Mr. Perfect

Mr. Perfect
Bagian 54


__ADS_3

Setelah Deon meninggalkan kafe ia kembali ke butik nya dan menanyakan hasil nya pada Gilang dan Roni yang sudah ada di dalam kantor ruang kerja Deon bersama dengan Nisa yang sedang memakan keripik singkong yang ia minta pada Gilang saat Deon pergi ke kafe.


" Udah ? " Tanya Deon begitu masuk dan langsung mengejutkan mereka bertiga


" Udah dan tidak ada yang mencurigakan Pak Bos " Jawab Roni


" Kerjaan you udah beres semua juga udah aku simpen juga, so kita kerja dulu bukannya kamu harus jemput Lilian udah siang waktunya bubaran anak SD " Terang Gilang lalu Deon hanya menganggukkan kepalanya, kemudian Gilang dan Roni kembali ketempat mereka melakukan pekerjaan mereka yang sempat tertunda.


" Neng kita jemput Liliana sekarang " Ujar Deon lalu merapikan tas kerjanya, kemudian mereka pun pergi keluar dan menjemput Liliana di sekolahnya.


Kemudian mereka setelah menjemput Liliana di sekolah lalu mereka pulang kerumah, sesampainya di rumah seperti biasa mereka pun membersihkan diri mereka begitu memasuki rumah dan menaruh barang barang sesuai tempatnya.


Selanjutnya, Deon memasakkan makan siang mereka, yaitu sayur asem dan juga tempe goreng, lalu Nisa ia ingin memakan bakwan dengan Nasi dan sambal mangga, sementara Nisa dan Liliana makan, Deon yang ingin makan bersama mereka mendapatkan pesan dari Roni, setelah butik dan kafe istirahat siang Roni mendapatkan pesan email bahwa ada klien yang ingin memesan pakaian seragam untuk pesta perusahaan mereka.


" Ayah, kenapa ayah bengong Bunda piringnya di taruh lagi " Ujar Liliana pada Bundanya


" Mas, kenapa apa ada masalah? " Tanya Nisa pada Deon


" Enggak, cuman Mas dapat pesan dari Roni katanya ada klien baru, habis istirahat siang mereka mau ketemu " Jelas Deon lalu ia mengambil piti hnya ya g ia taruh dan mengambil makanannya lalu memakannya dengan cepat, setelah itu ia ke atas dan menunaikan kewajibannya lebih dulu dan bersiap untuk kembali ke butik lagi tapi dengan pakaian yang berbeda, yang asalnya ia memakai sweeter dan jas kali ini ia mengenakan kaus putih polos dengan jas


" Berangkat lagi " Ucap Nisa saat Deon melewatinya, dan Deon mendengarnya kemudian ia mundur dari langkah nya lalu berpamitan pada mereka dan mencium kening mereka karena Deon tak bisa menemani mereka di rumah untuk sekarang


" Maaf, mas harus nemuin klien kalian gak papa kan di rumah, kalo mau jajan atau camilan ada di kulkas dan kalo ada apa apa bisa hubungi Mas " Ucap Deon pada Nisa dan menicium kening Nisa lalu berganti dengan Liliana


" Lili Ayah berangkat dulu jangan lupa kalo mau bobok cuci tangan sama kaki, kalo mau sesuatu bisa bilang sama Bunda, kalo Bunda gak bisa, telpon Ayah " Jelas Deon dan mereka pun hanya mengangguk menetunuinya, dan setelah itu Deon pun berjalan ke luar untuk berangkat ke butiknya lagi dan untuk menemui klien di kafe.


Lima belas menit berlalu Deon pun sampai di butik nya, dan istirahat makan siang pun juga akan segera berakhir, setelah memarkirkan mobilnya ia dengan cepat keluar dari dalam mobil laku masuk ke dalam butik dan berjalan ke ruang kantor nya yang berada di lantai atas.


Saat Roni melihat Deon pergi ke ruangannya ia mengikutinya sambil membawa berkas klien yang akan mereka temui nanti di kafe setelah ini


" Tok... tok... tok... " Suara pintu ruangan di ketuk


" Masuk " dan Suara dari dalam memerintah untuk segera masuk


" Permisi Pak Bos ini berkas nya Pak Bos " Ucap Roni sembari memberikan berkas tersebut kepada Deon yang sedang duduk di kursi kerjanya


" Ya terimakasih, kau boleh kembali bekerja dan juga panggilkan Gilang untuk masuk " Kata Deon lalu menerima berkas tersebut dan membukanya


" Baik Pak Bos " Jawab Roni lalu ia keluar dan memanggil Gilang untuk masuk ke ruangan kerja Deon

__ADS_1


" Kamu manggil aku ada apa Yon? " Tanya Gilang pada Deon setelah ia di beritahu Roni bahwa Deon memanggilnya ke ruanngannya


" Kebiasaan, ikut aku nemuin klien dan juga ada hal yang harus aku beri tahu padamu dan Roni setelah pertemuan itu " Jelas nya dan Gilang hanya menganggukkan kepalanya saja tanda ia mengerti, pasti ada hal penting yang harus di bicarakan.


