Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 40


__ADS_3

Setelah beberapa detik akhirnya Deon dan Gilang pun sadar bahwa Nisa dan Liliana telah tiba dan sudah masuk ke ruangan terlebih dahulu


" Lang istri gue sama anak gue udah dateng masuk yuk paling juga makanannya bentar lagi juga sampek " Ujar Deon


" Lhah iya keasikan kita sampek gak sadar, yaudah yuk, lo ke sana dulu dah gue mau panggil anak anak lain "


" Emang lo udah kenal sama semuanya apa "


" Ya belum kan ada Roni yang gue kenal entar gue bilang ke dia lah "


" Ya sudah gue ke atas dulu " Ucap Deon lalu meninggalkan Gilang dan berjalan ke atas menuju ruang kerjanya, sedangkan Gilang ia mencari Roni, lalu setelah ketemu Gilang pung menghampirinya dan menepuk pundak nya


" Roni kan ya " Panggil Gilang sambil menepuk pundak Roni yang membuat Roni terkejut


" Allah ihh mas Gilang ngagetin saya aja, ada apa mas "


" Ajak semuanya ke atas ya ruang kerja boss mu , di ajak makan besar bersama " Jelas Gilang lalu setelah itu Gilang meninggalkan Roni yang masih agak terkejut tadi


setelah sadar dari terkejutannya Roni mengajak semua karyawan yang ada untuk ke atas seperti ucapan Gilang barusan.


Tak berapa lama pesanan makanan yang di pesan Nisa pun datang kemudian Roni dan temannya mengambil pesanan tersebut lalu setelahnya membawanya ke ruang kerja Deon dan menaranya di meja. Setelah semuanya berkumpul di sana kemudian Deon pun membuka acara tersebut


" Kali ini kita akan menyambut pegawai baru dia merupakan teman saya namanya Gilang, ini sebagai partner kerja Roni yang juga merupakan orang kepercayaan saya di sini kita akan menyambutnya sebagai pekerja yang baru masuk ke dalam butik kita ini " Ucapan Deon memperkenalkan Gilang dan mulai hati ini Gilang sudah resmi menjadi pegawai di butik nya, tepuk tangan pu menyambut kedatangan Gilang sebagai teman kerja baru mereka


" De udah ahh malu gue " Bisik Gilang pada Deon


" Heleh malu kadang aja lo malu maluin juga " Serah Deon


" Sudah sekarang mari kita makan bersama, ayo silahkan ambil satu satu makanan nya " Sambung Deon, kemudian mereka pun mengambil makanan yang ada di atas meja satu satu hingga semuanya pun kebagian


Setelah mengambil satu satu mereka pun langsung keluar ada yang memakannya di luar dan ada juga yang makannya tetap di dalam, begitupun dengan Gilang, Deon, Nisa, dan juga Liliana mereka juga makan bersama, ohh ita makanan yang di pesan Nisa adalah makanan yang sederhana yaitu nasi padang sedangkan minumannya ia memberikan Aqua botol yang kecil .


" Ayah tadi di sekolah Lilian ada temen baru dia pendiam banget ayah " Cerita Lilian setelah selesai makan


" Benarkah Lilian punya temen baru, terus Lilian ajak main gak temennya " Tanya Deon yang menanggapi cerita Liliana


" Ya aku ajak main yah tapi dia gak mau katanya nanti dimarahin mamahnya gitu " Jawab Liliana

__ADS_1


" Terus adek ninggalin dia " Tanya Nisa yang ikut mendengarkan cerita putrinya


" Enggak bunda karena di sana Liliana juga gak punya temen terus ada temen baru Liliana pengen ajak main tapi dianya gak mau akhirnya Liliana temenin dia di kelas setelah Lilian beli jajan di kantin sekolah "


" Pinternya anak bunda lalu jajan nya gimana sayang "


" Aku bagi sama dia bunda " Ucap Liliana


" Bagus sayang kamu anak bunda yang paling baik "


" Anak ayah juga dong " Sambung Deon


" Hihi iya anak kita mas "


" Lah gue jadi nyamuk di sini oii kalian jangan tebar mesra di sini dong mentang mentang udah ada gandengan sama anak terus ini gue dilupain, " Sergah Gilang yang di lupakan sebentar di sana


