
Suara tangis bayi saling bersahutan.
Dalam satu kelahiran Kyara mendapatkan bayi perempuan sekaligus laki- laki dalam waktu bersamaan atau lebih tepatnya hanya terpaut sepuluh menit.
“ mau kalian kasih nama siapa anak kalian?” tanya Lily yang segera mengunjungi rumah sakit di mana tempat Kyara melahirkan.
“ kami belum memikirkannya- karena kami belum tahu kelaminnya saat kehamilan dulu, mungkin kami baru akan menamainya setelah melakukan proses pencukuran rambut pertama mereka.” ungkap Kyara menyusui kedua anak- anaknya.
“ apa itu adalah adat Indonesia?” tanya Alana.
“ tidak juga, itu juga karena mama Elizabet juga papa Adam belum melihat cucu mereka, aku ingin mereka ikut andil menamai anak- anakku.” ungkap Kyara dan matanya melirik pada bekas kissmark di leher Alana.
“ jadi..., kurasa akan ada yang menyusulku- sebentar lagi.” ucap Kyara berdehem.
“ wow, Alana... jangan bilang kau dan Nick..” ucap Lily menunjuk Alana dan Nicholas bergantian.
Seketika Nicholas mengalihkan pandangannya dan Alana menutupi bekas kissmark nya.
“ kalau sampai Alana saja mendapatkan jodoh, kurasa seorang lily akan sendirian tanpa jodoh.” ucap Gabe masuk ke ruangan Kyara.
“ hai Gabe.” sapa Kyara tersenyum.
“ jadi ini baby boy dan baby girl keponakanku?” tanya Gabe mengelus kepala kedua anak Kyara.
“ by the way, apa maksudmu sendirian tanpa jodoh? Kau sedang curhat, huh?” ucap Lily tak terima.
“ kau lupa jika aku ini tampan jika aku mau menikah aku tinggal menunjuk wanita yang mengantri menjadi kekasihku.” ucap Gabe tinggi hati.
“ iuh, gatel telingaku mendengarnya.” ucap Lily menggaruk telinganya.
“ istilah yang aku bilang masih berlaku lho, Lily.” ucap Kyara tertawa.
__ADS_1
“ yang katanya geting nyanding? Benci jadi cinta? Aku? Jatuh cinta sama dia?” ucap Lily menatap Gabe dengan pandangan geli.
“ kau tidak lupa jika Alana pernah mengatakan hal yang sama kan? Dan sekarang, lihat mereka! Sekujur tubuh mereka penuh akan kissmark.” ucap Kyara masih tertawa.
“ hai Gabe.” ucap Mick memasuki ruangan Kyara.
“ Kyara, setelah kau menyusui para Baby akan di tidurkan di box baby dulu.” ucap Mick datang dengan satu suter untuk membantu Mick menggendong para baby Kyara.
“ mereka takkan tidur di ruangan yang sama denganku?” ucap Kyara lirih.
“ setelah satu hari, kau dapat tidur dengan para baby, hanya sampai berat mereka sesuai dengan berat minimal bayi sehat.” ucap Mick.
“ bye- bye anak mama. Jangan nakal dan jangan rewel.” ucap Kyara seakan tak mau berpisah dengan anak nya yang baru saja di lahirkan.
***
“ lalu? Apa rencana kalian? Kalian akan berkencan?” tanya Kyara.
“ Hei! Kau lupa? Kau yang mengapit tubuhku!” ucap Nicholas.
“ kalau kalian memang tak mau menjadi kekasih, aku punya obat peluruh S****a, kalian baru saja melakukannya kan? Kurasa itu mash akan berpengaruh.” ucap Gabe.
“ TIDAK!” ucap Nicholas juga Alana bersamaan.
“ Wow! Tenang saja! Aku hanya bertanya, lagi pula bukankah kalian sendiri yang mengatakan seolah tak mau di salahkan?” heran Gabe.
“ t...tidak, aku hanya tak mau rahim ku mengering! Iya! Hanya itu saja.” ucap Alana.
“ lagi pula aku masih bisa bertanggung jawab.” ucap Nicholas ikut berbicara.
“ kau? dari mana kau akan bertanggung jawab?” tanya Alana.
__ADS_1
“ meski aku tak bekerja, aku masih bisa mengumpulkan karya ku lewat freelancer, dengan begitu aku tak perlu bertatap muka dengan orang- orang kan?” ucap Niccholas menjelaskan.
“ kalau orang tahu kau menikah dengan wanita, mungkin pandangan orang akan berubah, Nick. Kau tidak ingat alasan mereka menjugde mu juga karena kau ketahuan adalah seorang guy kan?” tanya Kyara.
“ dan sekarang, kau bukan hanya telah bekencan dengan wanita- kau bahkan membuka darah pertama seorang wanita.” ucap Mick.
“ bagaimana jika mereka menganggapku bisexal?” ucap Nicc.
“ itu tergantung kau, Nick. Apa kau tetap akan menggoda para pria. Jika kau bisa berubah, pandangan orang pasti akan berubah.” ucap Kyara
“ atau kau tetap menjadi freelancer juga tak apa, kau bisa membantu ku.” ucap Alana.
“ memang apa pekerjaanmu, Alana?” tanya Nicholas.
“ awal aku bisa dekat dengan Alana, karena ia adalah teman bisnis Gabe, sementara Lily karena ia adalah saudara jauh Alana.” ucap Kyara menjelaskan.
“ kau? Memiliki perusahaan bisnis?” tanya Nicholas.
“ masih dalam taraf berkembang, aku harap kau bisa membantu ku, bukan malah bergantung padaku.” ucap Alana tertawa.
“ hei! Meski dulu aku Guy, aku ini tak pernah bergantung pada wanita!” ucap Nicholas tak terima.
“ tapi bergantung pada ayah kita.” ucap Kyara.
“ aku kan tetap anak ayah.” ucap Nicholas tak terima.
” kau harus belajar mandiri, ayah mu tak selamanya ada untuk membantu mu, sementara aku bisa sewaktu- waktu jatuh sama seperti mu.” ucap Alana.
“ Alana memang yatim piatu, kau jangan kalah dengannya. Meski ia tak memiliki siapapun yang dapat di jadikan sandaran, ia bisa berkembang hingga memiliki bisnis sendiri.” ucap Mick.
Nicholas hanya terdiam, sungguh selama ini- ia selalu salah paham dengan Alana, ia pikir Alana tak ada bedanya dengan anak manja yang dekat dengan keluarga Mick karena keluarganya juga berada. Siapa yang menyangka jika sesungguhnya Alana adalah wanita yang kuat, dalam hati Nick berjanji akan menjadi pria yang mandiri supaya dapat menjadi tempat sandaran untuk Alana.
__ADS_1