
Malam harinya Deon dan Nisa pun menyiapkan bahan bahan dan daging ayam untuk ia panggang di taman belakang villa sambil api unggun bersama Liliana juga yang sedang bermain bersama para anak tetangga yang juga ikut bermain bersama mereka, ia bermain kembang api yang di putar putar
Setelah Deon dan Nisa selesai menyiapkannya dan membumbui daging tersebut lalu memanggang nya sementara Deon memanggang, Nisa pun ikut bergabung bersama putrinya dan bermain bersama anak anak lain juga .
" Ayah ayo ikut main sama kita ayah.. " Rengek Liliana menarik narik tangan Deon agar ikut bermain bersama nya
" Sayang ayah lagi bakar ayam nya kamu main sama bunda ya " Ucap Deon pada Lilian karena ia masih membakar daging ayamnya jika di tinggal makan akan gosong dan tak enak lagi
" Ayah ayooo biar bunda yang masak aku mau main sama ayaaahh" Ucap Liliana yang tetap ingin bermain bersama Deon
" Baiklah ayah main sama Liliana tapi panggil bunda nya dulu biar masak daging ayamnya, nanti gosong loh kalau gak di jagain " Ucap Deon menirukan suara anak anak
" Oky ayaah " Jawab Liliana dan ia segera menuju ke Nisa yang masih bermain bersama anak lainnya yang sedang bermain kebang api yang di putaran putar dan menyala seprti lampu yang kerap kelip
" Bundaaa " Panggil Liliana pada Nisa dan menubruk tubuh Nisa sehingga ia memeluk putri kecilnya itu
" Hati hari sayang, ada apa hmmm "
" Bunda panggil ayahh katanya di suruh nunggu ayamnya nanti gosong " Ucap nya lalu setelah itu ia kembali bermain bersama teman teman yang lainnya dan tertawa bersama
Sedangkan Nisa ia pergi menuju ke tempat Deon karena perkataan anaknya itu
" Mas katanya Liliana kamu manggil aku " Panggil Nisa saat ia sampai ke tempat Deon dan duduk di hadapan Deon
" Ahh iya kamu gak papa kan kalo nunggu daging ayamnya, paling sebentar juga matang, Liliana mau main sama aku katanya tadi " Jelas Deon pada Nisa
" Ohh gak papa mas biar aku aja yang masak kamu main aja sama Liliana dan yang lainnya nanti kalau udah matang aku panggil " Jawab Nisa lalu Deon menyerahkan sisanya pada Nisa , ia pun segera pergi dan menghampiri Liliana yang senang karena dapat bermain dan mendapatkan teman baru juga
" Haii anak ayah, kalian main apa nihh seru banget " Tanya Deon pada putrinya dan temannya yang sebaya dengan Liliana
" Ayaaahh kita main kembang api kayak lampu kan bisa di putar putar juga " Ucap Liliana
" Waahh iya bagus, tapi hati hati ya kalo udah habis dan padam langsung di buang ya " Ujar Deon
" Iya om pasti " Jawab teman baru Lilian ia lebih tua dari liliana dia tahun dan ia pun katanya juga lagi liburan bersama keluarganya, karena ayah dan ibunya sedang kergi tadi untuk mengambil sesuatu yang tertinggal, maka putra nya di titipkan di sini bersama Deon dan Nisa.
Setengah jam pun berlalu dan ayam yang di panggang tadi noun juga sudah matang, Nisa menyajikan ayam panggang tersebut ke atas piring lalu memanggil Deon untuk makan bersama
" Mas ayamnya udah matang ada di teras villa " Panggil Nisa saat ia menghampiri Deon yang bermain bersama Lilian dan juga teman baru Lilian
__ADS_1
" Ahh baiklah, sayang udah ya mainnya kita makan dulu, kamu ajak teman kamu ayo ke teras " Ujar Deon pada putrinya
" Iya ayah " Jawab Nisa lalu ia membghamoiti teman barunya itu untuk makan bersama mereka
" Heii ayo ikut aku kita makan bersama di teras " Panggil Nisa
" Tidak aku akan menunggu ibu dan ayah ku, kenapa mereka belum kembali juga " Tolak nya ia masih menunggu orang tuanya yang belum kembali padahal jarak rumah nya dan villa tersebut dekat
" Ayaah " Panggil Nisa pada Deon
" Iya sayang ada apa " tanya Deon menghampiri putrinya itu
" Dian tidak mau ayaah " Ucapnya sedih
" Haii kau masih menunggu orang tua mu, " Tanya Deon pada laki laki kecil itu yang nampak murung
" Iya om masih " Jawabnya lesu
" Sebentar lagi orang tuamu datang, sambil menunggu ayo ikut om kita makan bersama nanti dingin dan tidak enak " Ajak Deon padanya
" Tapi om aku "
" Nahh sudah sampai ayo duduk dan makan daging ayam nya, tapi sebelum makan cuci tangan dulu dan berdo'a ya " Ucap Nisa lalu ia mengantar kedua anak itu untuk mencuci tangan mereka setelah selesai dan kembali, mereka sudah duduk di tempat masing masing, selanjutnya mereka pun berdoa sebelum makan, dan setelahnya makan bersama.
