
Keesokan harinya Deon dan Nisa menyiapkan sarapan pagi mereka sebelum Liliana dan Andra bangun dari tidur mereka , kali ini Deon juga Nisa menyiapkan sarapan nasi goreng dan juga capjay lalu satu telur mata sapi untuk Andra, setelah selesai memasak dan menyiapkan di meja makan Nisa membangunkan kedua anaknya , sedangkan Deon ia membuatkan Liliana jahe madu hangat seperti kemarin malam
Tidak lama mereka turun kebawah dan menghampiri Deon yang sudah ada di meja makan sambil membaca koran atau ipad nya sambil di temani secangkir kopi yang di buatkan Nisa tadi .
" Ayahh udah lama kah " Panggil Liliana pqda Deon
" Enggak , baru saja ini ayo makan dan jangan lupa ini jahe madunya biar cepet sembuh "
" Emang kakak kenapa Yah ? " Tanya Andra penasaran
" kakak sakit tenggorokan udah keburu dingin nanti gak enak lo " Nisa yang menjawabnya sebab suami dan putrinya sudah mulai memakan sarapan mereka.
Lalu merekapun makan bersama, setelah makan mereka menghabiskan waktunya untuk keluarga, menemaninya si kecil bermain dan sebagainya juga membantu Lilianan yang saat ini ingin membuat minuman yaitu jus kiwi.
Malam harinya Deon tidur bersama Andra karena si kecil ingin di temani oleh Ayahnya dan sedangkan Nisa ia tidur bersama putrinya, yang kebetulan malam ini sedang sangat rindu tidur bersama Bundanya seperti dulu waktunya masih seumuran dengan Andra aduk kecilnya itu.
Pagi menjelang Nisa sudah bangun sejak tadi bersama Liliana ia juga melaksanakan kewajibannya bersama dengan Deon tetapi setelah itu Deon kembali tidur karena masih mengantuk, dan Nisa juga Liliana memilih memasak membuat sarapan di dapur, Liliana membawa bekal Nasi goreng agar tidak ribet ketika istirahat di sekolah karena kantin sekolah selalu penuh
" Bun aku mau bawa bekal nasi goreng ya Bun udah jadi tadi aku masak banyak soalnya "
" Iya sayang terus minumnya kamu bawa apa, atau kayak biasanya bawa air putih? " Tanya Nisa pada Liliana
" Bawa air putih sama jus kiwi kemarin sih di botol kecil soalnya nanti ada ham olahraga pasti capek dan haus juga kantin pasti rame banget kalo jam olahraga makanya aku bawa dia minumnya " Jelas Liliana pada Bundanya
" Oky, ini makanannya udah siap kamu bangunin Ayah kamu tuh, Bunda mau bangunin Andra juga yuk ke kamar Ayahmu " Ajak Nisa pada Liliana
" Kok ke kamar bawah Bun bukannya kamar Ayaah sama Bunda di atas ya "
" Kamu lupa sejak Andra ada kan Ayah mu juga sibuk dan ia tidur di kamar vawah supaya deket sama kantor kerjanya di rumah sama buat desain desainnya, akhir akhir ini banyak klien sama investor yang mau kerja sama jadi Ayahmu harus teliti dan menyaring segala informasinya supaya gak bangkrut lagi tih kantor nya "
" Ohh gitu ya Bun, nanti kalo Liliana udah lulus kuliah Liliana mau kerja di kafe Ayah "
Percakapan mereka pun berakhir setelah masuk ke dalam kamar Deon dan mereka berdua melihat bahwa Deon sudah bangun dan bersiap dengan pakain kerjanya di kantor karena ia akan mengontrol kantor hari ini lalu Andra ia masih tidur dengan pulas
" Ayah Udah bangun Bun " Ucap Liliana pelan
" Hemm ajakin ayah sarapan duluan gih "
" Siap Bundaku sayang "
" Yah udah selesai belum kalo udah ayo sarapan dulu sambuk nungguin bunda sama Andra " Ajak Liliana pada Deon yang baru saja selsai mengenakan jas kantornya ia tidak mengenakan dasi karena tidak terbiasa dan kemejanya yang bagian atas tidak ia kancing kan karena akan merasa tercekik nanti
" Udah Ayok, Neng Mas duluan ya " Pamitnya pada Nisa sebelum ia keluar dari dalam kamar bersama dengan Liliana menuju meja makan yang ada di dapur
Sesampainya di meja makan Deon dan Liliana mereka sarapan bersama, sambil menunggu Nisa dan Andra selesai bersiap dan ke luar dari dalam kamar.
