My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
begal


__ADS_3

Jam menunjukkan jam 1 siang saat mereka selesai berdoa, biasanya ketika hanya ada Adam juga Kyara, Adam sering membawa mereka menunjungi pusara antara jam 4 atau 5 sore, saat hari tidak terlalu panas, namun karena Adam membawa Nicholas yang penakut, akhirnya perjalanan mereka di lakukan siang hari tepat pada saat jam makan siang.


“ mau makan dimana?” ucap Gabe mengendarai mobil import nya yang menggunakan kemudi di bagian kiri.


“ kita ke soto B saja.” ucap Nicholas, melihat Handphone nya, pasti yang di pesan itu yang terkenal juga yang trend di story.


“ Ok.” ucap Gabe gampang.


Setelah sampai di warung makan kota B tampak warung makan itu sangat ramai juga padat pengunjung. Kyara yang tidak suka tempat yang padat orang, memilih langsung duduk sementara pemilihan menu di serahkan oleh Mick juga Gabe. Namun hal tak terduga terjadi, entah kebetulan atau apa, secara tiba- tiba warung makan itu kedatangan begal dan langsung duduk bersama dengan kursi dimana Mick sedang bersantap dengan yang lainnya.


“ pilih nyawa, atau harta.” ucap Begal itu mengacungkan pisaunya.


Tampak Adam juga Nicholas bergetar ketakutan sementara Mick hanya menatap pada senjata yang di acungkan, hanya pisau dapur biasa, dilihat dari pisau itu yang masih bersih, pasti baru saja di beli atau didapatnya. Mick kemudian melirik sekilas pada Gabe lalu Pria itu menjawab.


“ pilih makan.” ucap Gabe yang di balas tawa oleh Mick.

__ADS_1


“ Kau!” ucap Begal itu tidak terima. Mulai mengacungkan pisaunya, membuat teriakan dari pengunjung lain, namun ternyata, Gabe dapat menangkap pisau dapur tersebut dan malah memelintir tangan Begal itu dan menjegalnya hingga badannya terantuk meja, Mick yang ada di sebelah Begal itu lalu menekan kepala Begal itu.


” pilih duduk, atau diam?” ucap Mick membalas kata- kata begal itu.


Melihatnya para pengunjung lain ada yang berdecak kagum ada juga yang masih berdiri ketakutan.


“ am.., ampuni saya.” ucap Begal itu ketakutan.


“ kau tidak dengar? Pilihannya hanya duduk atau diam.” ucap Mick semakin menekan kepala Begal tersebut. Akhirnya dengan badan bergetar, begal itu hanya diam dalam tekanan tangan Mick.


Akhirnya dengan penuh tanya, penjual tersebut membuatkan pesanan Gabe dan menaruhnya di meja Gabe.


“ Ambil! Dan jangan pernah datang lagi.” ucap Mick melepas begal itu yang langsung lari kalang kabut mendapat ancaman dari Mick juga Gabe.


Suasana Hening terjadi setelah kepergian begal itu.

__ADS_1


“ semakin kita takut, mereka akan semakin berani, semakin kita berani mereka pasti menciut.” ucap Mick tiba- tiba.


“ modal omong kayak sales.” canda Gabe yang di balas tawa oleh Mick. Tampak Kyara hanya tertawa melihat kelakuan dua orang pria di depannya.


“ tapi jika kita membalas juga pasti akan kena lapor, pernah ada yang masuk penjara karenanya.” ucap Nicholas membalas.


“ itu jika kita melukai, kita sama sekali tidak melukai begal itu, di tambah, di sini banyak saksi mata jika kita hanya membela diri.” ucap Mick yang tahu betapa bobroknya kondisi hukum di negara ini.


0o0


hai hai hai


jangan lupa tinggalin jejak jika kalian pernah mampir ke karya author ya


coment dan saran kalian sangat berharga bagi author agar lbh berkembang lho😘

__ADS_1


__ADS_2