
Sejujurnya, Kylie, Bram, Alex, Emma dan Alice serta Diana sudah mengenal satu sama lain, lantaran orang tua mereka dulu bersahabat. Tak heran, jika Kylie tahu tentang phobia yang dimiliki oleh Alex.
Bahkan, Kylie sudah menyukai Bram sedari Lama. Kylie meyukai sifat Bram yang supel, ceria dan salah satu yang membuat Kylie semakin menyukai pria itu tentu karena ia termasuk katagori pria tampan. Tentu saja bagi Kylie- Alex juga tampan, bahkan lebih tampan dari Bram, namun phobia yang di miliki Alex membuat Kylie memilih mundur bahkan sebelum maju berperang.
Salah satu point minus yang di miliki Bram adalah; karena pria itu merupakan seorang Casanova dan Playboy. Sejujurnya, Kylie tahu dan sadar jika apa yang di katakan Bram kepadanya selama ini hanya rayuan agar Kylie luluh, namun wanita itu tak pernah mempermasalahkannya, lantaran wanita itu sungguh- sungguh menyukai anak dari sahabat mama nya tersebut.
Kylie sadar, jika di bandingkan dengan Alice dan Diana atau teman- teman wanita yang di miliki Bram, Kylie tak memiliki segala sesuatu yang dapat di banggakan.
Kylie memiliki tubuh yang dapat di bilang pendek, wajah yang pas- pasan, tidak bisa di bilang jelek, namun juga tidak masuk katagori cantik.
Pernah suatu hari Kylie meminta permintaan konyol kepada Tuhan;
Berharap agar ia bisa menjadi pengantin sang Casanova- Bram Mahardika.
Dan..., untuk pertama kalinya, Kylie merasa menyesal karena Tuhan benar- benar mengabulkan permintaan wanita itu.
Setelah kehilangan ayah kandungnya, Kylie di hadapkan kenyataan jika ia harus kehilangan ibu kandungnya karena penyakit yang sama dengan yang di derita ayah kandungnya.
Penyakit yang menjadi penyebab Kylie dan kedua orang tuanya memilih untuk meninggalkan rumah mereka di negara yang sama dengan Mick, Kyara dan sahabat- sahabat Catherine yang lain.
Ya, Chaterine yang saat itu sedang mengepakkan sayapnya di luar negeri- mengalami kecelakaan tunggal karena mobil mereka yang tergelincir akibat jalanan yang licin karena di guyur hujan dan badai petir serta kabut tebal. Meski sempat mengalami luka- luka yang tidak ringan, namun keluarga Kylie saat itu selamat.
Namun...
Mereka mengalami sakit akibat kecelakaan yang mereka alami. Penyakit yang tak tampak dari luar, namun menggerogoti tubuh mereka perlahan dari dalam.
Cancer!
__ADS_1
Lucas- ayah kandung Kylie mengalami kanker yang menggerogoti otaknya lantaran benturan yang mengenai kepalanya. Lucas di nyatakan hanya mengalami keretakan tulang tengkorak saat itu. Namun mungkin, karena saat itu- Lucas menghiraukan sakitnya, sehingga memunculkan gen genika baru seperti daging yang tumbuh dan merusak serta menggerogoti gen asli Lucas. Ibarat seperti parasit yang merusak tubuh inangnya.
Kanker itu bahkan menggerogoti jaringan mata Lucas sebelum akhirnya pria itu tiada. Lucas meninggal dengan kegelapan karena kanker tersebut.
Sedangkan Catherine.
Wanita malang itu menderita penyakit yang sama dengan suaminya, beruntung wanita itu mengetahui penyakit itu dan sempat melakukan Chemoteraphy, namun sayangnya penyakit yang di derita ibu kandung Kylie itu lebih kuat daripada Catherine.
Kylie bahkan masih ingat tubuh ibunya yang dulu cantik, dan indah bak porselin- bagai kulit membalut tulang saat sebelum ibunya tiada dulu.
Dan..., Kylie merasa jika Tuhan benar- benar memberikan apa yang wanita itu pernah minta lantaran wanita itu memang menggunakan alasan perusahaan ibu kandungnya tersebut untuk menikahi Bram.