" Hahaha iya dah iya udah lo makan aja napa sih sensi amat perasaan " Jawab Deon yang menengahi pembicaraan mereka


" Hmm omong omong kapan lo buatin adek buat Lilian hmm " Tanya Gilang tiba tiba


" Uhuk uhuk uhuk " Batuk Nisa karena tersedak kaget mendengar ucapan Gilang


" Lo mah gitu, Kamu kan tahu, bentar lagi paling tunggu aja kabar baiknya " Jawab Deon


" Yo wes lah, udah selesai aku, ohh ya hari ini gue izin pulang cepet, nyokap gue pulang ke rumah suruh jemput " Ucap Gilang pada Deon bahwa ia akan pulang cepat


" Okaylah ya udah pulang sono jangan lupa salamin sama nyokap lo ya " Jawab Deon memberikan izin pada Gilang untuk segera pulang menjemput ibunya yang batin pulang darin perjalanan jauh dari perjalanan bisnis nya yang berada di luar kota.


Selanjutnya Gilang punembereskan kotak makanan nya lalu pergi keluar ruangan dan menghampiri Rini bahwa ia mengerahkan sisa pekerjaannya padanya karena ia akan pulang duluan dan di setujui oleh Roni, setelah itu baru Gilang keluar dari butik menuju parkiran dan memasuki mobilnya lalu menyalakan mesin nya dan melakukan mobil tersebut


Di tempat Deon ia juga akan pulang karena Liliana pasti capek, pulang sekolah langsung ke butik ayahnya, ya walaupun Deon sudah menyiapkan pakaian ganti Liliana di butik tetap saja Liliana pasti capek bahkan tidur siang nya menjadi sedikit terganggu karena menunggu Deon selesai dengan pekerjaan nya.


setelah pulang dan sampai di rumah Liliana langsung menuju kamarnya setelah bersih bersih, ia langsung tertidur begitu ia berbaring di kasurnya sambil memeluk boneka winni the pooh nya


sedangkan Nisa dan Deon mereka berdua berbaring di kamar mereka, Nisa masih memikirkan perkataan Gilang tadi saat di kantor atau butik


" Neng ada apaan sih kok ngelamun aje dari tadi " Tanya Deon pada istrinya itu yang dari tadi oulang sampai rumah lalu ke kamar Nisa hanya diam saja dan tidak membuka suaranya

__ADS_1


" Mas aku belum bisa jadi istri yang baik ya, aku belum bisa memberikan apa yang harus aku berikan pada kamu " Ucap Nisa tiba tiba dengan matanya yang berkaca kaca menahan tangis tetapi sebisanya Nisa menahannya agar tidak jatuh


" Sini peluk mas, kamu kenapa bicara kayak gitu sih sayang " Ujar Deon setelah memeluk Nisa yang ia suruh memeluknya tadi


" Aku masih kepikiran dengan ucapan Gilang mas " Jawab jujur Nisa


" Gak usah di fikirin, mas tahu kamu belum siap kita tunggu sebentar lagi ya sampai Liliana masuk SD baru kita buat adek untuk Liliana, bagaimana kita pacaran aja dulu " Ucap Deon memberikan saran dan semangat untuk Nisa istrinya


" Pacaran kan kita udah nikah mas Deon masak kita pacaran " Kata Nisa


" Ya gak masalah kita pacaran neng sayang toh kita udah halal udah nikah jadi gak papa mas gak dosa kalo mau meluk atau cium kamu karena kita pacaran setelah nikah sayang " Jelas Deon pada Nisa


" Iya juga sih ya udah deh ikut mas aja, " Jawab Nisa sambil mengeratkan pelukannya dan tak lama ia tertidur di pelukan suaminya itu..


Mereka berdua tidur siang setelah sholat ya jadi sudah bisa tenang, dengan Deon yang menjadi imamnya dan Nisa makmum nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai semuanya, bagaiamana cerita aku di bagian ini teman teman apakah kalian suka dengan ceritanya...


Berikan dan dan pendapat kalian ya...


Dan jangan lupa berikan author tanda suka ya, like, dan komen di bawah oky ...

__ADS_1


Salam hangat dari author untuk kalian semuanya..


Jangan bosan bosan ya baca cerita aku... 😊😊🥰🥰💞💞💞


__ADS_2