My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
S2 Axel?


__ADS_3

Beberapa hari setelahnya, Johann sedang ada di kantornya saat di beritahu jika ada yang mencarinya.


“ apa ia sudah membuat janji denganku?” tanya Johann.


“ dia bilang anda mengenalnya.” ucap salah satu seketarisnya.


“ apa wanita yang berusaha mengejarku?’ tanya Johann.


“ erm.., dari pada wanita, penampilannya seperti laki- laki, tapi tubuhnya mungil seperti wanita.” ucap seketaris itu ragu.


“ apa? Erm..,” ucap Johann berpikir.


“ baiklah, biarkan masuk.” ucap Johann akhirnya.


Perusahaan yang dulunya di pegang oleh simon ini adalah perusahaan untuk kecantikan, seperti cosmetic, parfum dan sebagainya. Itu sebabnya, Enny dulu sempat melihat Simon di SPA milik Catherine karena ia memang sedang berbisnis dengan sahabat Alana juga Lily itu dan kebetulan bertemu dengan Kyara saat itu.


“ kak Johann.” ucap sebuah suara yang cukup familiar namun terasa berbeda membuat Johann mengalihkan pandangannya.


“ Alice?” ucap Johann cukup terkejut melihat perubahan dalam diri Alice. Rambut yang biasanya panjang menjadi cepak seolah rambut pria dengan dandanan seperti pria dan pakaian pria.


“ aku sekarang bukan Alice, kak. Panggil aku Axel. Saudara kembar Alex.” ucap Alice.


Ini adalah satu- satunya hal terkonyol yang bahkan tak terpikirkan Johann.


“ apa kakak suka penampilanku?” pertanyaan Alice membuat Johann menahan tawanya. Sebenarnya kasihan juga harus membuat Alice kehilangan rambut panjang wanita itu. Padahal rambut wanita itu indah. Dan wanita itu rela kehilangan rambut panjangnya demi agar terlihat seperti seorang pria. Wanita itu bahkan berusaha merubah suaranya.


“ tidak.” ucap Johann merubah warna mukanya menjadi cuek.


“ apa? Kakak bilang kakak Guy. Aku berusaha berpenampilan seperti pria.” ucap Alice tak percaya.


“ aku.., erm.., aku.., aku lebih suka pria yang macho, sementara meski kau merubah penampilanmu, kau terlihat imut di mataku.” ucap Johann menahan tawa.


“ be.., begitu. Aku akan ke Gym dan membentuk otot- otot ku!” ucap Alice berlalu dari ruangan kantor Johann.


‘ imutnya.’ batin Johann.


Wanita itu rela merubah tubuhnya bahkan mengorbankan rambut indahnya hanya untuk menarik perhatian Johann.


‘ dia takkan operasi dan menjadi transgender kan?’ batin Johann bertanya- tanya.


Tiba- tiba Johann jadi menyesal perkatannya, bagaimana jika Alice sampai benar- benar mengoperasi tubuhnya. Mengingat kekayaan Mick bisa saja- Alice sampai nekad merubah tubuhnya.


🌸🌸🌸


Karena khawatir, Johann mengikuti kemana Alice pergi. Pria itu mendapati jika Alice benar- benar menuju GYM untuk melatih tubuhnya. Meski Johann lega karena Alice tak sampai berpikiran merubah kelamainnya.


Wanita itu bukan lagi menggunakan sport Bra, namun chest binder— Bra yang di tujukan untuk menutupi dada Alice yang cukup besar. Lalu memakai kaos singlet pria dan training yang biasa di pakai ayahnya kala berolahraga.


Johann sendiri tahu jika Alice memang di latih beladiri, bahkan pria itu mengakui jika otot- otot Alice memang sudah terbentuk, bahkan pria itu melihat jika Alice juga memiliki otot di perutnya. Sayangnya, Alice mewarisi badan mungil Kyara dan tubuh wanita itu juga menonjol sama seperti dada Kyara yang besar dan pantatnya yang juga sekal, sehingga seingin apapun Alice supaya terlihat seperti seorang Pria- badan Alice tak dapat menutupi hal itu.


Jadi yang bisa di lakukan Alice hanya memakai baju yang kebesaran.

__ADS_1


“ apa ada maksud dari anda yang memesan paket latihan disini?” tanya pelatih GYM di sana.


“ tuan, saya ingin membentuk otot saya.” ucap Alice.


“ baiklah, biar saya melihat otot anda.” ucap pelatih itu beralih ke belakang tubuh Alice.


Wanita itu begitu terkejut kala merasakan pelatih GYM itu meraba perutnya.


“ tu.., tuan. Apa yang anda lakukan.” tanya Alice.


“ tak apa, tuan. Tenanglah, saya hanya


berusaha memastikan otot anda.” ucap pelatih itu.


Apakah pelatih itu juga Guy? Atau jangan- jangan ia tahu jika Alice itu perempuan.


Melihatnya Johann hampir saja menghampiri ke tempat dimana ada pelatih GYM itu juga Alice sampai ia mendengar kata;


“ tuan, anda memiliki otot yang bagus.” ucap pelatih itu.


‘ ia benar- benar hanya melihat otot perutku?’ batin Alice.


“ di mulai dari melatih otot lengan anda.” ucap pelatih itu memperlihatkan alat untuk melatih lengan. Berupa beban yang di angkat agar melatih otot lengan dan otot paha.