Alasan? Karena Kylie tahu, jika Alana takkan mau menerima perusahaan itu jika bukan dengan alasan itu. Kylie tak mau jika nanti setelah Kylie juga tiada- pemerintah akan mengambil perusahaan ibunya yang sudah ia bangun sedari nol.
Kylie juga tak bisa mempercayai saudara ibu dan ayah kandungnya yang gila akan harta dan kekuasaan itu.
“ apa ini?” heran Alana ketika Kylie datang dengan sebuah surat.
Jadilah Alana memilih sebuah Cafe dan memesan ruangan VVIP yang bersifat private.
“ itu adalah surat pemindahan kepemilikan perusahaan.” ucap Kylie akhirnya.
“ apa? Kylie, aunt tak butuh ini! Aunt benar- benar sungguh- sungguh hanya ingin membantu perusahaan mamamu, setelah kau bisa belajar memegangnya, kau bisa mengambil alih lagi perusahaan milik mama mu. Karena ini sebenarnya adalah hakmu.”
“ dan soal syarat pernikahan, aunt menyetujui nya karena hanya kau yang aunt bisa percaya untuk merubah Bram, Ky.” ucap Alana melanjutkan ucapannya karena teringat akan syarat pernikahan yang di ajukan Kylie.
“ Kylie memang harus memberikan perusahaan itu untuk aunt. Karena Kylie tak ingin perusahaan yang sudah bangun mama dan papa susah payah di ambil oleh pemerintah nanti atau di ambil oleh orang- orang serakah, yang mengakui jika mereka bersaudara dengan papa atau mama.” ucap Kylie.
__ADS_1
“ apa maksudmu? Kau seperti berkata jika kau akan pergi jauh saja dan tak bisa memegang perusahan milikmu.” heran Alana.
“ Kylie, sakit Aunt.” ucap Kylie setelah menimbang akan mengatakan atau tidak.
“ Apa!” ucap Alana tak percaya.
“ apa karena Bram melukaimu?” ucap Alana dengan geram. Kylie menggeleng.
“ ini adalah sakit yang sama dengan sakit yang merenggut papa dan mama.” ucapan Kylie membuat Alana melemas. Ia masih ingat bagaimana penderitaan sahabatnya di penghujung hidup dan mati sebelum akhirnya meghembuskan nafas terakhirnya.
“ apa kau sudah mengatakannya pada Bram?” Kylie lagi- lagi menggeleng.
“ biar bagaimana pun, ia adalah suami mu, Kylie.”
“ tapi ia tidak mencintaiku.” ucap Kylie lirih.
“ ia bukannya tidak mencintaimu. Aku yakin belum mencintaimu.” ucap Alana menguatkan Kylie. Wanita itu sendiri tahu bagaimana perasaan wanita- yang sudah Alana anggap sebagai anaknya itu, kepada anak laki- lakinya itu.
“Tapi.., sampai kapan? Sementara aku sendiri tak yakin akan bertahan sampai kapan.” Ucap Kylie lirih. Alana terdiam. Ia sendiri tahu- meski telah menikah- Bram tak juga menghentikan kencan satu malamnya.
“Aku memutuskan pergi, Aunt. Jangan katakan apapun pada Bram dan berikan surat cerai ini padanya.” Ucap Kylie memberikan surat yang sudah terlegalisir dengan materi dan sudah di bubuhkan tanda tangan Kylie itu. Wanita itu lalu menghapus air matanya. Alana tahu jika Kylie sangat sedih. Bukan hanya tentang sakitnya namun juga karena ia yang tak bisa memenangkan hati seorang Bram.
Alana menghela nafas berat, lalu memilih mengambil surat yang sudah di siapkan Kylie sedari lama tersebut dan pergi dari Cafe tersebut untuk kembali ke perusahaannya.
......Maaf author bkl g up lama kondisi aurhor lg drop ......
...Author kena gejala Db jd sementra cuma bisa bedrest...
__ADS_1
...Laptop author jg lg ada halangan smpe skrg blm bisa btl...
...Doa nya ajh biar author ttp bisa berkarya terus😢😢...