Tak lama Liliana selesai makan dan Nisa juga Andra juga sudah ada di luar bertepatan dengan Deon dan Liliana baru selesai makan dan segera berangkat bekerja juga sekolah
__ADS_1
" Udah mau berangkat aja "
" Iya nih Bun, Liliana berangkat dulu ya Bun, Yah Liki tunggu di dalem mobil "
" Iya hati hati, jangan nakal di sekolah kamu " balas Nisa dan Deon hanya menganggukan kepanya saja menanggapi ucapan Liliana
" Ya udah Andra Ayah kerja dulu, Andra gak boleh nakal lo sama Bunda "
" Iya Ayah, Ayah hati hati kerjanya " Ucao Andra yang baru saja bisa mengucapkan huruf "R " dengan lancar itu beberap waktu lalu
" Neng Mas berangkat, kamu hati hati kalo ada apa apa telpon Mas paling nanti siang Mas udah pulang sama Liliana "
" Iya Mas, kamu juga hati hati jangan ngebut bawa mobilnya ingat kamu bawa Liliana lo "
" Iya sayang ku " Dan akhirnya Deon keluar dari rumah menuju mobilnya, kemudian berangkat untuk mengantar Liliana ke sekolah setelah itu barulah ia pergi ke kantor untuk urusan kantor yang menunggunya
Di dalam mobil suasana hening karena tidak ada yang membuka percakapan lalu saat sebentar lagi sampai barulah Liliana bicara memulai percakapan dengan Ayahnya
" Yah " Panggil Liliana pada Deon yang lagi menyetir perlahan karena sebentar lagi sampai di gerbang sekolah putrinya tersebut
" Ya ada apa putri ku "
" Nanti jemput Liliana jam 10 pagi ya, soalnya guru ada rapat kemarin baru di umumin di group sekolah "
" Iya nanti Ayah jemput, udah sampai kamu masuk gih, hati hati ingat pesan Bunda jangan nakal di sekolah "
" Iya Ayah ku sayang Liliana gak bakal tahu Ayah juga hati hati kerjanya " setelah percakapan singkat tersebut Liliana mengalami tangan Deon laku keluar dari mobil dan menuju kelasnya, setelah Liliana masuk ke dalam sekolah barulah Deon melakukan mobilnya lagi menuju kantor yang katanya rapat dengan bagian desain yang kemarin sempat di bahas bersama.
