
Setelah selesai mengantarkan Liliana ke sekolah Deon dan Nisa menuju ke butik nya untuk menemui para orang penting yang akan memesan pakaian mereka,
" Mas aku masih ngantuk ini mas gara gara kamu semalem sih ganas amat mainnya " Gerutu Nisa ia masih mengeluh mengantuk akibat permainan kemarin meskipun sebenarnya ia juga senang dengan hal itu
" Tidur neng nanti mas bangun kan " Ujar Deon lalu ia kembali melakukan mobilnya menuju butik nya sedangkan Nisa ia tidur kembali di dalam mobil yang masih melaju tersebut hingga mereka sampai di butik
" Neng bangun neng udah sampai " Panggil Deon pada Nisa yang masih belum juga bagun saat mereka telah sampai, karena Deon melihat Nisa yang tertidur sangat lelap hingga berkali-kali ia panggil pun Nisa tak juga bangun dari tidurnya, akhirnya Deon pun menggendong Nisa untuk memasuki butik dan menidurkannya di ruang kerjanya, di sofa karena tak ada kamar di ruangan itu hanya ada kursi kerja meja kerja dan meja makan dan sofa di ruangan kerja Deon
" Pagi boss " Sapa Roni yang membukakan pintu butik saat melihat Deon yang datang sambil menggendong Nisa yang tertidur
" Pagi Ron, Gilang ada " Jawab Deon
" Ada pan boss dia lagi ada di sana pak lagi menemani orang yang mau nemuin bapak, mereka udah datang " Jelas nya
" Terimakasih, ohh iya buatkan minum ya buat mereka saya mau ke atas dulu "
" Siap pak boss " Laku Rini langsung melaksanakan tugas dari Deon, sementara itu Deon menuju ruang kerjanya ia menidurkan Nisa di sofa panjang tersebut setelahnya ia pun keluar dan menutup pintunya berbarengan dengan Roni yang baru saja selesai menyajikan minuman untuk mereka
" Maaf saya terlambat " Ucap Deon lalu ia menyalami mereka dan mereka pun menyambutnya dengan ramah
" Tidak papa pak Deon kami juga baru saja sampai, " Ucap mereka yang datang adalah direktur perusahaan A dan mereka ingin memesan pakain untuk acara pesta saudaranya
" Oii gue tinggal dulu " Bisik Gilang di telinga Deon dan di angguki oleh Deon, lalu Gilang pun pergi dari hadapan mereka untuk melanjutkan pekerjaannya
" Ohh iya jadi anda ingin memesan pakain di sini " Tanya Deon pada mereka, mereka datang berdua yaitu direktur perusahaan dan sekertaris nya saja
" Betuk Pak Deon kami ingin memesan pakain pesta di butik anda " Ucap sekertaris laki laki itu yang menjelaskan pada Deon
" Ohh begitu kalo boleh tahu ini di buat untuk acara pesta resmi atau umum ya pak "
" Resmi pak Deon saya ingin yang terbaik pak Deon apa anda bisa " Jelas sang di retur tersebut
" Bisa pak, apa ada lagi yang ingin anda pesan lagi di sini "
" Tidak pak cukup gaun pesta yang bagus dan kualitasnya terjamin tetapi jangan yang terlalu terbuka, sama kemeja dan jas nya pak , itu saja "
" Baik Pak, lalu untuk warna dan jumlah nya , serta ukurannya pak buat kami bisa sesuaikan dengan keinginan anda "
__ADS_1
" Ohh warnanya putih pak untuk gaunnya dan ukurannya sekiranya dengan tubuh orang yang ideal dan tinggi untuk jas nya sesuaikan dengan ukuran saya jumlah satu saja "
" Hmm ukuran anda ya, bisa anda berdiri sebentar pak " Ujar Deon padanya lalu orang tersebut oun mengikuti arahan Deon, dan Deon melihat postur tubuhnya, tak lama Deon mengetahui ukuran yang diinginkan
" Terimakasih pak dan maaf atas kelancaran saya "
" Tidak masalah, ohh uya apakah anda bisa menyiapkan satu gaun lagi dengan warna biru laut yang elegen dan cantik sama seperti sebelumnya tidak terlalu terbuka " Ujarnya lalu ia kembali duduk lagi
" Bisa pak, untuk pembayarannya anda bisa membuat ayahnya ketika barang sudah jadi dan siap, saat anda mengambilnya " Jelas Deon pada mereka
