
Sesampainya di tempat Deon Liliana pun memanggil kedua orang tuanya dan Roni juga Gilang karena mereka ada bersama dengan orang tuanya.
" Bunda, Ayah.. Om Roni.. haloo dan om Gilang Halo om " Panggil Liliana pada semuanya
" Liliana Halo juga Liliana " sapa balik Gilang dan Roni pada Liliana
" Ayah Andra katanya pengen main tadi " Ujar Liliana pada sang Ayah
" Andra pengen main Nak, " ucap Nisa karena Nisa lah yang menjawab ucapan Liliana karena setelah sampai Deon langsung menggendong Andra
" Iya bunda Andla mau main tapi cekalang Andla mau mainnya cama kakak Lili Bunda " Jawab Anak kecil itu dengan comelnya
" Andra sayang kamu sama kakak main di sini aja ya bentar lagi pestanya mau di mulai semua orang juga pada berhenti main kamu lihat kan sayang " Ujar Deon memperlihatkan sebagian dariboesta pada Andra
" Iya Ayah, tadi temen-teman kakak Lili pada cubitin pipi Andla Ayah, Andla kan gak cuka di cubit pipi nya cama meleka " Adu anak kecil itu pada Ayahnya
" Lili adikmu di cubitin ? " Tanya Bundanya
" Maaf Bun, Yah tadi tuh saat Lili ketemu sama temen-temen Lili mereka tanya siapa yang Lili bawa, ya Lili kasih tahu mereka kalo Andra adik nya Lili, dan mereka gemes bbanget, atanya Andra lucu dan gemoy, ucul ucul gitu makanya sampek cubitin pipi nya, tapi setelah itu Liliana pamit ke mereka buat ajak Andra ke Bunda, Lili juga tahu kali Bun kalo Andra gak suka di cubitin makanya Lili pergi cari kalian di sini " Jelas Liliana pada orang tuanya
" Ohh jadi gitu Andra hmm " Ucap Deon pada putra kecil nya dan di jawab anggukan dari Andra
" Tapi tadi kakak ajakin Andla makan kue manis nya Bunda, enak " Ucap Andra pada Nisa
" Beneran "
" Iya Bun "
" Ya sudah kamu duduk sini bentar lagi acaranya mulai untung saja tadi di siapin beberapa tempat duduk " perintah Ayah nya dan kemudian Liliana duduk di samping Roni karena hanya kursi di samping Roni yang kosong
" Cek, cek, halo , halo, cek, halo ... ngiiiiiiiinggg " Suara mic yang di cek sebelum di gunakan
" Para hadirin sekalian terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk datang di acara saya ini, perkenalkan saya Rendra dari perusahaan B dan acara ini adalah pesta ulang tahun perusahaan saya dan juga putri saya, Melanie " Salam penyambutan dari pemilik acara tersebut
" Dan selamat datang semuanya di acara saya ini, silahkan anda bisa menikmati hidangan nya acara sudah di buka " Lanjutnya dan semuanya pun juga langsung membubarkan diri untuk mengambil menurnu hidangan serta minuman juga kue nya
Setelah mereka makan lalu acara ulang tahun pun di adakan
" Sekarang adalah acara inti kami yaitu merayakan ulang tahun putri saya Melanie, " Ucap nya
" Melanie putri ku selamat ulang tahun sayang semoga panjang umur, dan sehat selalu sayang ku " Ucap Bundanya lalu di ikuti yang lain, setelah acara potong kue, potongan pertama Melanie memberikan kepada Ibunya, setelahnya pada Ayahnya dan selanjutnya pada teman temannya, lalu mereka yang hadir juga akan mendapatkan kue saat pulang nanti .
" Tak lama karena hari juga sudah nyali larut acara di bubarkan , Deon dan yang lainnya pamit dulu sebelum mereka pulang ke rumah
__ADS_1
" Tuan Rendra saya ucapkan selamat pada Anda dan keluarga, saya dan teman teman saya mohon undur diri lebih dulu " Ucap Deon meminta izin untuk pulang terlebih dahulu karena Andra juga sudah mengantuk dan meminta pulang dari tadi
" Ohh iya Tuannya, Terimakasih sudah mau hadir di acara saya ini, terimaksih juga Tuan Toni dan Tuan Gilang " Jawab nya, lalu setelah nya mereka pun pergi ke kuat kafe dan menuju mobilnya masing masing dan pulang ke rumah di dalama mobil ketiganya tertidur dan Deon yang menyetir mobil hingga sampai rumah
" Neng, Nisa sayang kita udah sampai kamu bawa Andra masuk gih biar aku ayang bawa Liliana ke kamar " ujar Deon membangunkan Nisa dan memintanya untuk membawa Andra masuk setelah Nisa bangun
Ucapan suaminya langsung di turuti oleh Nisa, ia menggendong Andra dan kelurahan dari mobil, membuka pintu rumah laku masuk ke dalam, sedangkan Deon ia memarkirkan mobilnya di garasi terlebih dahulu laku baru keluar dan menggendong Liliana ke dalam rumah dan menjdutkannya di kamar nya melepaskan sepatunya laku menyelimuti nya agar tidak kedinginan
setelah itu Deon turun untuk mengunci pintunya yang belum ia kunci, lalu menuju kamar nya di atas dan berganti pakaian menjadi pakaian tidur, begitu pun dengan Nisa, setelah ia menidurkan Andra ia juga mengganti pakaian nya dengan pakain tidur biasanya .