" Tuan mari "
" Ya, Dami apakah rapatnya sudah di mulai ? " Tanya Deon pada Damian
" Belum Tuan, Tuan Gilang menunggu anda di ruang rapat seperti biasa bersama orang orang yang akan rapat " Jelasnya pada Deon
" Baiklah kalo begitu, seperti biasa bikinkan kopi untuk semuanya ohh ya yang satu kopi Latte buat saya "
" Baik Tuan akan saya siapkan " setelah itu Damian langsung menuju ke pantri untuk menyiapkan minumannya sedangkan Deon ia masuk ke dalam ruang rapat dan duduk di hadapan mereka semua
" Maaf saya terlambat "
" Tidak, Tuan kami bisa menunggu " jawab mereka serempak kecuali Gilang yang sudahlah terbiasa
" Karena Tuan Deon sudah datang kita akan memulai rapatnya sekarang " Ucap Gilang lalu memerintahkan sekertaris nya Widuri menyerahkan beberapa dokumen mengenai desain musim ini pada Deon untuk di tilhat
" Ini tuan Beberapa dokumen tentang desain musim ini dan beberapa aksesoris lainnya juga kain yang akan kita gunakan " Jelas Widuri pada Deon
" Ya terimakasih, saya akan melihatnya "
__ADS_1
``Hmm ini biasa saja, masih perlu sentuhan yang bisa membuatnya terlihat elegan, dan yang bini sederhana namun berkesan, sangat menarik `` Gumam Deon dalam hatinya
" Desain kali ini lumayan bagus dan ada satu yang belum bisa karena masih ada yang kurang, yang lainnya okelah bisa kita buat, dan untuk aksesorisnya ini sesuai dengan tema dan musim kali ini ya meskipun hanya musim panas dan hujan tetapi ada banyak musim lainnya seperti musim buah dan bunga ini sangat menarik samua nya bisa kita pakai, dan bahan lainnya juga bagus , untuk yang belum bisa mendapatkan kesempatan tingkatkan lagi usaha dan kreatifitas kalian, jangan menyerah karena tahun ini akan ada banyak klien yang berdatangan tetap berusahalah semampu kalian " Jelas Deon sekalian ua memberikan semangat bagi mereka
" Siap Tuan kami akan berusaha keras semampu kami dan tidak akan mengecewakan harapan Tuan pada kami " Jawab mereka serentak
" Bagus, Lanjutkan " Tak lama Damian datang dengan kopi nya bersama OB yang membantunya dan menyiapkan minuman mereka
" Tuan kopinya " Ujar Damian saat menyajikan kopi untuk Deon
" Ya, keluarlah jika tidak ada urusan lagi, dan awasi karyawan lain jika ada yang mencurigakan laporkan pada Gilang " Titahnya pada Damian dan segera di laksanakan oleh Damian
" Silahkan di minum setelah itu kalian usa kembali bekerja " Ujar Dekn dan ia sambil sesekali menyeruput kopinya
" Kang gimana kantor, baik kan ada masalh satu gak, soalnya dari kemarin aku kedatangan beberapa email dan hari ini juga email bejibun banyak banget belum aku lihat, dari kantor sampek kafe email nya juga butik bantu aku lihat, aku juga udah nyuruh Roni juga udah kukirim ke email mu, aku sama istriku sampek gak bisa tidur tahu baru aja tidur kemarin malam saat libur " Jelas Deon setelah semuanya pergi setelah mereka menghabiskan kopinya dan tersisa Gilang juga Widuri di ruangan tersebut bersama Deon
" Bisa ada sekertaris asisten ku juga yang bisa bantu kamu, terus setelah ia ingin kamu mau kemana "
" Butik ada klien yang mau kerja sama lagi sedang diskusi sama Roni sekarang "
" Setelahnya kafe gimana ? "
" Kafe udah di urus sama Nisa bisa juga dari rumah "
" okay lah , aku balik kerja dulu berkas berkas masih banyak yang belum aku lihat dan rapikan "
" Yoi aku juga mau langsung ke sana "
Setelahnya Gilang bersama Widuri kembali bekerja di ruangannya masing-masing, sedangkan Deon ia pergi ke butik untuk melihat perkembangannya setelah selesai barulah ia menjemput Liliana karena waktu juga pas dan ia selesai dengan urusannya tinggal kafe , Deon akan membicarakannya di rumah bersama Nisa nanti di ruang kantornya yang ada di rumah.
.
.
.
.
.
.
.
.
Gimana teman teman, maaf ya lama gak up ada masalh internal jadi up nya lama deh, jangan bosan bosan baca ceritanya ya ikuti terus cerita...
__ADS_1
Dan jangan lupa berikan Tanya Like, dan komentar di bawah ya...
Salam ngat dari Author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