Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 31


__ADS_3

Sesampainya Di rumah, Deon membangunkan Nisa yang tertidur dan harinoin sudah siang, mereka sampai pada siang hari


" Nisa, sayangnya mas bangun sayang kita sudah sampai " panggil Deon pada Nisa sambil meniup niup pipi Nisa, dan Nisa yang terganggu ia pun bangun dan membuka matanya


" Hmm udah sampai " Tanya Nisa


" Sudah sayang kamu bawa Lilian ke dalam ya, mas harus pergi lagi " Jelas Deon ia tidak bisa membantu karena masalahnya mendesak


" Iya, kamu hati hati jangan ngebut di jalan, aku masuk dulu bawa Lilian, kalo ada apa apa hubungi aku ya " Terang Nisa lalu Nisa pun mengangkat Lilian yang masih tertidur dan Deon membukakan pintu untuk Nisa , setelah Nisa keluar dari mobil dan masuk kae dalam rumah Deon pun juga masuk ke dalam mobil setelah ia keluar dan membukakan pintu mobil untuk Nisa, setelahnya ia pergi kembali untuk melihat butik nya sekarang .


Tak sampai lama ia sudah berada di depan butik nya banyak orang yang ada di depan butik nya sekarang , lalu Deon pun memarkirkan mobilnya dan keluar dari mobil , ia berjalan menuju kerumunan orang orang yang berada di depan butik nya ia membelah kerumunan orang orang tersebut dan memasuki butik nya menghamoiri Roni yang kebingungan


" Ada apa Ron kau menghubungiku ada masalh apa di butik, dan mengapa banyak orang di depan sana " Tanya Deon menanyakan semuanya pada Roni


" I itu bos saya juga gak ngerti, kemarin ada yang email bos tapi gak di balas dan gak di buka, lalu dia email saya, entah saya juga kurang paham bagaimana cara mereka menghubungi bos dan saya, katanya orang itu ingin kerja sama, dan orang orang tersebut ia ingin membeli baju dan aksesoris di sini tapi butik ini tutup, saya sudah memberi penjelasan bagi mereka karena butik tutup tetapi mereka tetap tidak mau pergi dan katanya saya bohong sama mereka bos "


Jelas Roni pada Deon ia sangat bingung dengan apa yang terjadi dan ketika tadi ia keluar rumah untuk mencari bidara segar ia melihat beberpa orang di depan butik Deon lama lama menjadi banyak ia pun akhirnya turun tangan untuk memberitahu mereka, tetapi tak berhasil, dan akhirnya Roni menghubungi Deon, juga karena kemarin malam ia tiba tiba mendapati email dari orang yang tidak ia kenal dan mengatakan alasannya, karena itulah ia menghubungi Deon


" Ya sudah kamu hubungi karyawan yang lain dan buka butik nya sekarang, dari pada nanti ada masakh lagi " Terang Deon pada Roni yang sudah menjadi orang kepercayaan nya dan asistennya itu


" Baik bos " Jawab Roni lagunya segera menghubungi karyawan lain dan membuka butik nya tersebut, sementara itu Deon menuju ruang kerjanya dan langsung duduk di kursi kebesaran nya menyalakan laptopnya untuk melihat email yang dikirim oleh nya.


" Setelah ia membuka email tersebut dan membacanya kemudian ia menghubungi Gilang untuk mencari tahu latar belakang orang yang mengirimkan email padanya


" Halo lang lo bisa bantu gue gak " Tanya Deon ditelpon saat Gilang mengangkat telpon tersebut


" Bantu apa lo bilang aja kalo gue bisa gue bantu " Jawab Gilang di sebarang sana


" Bantu aku cari latar belakang orang, aku kirim alamat emailnya sekarang " Ucap Deon tanpa basa basi


" Oky nanti aku cariin " Jawabnya dan sambungan pun terputus, dengan cepat Deon mengirim alat email orang tersebut dan mengirimkannya pada Gilang untuk di cari tahu


Ia sebenarnya bisa mencari tahunya sendiri, karena Dekn orang yang sangat cerdas ia juga bisa menghac atau hacker ia bisa melacak nya dengan mudah tetapi sekarang ia tak bisa melakukannya, karena di bawah banyak pengunjung, dan karyawan lain yang belum datang membuat nya ikut melayani pengunjung bersama Roni di bawah