Ohh iya mereka sudah meksanakan kewajibannya tadi sebelum berangkat ke pesta, jadi sampai di rumah tinggal istirahat saja
Setelahnya Nisa merebahkan dirinya di kasur samping putranya itu, lalu Deon ia menuju kamar putrinya dan merebahkan dirinya di samping putrinya, karena Liliana terbiasa bangun malam saat ia tidur setelah pergi jauh atau ke acara acara dan ketika terbangun Liliana pasti mencari Bundanya kalo gak Ayahnya, lantaran lapar, karena di sana Liliana hanya makan sedikit.
Saat tiba tengah malam, perut Liliana berbunyi, ia terbangun dari tidurnya dan melihat ada Ayahnya yang tidur di samping nya, lalu ia beranjak dan ia mengganti boa lainnya dengan pakain tidur atau piyama nya karena ia pasti belum menggantinya ketika sampai dan langsung tertidur di mobil tadi, juga saat sampai ia langsung di pindahkan oleh ayahnya ke kamar nya
Setelah berganti pakain dan ke kamar mandi karena mencuci tangan dan kakinya juga ada masalah alam sedikit ia membangunkan Ayah nya untuk mengantarkan ia ke bawah dane menemaninya makan di meja makan.
" Yah, Ayah bangun Yah " Panggil Liliana dengan suara serak khas orang bangun tidur apalagi ini malam hari dan tengah malam pula ia bangunnya
Mendengar suara Liliana yang memanggilnya Deon pun membuka matanya dan bangun lalu duduk di tepi ranjang
" Sayang, mau sekarang, ayo Ayah antar dan Ayah temani " Ucap Deon juga dengan suara serak nya
" Kok Ayah tahu sih "
Lalu mereka berdua keluar dan turun ke bawah menuju ruang makan di dapur ,
" lhah iya, Ayah lupa nasinya habis tinggal lauknya doang " Ujar Deon setelah ingat bahwa nasinya sudah habis tadi sore dan malamnya mereka belum makan dan tak lama Nisa turun kebawah ia juga lapar ya karena mereka semuanya belum makan malam tadi hanya makan sedikit saat di pesta dan porsinya kurang kalo untuk mereka
" Neng kamun turun juga, Andra gimana " Tanya Deon saat Nisa duduk di kursi sebelah Liliana
" Tidur Mas sayang, aku laper mas " Ucap Nisa pada Deon
" hahh pesan aja gimana, nasi nya habis sayang ku " Ujar Deon memberikan jawaban yang sama
" Terserah Ayah mau pesan ya gak papa emang masih ada yang buka tengah malam " Ucap jawab Liliana
" Ya kalo masih ada pesan aja Mas " Jawaban yang sama juga di ucapkan oleh Nisa
" Kalian ini sama ya kalo habis dari pesta atau acara dan keluar jauh pasti tengah malam laper, " Gumam Deon dan hanya di ajaib senyuman boleh kedua nya dan Deon hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja
" Ya sudah kita ke ruang tengah, kitab pesan makanannya " Ucap Deon lalu mereka pun menuju ruang tengah dan duduk di sofa lalu Deon mengeluarkan ponselnya yang ia bawa di saku piyama nya untuk memesan makanan mereka
__ADS_1
" Kalian pesen apa ? " Tanya Deon pada Nisa dan juga Liliana
" Yang ada apa aja Mas ? " Tanya balik Nisa pada Deon
" Aku samain sama Bunda " Jawab Liliana
" Yang ada, Nasi padang sama pizza doang ini minumannya cuman teh sama kopi anget karena yang buka cuman itu sayang " Jawab Deon pada mereka
" Ya udah pesan semuanya aja " Jawab santai Nisa sambil ia memejamkan matanya
" Iya Ayah semuanya udah laper banget perut Liliana sakit " Ujarnya dan menyenderkan kepanya pada lengan Deon Nisa juga karena satu tangan Deon berada di belakang mereka bertumouan di senderan sofa
" Oky, pesannya udah Ayah pesen nanti kalo datang kamu bukain pintunya ya " Ujar Deon setekah memesan pesanan mereka dan di angguki oleh Liliana .
Tidak lama pesanan mereka datang dan Liliana yang mengambilnya laku di taruh di meja ruang tengah, setelhanya ia mengambil piring dan sendok untuk makannya
" Udah yuk makan " Ucap Nisa dan mereka pun makan bersama pada tengah malam tersebut karena lapar, setelah makan mereka meminum minuman yang juga Deon pesan tadi
Lalu pizza nya masih butuh dan belum tersentuh, dan Deon memasukkannya di dalam kulkas agar besok bisa dimakan karena sudah dini hari, selanjutnya Nisa dan Liliana kembali kekamar sesudah membereskan makan mereka, begitu pun dengan Deon ia juga kembali kekamar nya tetapi saat ia merebahkan badannya ia menjadi tidak bisa tidur mana lagi sudah jam tiga pagi juga,
Akhirnya Deon memutuskan untuk ke ruang kerjanya dan melihat email yang mungkin belum ia baca dan berkas berkas kantor sekalian butik juga kafe nya sampai pagi menjelang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bagaimana teman teman kalian sukan kan kalo gak ya mohon di maklumi author juga masih perlu belajar lagi , jangan lupa berikan saran dan pendapat kalian ya..
__ADS_1
Juga berikan tanda Like, Vote, dan juga Komentar di bawah ya...
Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