe semakin ia ingin mencoba kualitas dari dapur kafe yang ia bangun itu.


" Mas kamu yakin mau ajak kita ke kafe " Tanya Nusa lagi setelah mereka sudah di dalam mobil dan melaju ke kafe


" Iya Neng emang kenapa sih toh itu juga kafe kita, mas juga mau coba dapur kafe nya " Jawab Deon


Setelah itupun percakapan mereka berhenti karena mereka telah sampai di depan kafe milik Deon yang iya beri nama ' Mini Kafe ' tersebut.


Selanjutnya mereka setelah memarkirkan mobil nya dan turun dari dalam mobil, kemudian mereka pun masuk ke dalam kafe tersebut


" Bunda ini kafe yang sering bunda sama ayah bilang kan waktu di rumah " Tanya Liliana yang sempat terkagum dengan apa yang ada di dalam kafe itu


" Iya sayang ini kade kita ayah yang buat desain nya bagus gak "


" Bagus bunda ini keren, ayah hebat " Jawab Liliana


" Ya sudah kalian duduk aja dulu, ayah mau masak buat kalian gimana " Sambung Deon meminta Nisa dan Liliana untuk duduk terlebih dahulu dan ia akan segera menuju dapur untuk memasak makan malam mereka


" Kenapa gak bunda aja ayah yang masak " Tanya Liliana yang sepertinya sedikit bingung karena masak sarapan biasanya bundanya dan terkadang yang masak juga ayah nya


" Bagi tugas sayang, biar gak capek, kadang bunda yang masak, kadang ayah yang masak kita bergantian masak nya, nanti kalo Liliana udah besar udah gede bunda ajarin masak sama ayah juga " Jelas Nisa memberikan pengertian untuk Liliana


" Ohh ya bunda sama ayah di suruh ke sekolah besok sama bu guru " Ucap Liliana


" Kenapa sayang " Tanya Nisa kepada putri nya itu


" Gak tahu bunda Liliana cuman di suruh sampein itu ke kalian " Jawab Liliana lalu di angguki oleh Deon dan Nisa, setelahnya Deon pun pergi meninggalkan mereka berdua dan memasak di dapur kafe nya


ia berencana untuk memasak udang krispi asam manis dan juga nila bakar sayang nya bahannya tidak ada ia lupa membelinya tadi yang ada di sana hanya kangkung, kacang panjang, dan telur juga mie kuning akhirnya Deon memasak cah kangkung yang di campur sama kacang panjang, di tambah telur gulung dan mie rebus dengan kuah kaldu


setelah menunggu beberapa menit atau jam masakan Deon pun jadi dan siap untuk di hidangkan, Deon menghidangkan nya di mangkuk wadah makanan dan sayuran, juga ia membawa piring dan sendok, lalu Deon pun membawanya ke meja tempat Nisa dan Liliana tempati .


Setelah semua makanan di hidangkan Deon kembali lagi ke belakang untuk mengambil minuman nya yaitu jus jeruk manis dan air putih , setelah ia meletakkan minuman nya lalu Deon ikut duduk bersama mereka sesudah melepas apron yang ia gunakan tadinya tuk memasak


" Banyak banget mas ini ada kangkung dan kacang, mie rebus, dan telur gulung sekalian ini nasi putih nya " Ucap Nisa


" Ya gak papa atuh neng, kamu mau makan yang mana, ada cah kangkung sama kacang panjang kesukaan kamu kan, dan mie rebus nya juga " Jelas Deon

__ADS_1


" Iya sih , ya udah aku mau makan sama cah kangkung nya aja "


" Ayah aku mau sama telur gulung nya sama mie rebus nya yah " Ucap Liliana


" Oky manis sini ayah ambilkan " Setelah Deon mengambilkan makan untuk Liliana ia ingin mengambil makan untuk nya tetapi sudah di siapkan terlebih dahulu oleh Nisa, yang sudah mengambilkan nya dengan menu mie rebus ia menambahkan kangkung ke dalamnya dan telur gulung nya juga sekalian pakek nasi karena itu adalah kegemaran Deon saat ia makan mie ia selalu makan mie dengan nasi, sudah beberapa kali Nisa memperingatinya bahwa jangan makan mie sama nasi kan sama sama karbohidrat nya gak baik


ehh tetap aja alasannya kalo gak pakek nasi gak akan kenyang karena kurang ya biasalah porsi makan laki laki kan beda sama kita yang perempuan tapi ada juga kan kalian kalo makan mie pakek nasi meskipun nasinya dikit sih biar kenyang makannya bener gak nih author bilang nya kalo salah mohon maklum ya...


setelah itu mereka pun makan bersama dengan khidmat dan hening tidak ada ya g membuka suara saat makan, setelah selesai mereka pun meminum minuman nya, lalu Nisa pun merapikan tempat makannya dan mencuci bekas makan mereka. setelah selesai semuanya, akhirnya mereka pun pulang ke rumah dengan Liliana yang tertidur di dalam mobil karena kekenyangan makan .


saat sampai rumah Nisa dan Deon membawa Liliana untuk di batingkan di kamarnya setelah itu mereka pun menuju ruang keluarga atau juga bisa di sebut tuang tengah yah teman teman


Deon dan Nisa duduk di sofa dengan Deon yang menyesal kopi nya yang di buatkan Nisa saat mereka sampai di rumah


