
“Rencana kita untuk menyatukan Nicholas dengan Alana berhasil.” ucap Kyara saat semua yang menjenguk telah pulang.
“Meski ada kejadian tak terduga dengan kau yang benar- benar melahirkan, tapi syukurlah hasilnya memuaskan.”balas Mick.
“Ya, sekarang tinggal Lily dengan saudaramu, entah itu Gabe atau Rafael.” ucap Kyara.
“El? Umur mereka bahkan sangat terpaut jauh.” ungkap Mick.
“Tidak apa kan? Adikku juga lebih muda dari Alana.” ucap Kyara, memilih berbaring.
“Ya, tapi kau tidak lupa kan jika Rafael itu masih 17 tahun? Umurnya berbeda hampir 10 tahun dengan Lily.” ungkap Mick ikut berbaring di brangkar yang sama dengan Kyara.
“Kau lupa jika aku dengan Nathan dulu juga berbeda 10 tahun?” ungkap Kyara memeluk Mick.
“Ya, tapi kau bahkan tak jadi dengannya.” ucap Mick.
“ memang nya kau mau aku terus dengannya?” tanya Kyara.
“ tentu saja tidak.” ucap Mick.
“Sudahlah, ajak juga adik kecilmu kemari dan biarkan jodoh yang mempersatukan mereka.” ungkap Kyara menyenderkan kepalanya di dada bidang Mick.
“Tapi cara yang sama tak bisa kita lakukan, kau lupa jika kedua orang iu sangat pintar?” ucap Mick.
“memang ada dari keluarga mu yang tidak pintar?” ucap Kyara menatap wajah suaminya.
__ADS_1
“Kau benar.” jawab Mick.
Akhirnya mereka mengesampingkan rencana untuk memersatukan mereka dan fokus pada pemberian nama sekaligus pencukuran rambut pertama anak- anak mereka.
Beberapa hari setelah para anak kembar mereka lahir, papa Adam sekaligus mommy Elizabeth datang dengan para keluarga Pradipta lain- atas undangan Mick untuk melakukan syukuran pemberian nama anak- anak pertama mereka.
Alice Pradipta Putra dan Alexander pradipta putra, itulah nama yang di berikan untuk putri dan putra Kyara yang di berikan oleh Elizabeth juga Adam. Sebenarnya Mick ingin menambahkan nama belakang nya sebagai nama keluarga anak- anaknya, namun ia urungkan karena ingin membuat para keluarga pradipta lain takjub akan anak- anak Kyara. Wanita yang bahkan mereka remehkan meski merupakan keluarga sendiri- lantaran di mata para Pradipta status dan derajat lebih penting dari apapun.
Dan dengan membubuhkan nama Pradipta di belakang nama putra- putri nya, Mick ingin memutar keadaan dan membuat para pradipta itu menjilat ludah mereka sendiri karena nya.
Dan di sinilah mereka, setelah selesai dengan beberapa adat indonesia, mereka mengadakan syukuran di Vila pribadi mereka sekaligus pesta untuk mendekatkan Lily dengan Gabe atau Rafael.
Mick menatap para keluarga Pradipta, tampak jelas jika mereka mengagumi para keluarga Mick, tak heran, pintar, tampan dan salah satu nya tentu saja; Kaya.
Beruntung hampir semua dari mereka telah memiliki keluarga, kalaupun ada yang masih single, Gabe yang telah mengetahui muka asli mereka pasti takkan semudah itu terjatuh pada bujuk rayu mereka.
‘ maksud dari pesta adalah syukuran nama putra dan putri kami, namun di sini yang menjadi pusat adalah para keluarga Leonard.’ batin Mick.
Beruntung, lagi dan lagi para keluarga Pradipta tak begitu di pedulikan oleh Gabe, sementara Rafael lebih memilih asik dengan makanan nya, tampak terlihat jika Gabe selalu mengerjai Lily sementara Alana dan Nicholas sudah sibuk dengan dunia mereka sendiri, Mick rasa Nicholas serius mau membantu Alana dalam perusahaan yang Alana bangun.
‘Pst..’ Kyara berbisik.
“ ada apa, sayang?” ucap Mick.
“ bagaimana dengan Alcohol?” tanya Kyara.
__ADS_1
“ kau tidak lupa jika kau masih harus menyusui kan?” tanya Mick.
“ bukan untuk aku! Untuk rencana kita.” ucap Kyara.
“ kau tidak lupa jika Lily sangat kuat minum alcohol kan? Begitu juga dengan Gabe! Ia saja bisa mengatasi efek obat perangsang, apa lagi alcohol.” ucap Mick. Seketika tampak jika Kyara berpikir kembali.
‘ imutnya.’ batin Mick.
0o0
hai hai hai
reader sekalian ^_^
author cma mau nyampein kalo author ikut lomba karya menulis novel lho ^_^
jangan lupa dukung author terus
love dan like nya juga jangan lupa
saran dan coment kalian juga
sungguh saran kalian sangat membantu author agar berkembang lebih baik lagi
__ADS_1