Di lain tempat di rumah Deon, Nisa sedang khawatir pada suaminya itu, sejak ia masuk ke dalam rumah dan sudah beberapa menit berlalu, tetapi Deon belum mengabarinya, ia berharap Dekn tidak menemui masalah yang serius


" Lama sekali kau mas, kenapa tak mengabari aku, semoga tidak ada masalah yang serius " Gumam Nisa di ruang tamu, sedangkan Lilian ia masih tertidur di dalam kamarnya

__ADS_1


" Gimana Ron mereka bisa datang ini pengunjung banyak juga " Tanya Deon setelah ia turun dan ikut melayani pengunjung yang datang


" Itu bos beberapa dari merak liburan dengan keluarga nya dan tidak bisa datang tetapi dua dan tiga bisa datang bos, mereka masih dalam perjalanan " Jelas Roni


" Baiklah, kita layani saja dulu kalo mereka datang langsung suruh mereka melayani saja " Jelas Deon dan di setujui oleh Roni


Beberapa jam berlalu dan hari siang mulai berganti sore dan pengunjung juga sudah mulai pulang dan sedikit, mereka yang datang bisa bernafas lega setelah bekerja untuk melayani banyak pengunjung entah datang dari mana karena wajahnya terasa asing untuk mereka semua juga Deon ia juga merasa ada yang aneh dari kejadian ini


Sore telah tiba, pengunjung sudah tak ada lagi, lalu Deon menyuruh mereka semua untuk pulang ke rumah, setelah semuanya pulang dan Deon menutup butik nya, lalu pulang ke rumah .


Sesampainya Di rumah Deon langsung pergi memasuki kamarnya dan membersihkan dirinya ia mengguyur badannya dengan air hangat dari shower untuk merilekskan otot ototnya yang tengang agar lemas, dan menenangkan fikirannya agar tenang , setelah ia selesai mandi ia pun keluar dari kamar mandi dan melaksanakan kewajibannya. Sementara Lilian dan Nisa mereka sedang menyiram bunga yang ada di taman belakang rumah,


Deon selesai memakai pakaiannya tersebut, ia hanya mengenakan sweater merah yang hangat dan celana panjang nya, lalu Deon turun ke bawah untuk mencari Nisa dan Lilian


" Sayang, Lilian kalian di mana " Teriak Deon memenuhi ruangan itu, Nisa yang mendengar teriakan Deon pun terkesiap


" Kita di taman belakang mas " Teriak Nisa keras menjawab panggilan Deon, setelah Deon mendengar suara istrinya ia pergi menyusul istrinya dan putrinya di taman belakangan rumah .


" Rupanya kalian di sini hmm sedang apa kalian " Ucap Deon saat sampai di sana lalu ia duduk di bangku taman sambil membawa kado untuk Lilian


" Ayaaahhh " Teriak Lilian lalu menubruk tubuh Deon


" Hmm sayangnya ayah udah wangi aja " Ucap Deon


" Iya dong yah kan aku sama bu da udah mandi udah wangi, ayah juga wangi " Jawab anak kecil itu


" Iya kan ayah juga udah mandi sayang " Jawab Deon


" Ini hadiah untuk Lilian dari ayah dan bunda " Sambung Deon lalu ia memberikan kadonya pada Liliana dan di terima oleh Liliana, lalu Liliana pun membuka kado yang di berikan padanya, betapa senangnya ia mendapat boneka baru berbentuk cupcake stroberi dan alat tulis baru .


Selanjutnya karena hari mulai petang mereka masuk ke dalam rumah lalu duduk di sofa ruang tengah, Nisa ingin bertanya tentang masalh yang ada di butik tadi tetapi, ia lihat Deon bahwa Deon terlihat sangat lelah dengan matanya yang sayu menahan kantuk dan lelah, lalu Nisa pun mengurungkan niatnya untuk bertanya, dan ia akan bertanya nanti saja.


.


.


.

__ADS_1


Nah ini dia gambar kue ulang tahun untuk Liliana



Dan ini cupcake nyandang camilannyan teman teman


lolipop nya gak ada yang kecil jadi satu batang yang besar ya





.


.


.


.


.


.


.


.


Bagaimana bagian yang ini teman teman apa kalian suka, ini dia perjalanan Deon dan butik nya di mulai, lalu setelahnya Deon akan membuka kafenya...


Berikan pendapat dan saran kalian ya...


Jangan lupa beri like, vote dan komentar kalian di bawah ya...


Salam hangat dari author untuk kalian semua... 😊😊🥰🥰💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2