
“ apa yang tejadi pada rambutmu, Al?” tanya Alex yang terkejut melihat rambut saudaranya yang telah habis menjdi potongan laki- laki.
Ya, sewaktu Alice memotong rambutnya adalah saat Alex dan Anna menemui ibu kandungnya dan menjalani pelatihan keterampilan sehingga Alex tak tahu saat saudari kembarnya itu memotong rambutnya. Dan tepat seminggu Alex dan Anna melakukan pelatihan, mereka di kejutkan dengan penampilan Alice yang berambut pendek- saat menyapa mereka.
“ ceritanya panjang.” ucap Alice mengelus rambutnya.
“ ini karena mama mu yang memotong rambut Alice.” ucap Mick pasrah.
“ mama?” heran Alex juga Anna.
“ ya, adik mu ini mengaku jika ia meyukai Johann dan saat mereka berkencan atas inisiatif mama- Johann mengatakan jika ia guy.” ucap Kyara panjang lebar.
“ tunggu!” ucap Alex menghentikan kta- kata Kyara.
“ maksud mama- Johann, adik dari sis Diana? Istri uncle Rafael? Anak asuh uncle Gabriel?” tanya Alex.
“ ehem.” jawab Alice mengangguk.
“ dia gay? Dan apa hubungannya hal itu dengan Alice yang memotong rambutnya?” heran Alex. Sementara Anna memlih masuk ke kamarnya untuk berganti baju sebelum menyusul para keluarga Leonard itu untuk berbincang.
“ karena Alice mengira Johann Guy- mama mu menyemangati Alice untuk membuat Johann menyukai nya- salah satu cara nya dengan berperilaku seperti seorang pria.” ungkap Mick meminum tea hangat nya.
__ADS_1
“ mama mengambil kisah uncle Nick?” tanya Alex.
“ yap.” ucap Kyara mantap.
“ dan...? kak Johann itu benar- benar guy?” heran Alex.
“ tidak, ia melakukan itu- maksudku mengaku gay- atas saran uncle mu, karena ia tak ingin orang mendekati johann karena jabatannya- kau tahu kan? Sekarang Johann meneruskan bisnis Simon?” tanya Mick.
“ ya, aku dengar semenjak di pegang Johann- bisnis uncle Simon semakin berkembang.” ungkap Alex.
“ ya, uncle mu khawatir pada Johann- biar bagaimana pun, ia pernah menjadi anak asuhnya. Itu sebabnya, ia menyarankan hal itu, tentu tak bukan untuk menilai wanita yang mendekati nya- apakah mereka mendekati hanya karena jabatan Johann, karena pria itu tampan atau karena benar- benar menyukai pria itu.” ungkap Mick.
“ tentu saja uncle mu yang akan mengatasi nya.” jawab Kyara.
“ lalu, apakah sekarang sis Alice berkencan?” tanya Anna yang sudah berganti baju.
“ tak usah di tanya, kau tak lihat wajah bahagia Alice?” tanya Alex.
“ ya, namun karena Diana baru saja menikah, tak enak juga juga jika anak laki- laki mereka kembali melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini. Jadi biarkan mereka berkencan selama beberapa waktu, setelah itu, baru Jasonn akan membawa keluarganya.” ungkap Mick.
” Anna, Alex, kalian baru pulang pasti sudah lelah, bukan? Ayo kita makan bersama. Alex mandilah dulu.” ucap Kyara menuju ruang makan.
__ADS_1
“ yes, mom.” ucap Alex.
“ sekarang hanya kau.” ucap Alice tiba- tiba.
“ maksudnya?” tanya Alex.
“ Alex! Sekarang, hanya kau saja yang belum memiliki rencana masa depan. Emma sudah memiliki kekasih, sis Diana sudah menikah, Jasonn sudah memiliki aku dan hanya menunggu waktu bahkan Bram sudah memiliki istri, kau mau menunggu kapan lagi? Kau sudah berkepala 3! paling tidak kau seharusnya menujukkan jika kau menyukai lawan jenismu.” ungkap Alice.
“ apa maksudmu hanya aku? Keturunan uncle Lucifer juga mereka semua masih belum memiliki kekasih.” ucap Alex mengingatkan.
“ apakah kau berani berkata begitu pada mereka?” tanya Alice.
“ tidak!” jawab Alex cepat. Kepribadian mereka dingin sama seperti Lucifer.
“ yah, lagi pula- kau tahukan? Aku memiliki agoraphobia.” ungkit Alex.
“ bagaimana dengan Anna?” ucap Alice cepat. Alex terdiam beberapa saat sebelum akhirnya berkata;
“ apa hubungannya dengan hal itu?” tanya Alex dengan wajah konyolnya. Pria itu memang pandai sama seperti Mick namun sangat lambat seperti Kyara. Alice bahkan sampai menepuk dahinya saking kesalnya mendengar jawaban konyol Alex.
‘ kurasa aku harus berdiskusi dengan Bram.’ batin Alice.
__ADS_1