" Mas Deon kalo minum kopi jangan banyak banyak nanti gak bisa tidur juga jaga kesehatan mas lah " Ucap Nisa yang memperingati Deon suaminya agar tidak terlalu sering minum kopi


" Iya sayang, ehh ya iya lah kalo minum kopi pastinya gak bisa tidur lah nanti tumpah kopinya kalo minum kopi sambil tidur makanya kalo minum kopi gak bisa sama tidur " Canda Deon


" Ihh Aa mah bercanda mulu ini ya, yang pasti kita kalo minum mah gak bisa tidur kalo tidur ya tumpah atuh Aa " Ujar Nisa menanggapi ucapan Deon


" Mas besok kenapa ya gurunya Liliana suruh kita kesekolah, aku takut kalo Liliana buat macam macam di sekolah " Ucap Nisa yang mulai gelisah dan resah


" Positif aja neng, anak kita gak mungkin macam macam dia anak yang baik bukan jadi kamu gak usah takut ada mas di yang jagain kalian di sini " Jelas Deon ia juga tidak tahu kenapa dipanggil ke sekolah pasalnya ia yakin putri nya tidak akan berbuat yang macam macam di sekolah tetapi Deon masih bisa tenang ia menyembunyikan rasa gelisah nya dengan ketenangannya itu


" Iya mas semoga gak ada apa apa besok , tidur yuk udah malem banget loh " Ajak Nisa pada Deon untuk tidur karena sudah larut malam


" Ayo " Jawab Deon singkat lalu mereka berdua pun pergi tidur di kamar nya dan menjelajahi alam mimpi masing masing .


ke esok anda harinya Nisa bangun terlebih dahulu ia membuka matanya dan menemukan bahwa ia tidur menindihi Deon kepalanya yang berada di dada bidang Deon dengan lengan tangan Deon yang memeluknya, dengan perlahan Nisa melepaskan pelukan suami tampan nya itu lalu pelan pelan turun dari kasur tidur nya menuju kamar mandi, setelah sampai kamar mandi tak lama Deon membuka matanya dan tersenyum, ia pun juga menuju kamat mandi yang berada di dapur, selsai mandi Deon menuju kamar nya untuk berganti pakaian karena ia hanya memakai jubah mandinya saja, sesampainya di kmar ia tidak menemukan Nisa, Deon pikir Nisa belum selsai dengan ritual paginya yaitu mandi dengan lama


selesai berganti pakaian Deon menuju kamar putri nya untuk membangunkannya, ohh iya mereka sholat sendiri sendiri jika pagi hari tetapi terkadang saat malam pun juga.


" Sayang bangun yuk siap siap kita pergi kesolah " Panggil Deon sambil mengusap lembut pipi putri nya yang masih tertidur itu, karena Liliana sangat sensitif terhadap sentuhan ia merasakan usapan lembut di pipinya tak lama ia membuka matanya dan menemukan Deon yang duduk di pinggir ranjang kasur nya


" Ayah, Liliana masih ngantuk yah " Ucap nya dengan nada anak yang baru bangun tidur


" Ayo kamu siap siap, ayah tunggu di bawah oky " Ujar Deon lalu di angguki oleh Liliana, saat Deon turun kebawah ia menemukan Nisa yang sudah berada di dapur dan memasak sarapan untuk mereka

__ADS_1


Hari ini Nisa tampil berbeda ia mengenakan gamis dan jilbab terlihat semakin cantik saja di mata Deon ia senang dengan perubahan Nisa yang memakai hijab tersebut


" Sayang kamu masak apa, cantik " Panggil Deon laku mendekat ke arah Nisa


" Masak sayur asem mas " Jawab Nisa


" Kamu makin cantik kalo makek hijab neng " Ujar Deon jujur dan memuji Nisa


" Benarkah, sebenarnya dih udah lama aku pengen makek hijab mas tapi gak jadi jadi alasannya sih gerah kali makek hijab tapi lama lama aku iri sama mereka yang pakek hijab karena keliahatan cantik dan anggun juga lebih seneng aja mas, terus aku kepikiran buat pakek hijab sekarang " Jelas Nisa


" Bagus neng, teruskan kan jangan di lepas hijabnya kecuali di ruang sama mas , mas seneng banget kamu pakek hijab "


" Makasih mas sayang, mas juga ganteng pakek ini gak deh apapun yang mas pakek pasti kelihatan keren deh " Ucap Nisa sambil iarnata sarapannya ke meja makan, tak lama setelah makanan di satukan di meja makan Liliana pun datang dan menghampiri mereka ia langsung duduk dan mengambil sarapannya lalu memakannya, begitupun dengan Nisa dan Deon meteka juga merupakan gambil sarapanereka dan mereka makan bersama sama pagi itu sebelum pergi ke sekolah Liliana karena ada panggilan dari guru Liliana di sana yang menyuruh mereka untuk datang ke sekolah hari ini.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bagaimana teman teman cerita aku di bagian ini, bagus gak, kalian suka gak, kalo suka pastinya author seneng banget lhoh..


Terus ikuti ceritanya ya jangan bosan untuk baca ceria aku, berikan saran dan pendapat kalian ya..


Dan jangan lupa berikan tanda like, vote, dan komentar di bawah ya..


Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😊😊🥰🥰💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2