" Baik kalo gitu terimakasih kami akan datang lagi, dan selebihnya saya bergantung pada anda pak "
" Jangan seperti itu pak, itu sudah tugas kami untuk melayani anda, dan terimaksih sudah memesan di butik saya ini "
" baiklah saya pamit terlebih dahulu dan ini kartu nama saya, anda bisa menghubungi sekertaris saya jika barangnya sudah siap "
" Ya Terimaksih kembali, hati hati di jalan pak " Ucap Deon lalu mereka pun meninggalkan butik Deon setelah pesanan tersebut, Lalu Deon pun pergi ke atas untuk melihat istrinya yang tertidur saat ia tinggal tadi
" Neng kamu udah bangun " Panggil Deon saat ia melihat Nisa sudah duduk sama ul bermain ponsel ketika ia memasuki ruang kerjanya
" Astaga sayang ya gak bisa gitu dong ita kalo kamu cepet hamilnya kalo enggak kita berusaha lagi dan jangan lupa berdoa " Jelas Deon
" Hehehe iya mas maaf habisnya aku juga kepengen bunga dedek bayi, setiap lihat ibu ibu tetangga ge dong bayi kan aku juga mau mas "
" Iya sayang tapi kita kan baru aja mulai proses nya, ya berdoa aja semoga cepat di beri dedek bayinya ya " Ucap Deon lalu ia mencium pipi Nisa.
Tak lama Roni pun datang untuk mengatakan pada Deon bahwa persiapan peresmian kafe nya sudah selesai ia persiapkan tinggal menunggu Deon untuk meresmikan nya segera
" Permisi pak bos udah suap semuanya tinggal nunggu pak resmikan aja " Ucap Roni di depan pintu ruangan Deon yang terbuka
" Ya sebentar kau kesanalah dulu dengan yang lain aku akan segera menyusul mu " Jawab Deon dan Rini pun segera pergi dari ruangan bisnya dan berada di depan kafe beserta staf dan karyawan lain mereka menunggu Deon untuk meresmikan kafe tersebut.
" Neng ayo resmikan kafe nya katanya mau puding nanti mas buatin deh sekalian buat Liliana dan kita di rumah nanti " Ajak Deon pada nisa istrinya
" Hmm ya udah ayo kesana akun juga mau lihat kafe nya kali aja langsung ada pelanggan gitu "
" Bisa aja kamu ya yuk ke sana "
__ADS_1
Selanjutnya Deon dan Nisa pun keluar dari ruangan tersebut menuju ke kafe nya untuk metrsmikan kannya setelah sampai Deon mempersilahkan semuanya untuk masuk ke dalam dan duduk di kursi yang tersedia di kafe kursi tersebut ada beberapa macam ada yang single yang biasa bentuk bundar dan ada yang pasangan hanya ada dua kursi di satu meja dan ada yang panjang untuk orang banyak makan tak perlu untuk mencari tempat yang pas karena Deon menatanya di sudut yang bisa di lihat oleh orang banyak ketika mereka memasuki kafe makan mereka akan langsung melihat dan mengetahui tempat mana yang akan mereka pilih nanti.
" Nah semuanya hari ini adalah hari peresmian Mini Kafe, maka saya akan memasakkan hidangan sepesial untuk kalian semua " Ujar Deon membuka acara tersebut
" Mas aku bantuin ya masak nya kan buat banyak orang " Tawar Nisa ia ingin ikut membantu suaminya memasak di dapur kafe nya
" Boleh neng ayok " Jawab Deon sembari tersenyum cerah
Sementara Deon dan Nisa memasak di dapur karyawan dan staf lain yang menunggu di kafe tersebut mengambil beberapa potret mereka dan kafe lalu mereka memposting nya di sosial media mereka untuk mempromosikannya dan menyebarkan anya bahwa di samping butik ada Mini Kafe yang baru di buka, untuk menyambut pelanggan, itulah caption atau slogan mereka saat mengirim dan mengaplout potret potret mereka dan berbagai macam hal yang ada di dalam dan kafe tersebut .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bagaimana pendapat kalibata dengan ini teman teman berikan saran dan pendapat kalian yah
dan terus baca cerita aku ya..
Dan jangan lupa berikan like, coment dan vote kalian ya..
Salam hangat dari author untuk wkalian semuanya..., 😊😊🥰🥰💞💞💞
__ADS_1