Tak lama setelah makanan mereka habis orang tua dari teman Lilian datang dan menghampiri mereka karena halaman sepi mereka pun mencari di sekitar dan melihat anak nya ada di teras villa bersama Deon dan Nisa juga Lilian yang sedang bermain Lego setelah ia selesai makan ayam panggang barbeque nya
" Farel kau di sini rupanya, ayo pulang sudah malam " Panggil ibunya pada anaknya itu
" Om ibuku udah datang aku pergi dulu ya om, terimakasih makanannya " Ucap nya pada Deon
" Iya sama sama kamu hati hati pulang nya " Jawab Deon sembari tersenyum
" Terimaksih bapak sudah menjaganya, kalo begitu kami pulang dulu "
" Iya bu sama sama " Jawab Deon ramah
" Lilian kamu kenapa sayang kok murung gitu mukanya " Tanya Nisa pada Liliana
" Gak ada temannya bunda " Jawab Lilian lalu ia pun memeluk Deon karena lelah dan pelukan Deon hangat ia pun merasa nyaman tak lama Lilian pun tertidur
__ADS_1
" Tidur mas " Tanya Nisa karena ia tahu Lilian sangat menempel pada Deon ya dia akui bahwa pelukan Deon itu memang hangat dia sendiri pun juga sama jika di peluk oleh Deon maka akhirnya dia juga akan mengantuk dan tertidur
" Iya tidur, mungkin lelah karena main seharian tadi, ayo masuk udara semakin dingin karena semakin malam " Ucap Deon lalu ia pun menggendong Lilian masuk ke dalam karena di villa tersebut, dan Nisa membereskan piring kotornya dan mainan Lilian tadi setelah acara makan makan itu , setelah beres semuanya Nisa menyusul Deon yang sedang menemani Lilian tidur di kamar villa
" Mas, mas Deon " Panggil Nisa pada Deon
" Hmm ya ada apa " Jawab Deon yang baru membuka matanya karena ia ketiduran saat menemani Liliana
" Tidur gih dikamar sebelah biar Lilian aku yang nemenin " Ujar Nisa karena ia tahu bahwa suaminya itu kelelahan seharian ini
" Kita tidur di sini aja sekalian nemenin Liliana " Ucap Deon lalu menyuruh Nisa untuk berbaring di sebelah Lilian dan akhirnya mereka tidur bertiga dengan Lilian di tengah mereka.
Paginya Deon terbangun lalu membangunkan Nisa bahwa sekarang mereka harus menyiapkan kado ulang tahun dan acara untuk syukuran buat Liliana yang sedang berulang tahun hari ini
" Nisa sayang bangun yuk kita harus menyiapkan ulang tahun untuk Liliana " Panggil Deon pelan dan lembut bserta menepuk pipi Nisa pelan
" Eughh, iya mas, yuk keluar " Ucap Nisa yang terbangun dan masih setengahengantuk ia mengajak Deon keluar menyiapkan nya, setelah mereka keluar karena belum adzan subuh untuk menunggu nya sembari mereka memasak nasi kuning lalu ada lauk nya yaitu ayam suwir telur gulung juga perkedel kentang, Nisa yang membuat nya, sedangkan Deon ia membuat kue ulang tahun untuk putri kecil nya, dan aneka camilan juga , sedangkan kadonya ia akan memberikannya ketikan pulang nanti.
" Mas udah subuh sholat dulu, " Ajak Nisa dan di angguki oleh Deon, kemudian mereka pun sholat shubuh dengan Deon yang menjadi imam nya, lima menit mereka selesai, dan setelah membereskan perlengkapan sholat nya Deon dan Nisa melanjutkan aktifitasnya kembali sebelum Liliana bangun dan tamu undangan datang ke villa tersebut.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai teman teman, bagaimana bagain yang ini, berikan pendapat dan saran mu ya....
Jangan lupa untuk terus mengikuti novel author dan baca ceritanya ya, dan berikan like serta komentar kalian di bawah....
__ADS_1
Salam hangat dari author untuk kalian semua 😊😊😊🥰🥰🥰💞💞💞