Lalu tak lama mereka berdua berangkat ke Mini Kafe karena Roni memberitahukan dimana pertemuannya harus di adakan dan Mini Kafe adalah tempatnya agar mudah dan juga karena ada di sebelah Butik jadi bisa sekalian melihat beberapa kain atau pakain jika ingin di butik dan juga lebih santai karena ada kafe di sebelah bila mereka ingin mengadakan pertemuan bisnis tersebut


" Di meja mana tuh klien " Gumam Gilang karena ia tak tahu di mana kliennya juga ia belum sempat melihat berkas klien yang di bawa oleh Deon ya karena Deon meninggalkan berkas tersebut di ruangan kerjanya setelah menjelaskannya tadi lalu langsung pergi ke kafe untuk menemuinya


" Meja pojok kanan, ohh itu dia " Jawab Deon setelah ia melihat sekeliling dan keseluruhan kafe dan menemukannya di bangku pojok kanan kafe dengan pandangan luar juga tak banyak orang di sana


" Halo, maaf saya terlambat " Ucap Deon begitu ua sampai di depan klien tersebut


" Ahh tidak tidak anda tidak terlambat saya juga baru sampai, ohh iya silahkan duduk dan kalian bisa pesan minumannya " Ucap orang tersebut


" Baik terimakasih " Jawab Deon lalu Deon dan Gilang pun duduk di kursi, selanjutnya Gilang memanggik pelayan untuk memesan minuman untuk mereka


" Ya ada yang bisa saya bantu " Ujar pelayan kafe setelah datang menghampiri mereka


" kami memesan minuman kopi karamel macchiato tiga " Ujar Gilang pada pelayan tersebut


" Baik ada yang lain "


" Tidak itu saja " kemudian pelayan tersebut meninggalkan mereka sesudah mendatangkan pesanan mereka


" Ahh iya maaf saya belum sempat memperkenalkan diri saya, saya Erlan lalu bagaimana anda tahu nama saya padahal saya lupa memperkenalkan diri saya karena terlalu gugup " Jawabnya dengan senyum canggung nya


" Tidak papa Pak Erlan saya mengerti, hmm saya mengetahui nya karena berkas yang anda kirim beberap waktu lalu, ohh iya saya Deon dan ini asisten saya Gilang " Ucap Deon yang juga memperkenalkan dirinya dan Gilang sebagai asistennya dan Gilang hanya tersenyum tipis saja


" Lalu bisa kita bicara ke intinya " Ucap Deon yang melanjutkan perkataan nya


" Ya, jadi begini Pak Deon Bos saya ingin memesan pakaian untuk seragam di hari jadi perusahaan satu minggu lagi, apakah anda bisa " Jelas nya pada Deon dan Gilang


" Kami akan usahakan dan untuk gaya dan konsepnya apakah sudah anda pikirkan? " Lanjut Gilang karena pesanan mereka datang dan Deon menerimanya dan setelah itu sangat pelayan pergi setelah menyajikan pesanan mereka.


" Belum, maaf karena terlalu mendadak jadi kami belum sempat memikirkan konsepnya " Jawabnya


" Baik, untuk hari jadi perusahaan ya... Hmm bisa kamu beritahu atasan kamu untuk menanyakan konsepnya agar mudah bagi kami untuk membuat pesanannya " Ucap Deon pada Erlan klien yang mereka temui saat ini.


" Bisa, akan saya hubungi sekarang " Jawabnya dan ia langsung menghubungi atasannya untuk menanyakan konsep yang akan di pakai di acara perusahaan tersebut.

__ADS_1


Tak berapa lama ia mengakhiri panggilannya dan memberitahukan konsepnya pada Deon dan Gilang yang baru saja menyesap minuman mereka sembari menunggu panggilan klien mereka berakhir


" Maaf, sudah membuat kalian menunggu " Ujarnya da ikut menyesal kopi tersebut


" Tidak masalah, jadi bagaimana dengan konsepnya apa sudah ada gambaran nya? " Tanya Gilang pada Erlan


" Ya sudah, atasan saya mengatakan untuk konsepnya mereka ingin konsep malam berbintang, saya kurang faham jadi apakah anda bisa mengerti jika tidak saya akan menghubunginya kembali untuk


menanyakannya " Ucap Erlan kepada Gilang dan juga Deon


" Malam berbintang, maksudnya apaan dah gak paham aku " Bisik Gilang pelan pada Deon


" Baik dengan konsep malam berbintang karena nuansa dengan gelap terang yang gemerlap bagaikan malam yang penuh bintang, ya kami sudah paham anda bisa memberitahukannya pada atasan anda bahwa kami akan membuat pesanannya dan di ambil satu hari sebelum acara dan transaksinya juga di kafe ini dengan asisten butik saya Roni, ini kartu nama saya dan ke dua asisten saya jika ada yang di perlukan lagi anda bisa menghubungi mereka " Jelas Deon panjang pada nya


" Baik terimakasih saya akan menyampaikannya " Jawabnya


Selanjutnya Deon dan Gilang pamit untuk kembali lebih awal danembicarakan masalh lain di kantor butik dan meninggalkan kliennya tersebut dan setelah Deon dan Gilang pergi klien itupun juga pergi setelah menghabiskan kopinya kembali ke perusahaan mereka untuk melaporkan pada atasannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bagaimana cerita yang ini teman teman, perusahaan Deon kembali senangnya aku..

__ADS_1


Berikan saran dan tanggapan juga pendapat kalian ya, dan jangan lupa berikan tanda Like, Vote, dan Komentar di bawah ya...


Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😊😊🥰🥰💞💞💞


__ADS_2