Johann mulai menghembuskan nafas- lega, merasa jika pelatih itu memang hanya ingin melatih Alice.


“ tuan.” ucap pelatih itu menyentuh paha Alice.


“ memang. Tapi anda tahu tuan?” ucap pelatih itu.


“ a.., apa?” ucap Alice gugup. Ia takut melihat rupa pelatih itu yang seolah menatap Alice penuh damba. Padahal, Alice yakin telah berdandan seperti seorang laki- laki.


“ sebagai seorang laki- laki, anda sangat manis.” ucap pelatih itu.


“ te.., terima kasih, tuan.” ucap Alice takut.


“ dan aku yakin kau sama sepertiku.” ucap pelatih itu membuat bulu kuduk Alice mulai merinding.


“ ya?” heran Alice.


“ aku tahu kau juga guy seperti ku, tuan. Dan anda tahu? Anda adalah type saya.” ucap pelatih itu hampir mencium Alice.


“ t.., tuan. Hentikan ini.” ucap Alice takut.


“ oh? Jadi anda normal? Kalau begitu saya tinggal membuat anda merasakan sensasi nikmatnya bermain dengan sesama jenis, tuan. Saya yakin anda akan menyukainya.” ucap pelatih itu menunjukkan smirk smile nya. Ia lalu menyekap hidung Alice dengan saputangan yang wanita itu yakin sudah di beri Chloroform.


Jadi itu sebabnya GYM ini terlihat sepi? Bukan karena GYM ini yang baru buka karena semua yang pernah datang ke sini ketakutan untuk datang lagi?


Alice ingin berontak, ia ingin melawan pelatih itu. Apa lagi mengingat jika ia kebal terhadap perangsang. Namun.., sekuat apapun wanita itu berontak, tetap tak bisa melawan tubuh terlatih pelatih GYM di hadapannya.


Apa lagi yang ia hisap adalah obat tidur berkadar cukup tinggi. Seharusnya, Alice mengatakan jika ia wanita. Namun, apakah jika pelatih itu tahu Alice wanita, pelatih itu akan membiarkan Alice?

__ADS_1


Orang seperti itu biasanya adalah orang yang nekat! Bagaimana jika karena kesal, selama Alice tertidur- tubuh Alice di mutilasi?


‘ kakak! Papa!’ batin Alice takut kala ia sudah terpojok.


Namun siapa yang menyangka jika ada yang menghajar tubuh pelatih itu.


‘ papa?’ batin Alice. Karena wanita itu hanya bisa melihat punggung pria itu.


“ kau siapa?” tanya pelatih itu tak terima.


“ kau yang siapa!” tanya Johann.


Ya, yang melindungi Alice adalah Johann.


“ aku? Kau bisa memanggilku Jack.” ucap pelatih itu melunak melihat wajah tampan Johann.


“ baiklah, tuan Jack. Apakah anda tahu jika orang yang hendak kau perkosa itu adalah wanita?” tanya Johann tersenyum.


“ ka.., kakak! Kenapa kau memprovokasinya, orang seperti itu adalah orang yang nekad!’ bisik Alice khawatir.


‘ apa kau melihatku seperti itu?’ tanya Johann tersenyum.


“ ten.., tentu saja tidak! Kakak sangat berwibawa juga.., juga tenang.” ucap Alice malu- malu.


“ APA? Wanita?” namun teriakan pelatih bernama Jack itu membuat mereka mengalihkan perhatian mereka.


“ ka.., kalau begitu.., KAU! Kau bisa menggantikan orang itu untuk bermain denganku.” ucap Jack mulai beringas. Antara pecandu obat- obatan atau ia memiliki trauma terhadap wanita hingga ia tak terima jika orang yang ia anggap pria adalah wanita.


“ tuan. Bagaimana jika aku juga adalah wanita!” ucap Johann tenang.


“ bohong! Bohong! Bohong! Tunjukkan buktinya padaku!” ucap Jack tak terima.


Alice cukup terkejut kala Johann membuka baju Alice beserta dalaman wanita dan memperlihatkan dada besarnya.


‘ Kya!’ batin Alice malu.


“ lalu.., kau! Perlihatkan juga milikmu!” ucapan pelatih Jack membuat Alice takut, ia tahu Johann adalah seorang pria mana pungkin bisa memperlihatkan dada kepada pelatih gila itu.


Namun seketika itu juga Johann membuka bajunya yang memperlihatkan dada besarnya lengkap dengan Bra berenda.


‘ selama ini kak Johann wanita?’ batin Alice cukup syok.


“ tidak!” ucap pelatih itu menunjukkan pisau kecil dari sakunya.


“ mati! Mati kau wanita!”ucap pelatih itu menerjang Alice dan Johann. Johann segera menarik Alice kebelakang tubuhnya, lalu dengan secepat kilat dapat menarik tangan pelatih itu, memeluntirnya hingga senjata itu jatuh. Lalu dengan tangan satu lagi menarik kerah baju Jack dan membanting pria itu.


“ kau tak apa?” tanya Johann kepada Alice.


“ aku tak a..” ucap Alice menggantung lantaran tak sanggup lagi menahan reaksi dari obat bius itu.


" Alice!"

__ADS_1


__ADS_2