
Setelahnya, Mick, Kyara , Elizabeth juga Adam kembali ke rumah sementara Nicholas kembali ke kota tempat ia bekerja karena masa cuty nya telah habis.
“ kau tidak ada niat kerja?” ucap Adam suatu hari ketika melihat Kyara hanya bersantai didepan laptop nya. Setelah pulang dari liburan merayakan ulang tahun anak pertama kakak kandungnya.
“...” Kyara hanya terdiam.
“ kau tidak malu pada adikmu yang sudah bekerja.” ucap Adam lagi.
“ …” Kyara bingung mau menjawab apa.
“ umur ayah itu bisa jadi takkan lama, jika ayah pergi memangnya kau akan meminta makan dari siapa? Apa minta terus pada Nath? Atau kakak mu? Adikmu?” ucap Adam menceramahi.
“ kalau kau begitu bergantung pada kekasihmu, kenapa kalian tidak menikah saja.” lanjut Adam.
“ ada apa, ayah?” ucap Mick menyela.
“ itu.., adikmu, ayah hanya sedang menasehati agar dia mau bekerja, jika ia tidak mau bekerja, ayah meminta nya menikah saja.” ucap Adam.
__ADS_1
“ biarkan saja, ayah, dia itu perempuan, tidak seharusnya ia bekerja melebihi kita yang seorang pria.” ucap Mick yang tidak bisa di bantah Adam.
“ tapi ayah merasa tidak enak padamu juga Nicholas.” ungkap Adam karena memang semenjak Edward menikah, ia tak lagi memberikan uang saku kepada Adam.
“ dan aku masih merasa bisa menghidupi kalian, jika nicholas keberatan menghidupi kakak kandungnya, biar aku yang akan membiayai hidup Kyara.” ucap Mick yang tahu jika ayah tirinya ini terhasut oleh jilatan adik tiri lelaki nya itu.
Karena memang, setiap Adam mendapatkan telephone dari anak laki- laki nya itu entah mengapa ayah tirinya itu pasti selalu menyalahkan Kyara ujung- ujungnya.
‘ dasar penjilat.’ batin Mick geram. Kata- kata Mick membuat Adam tak dapat membantahnya dan memilih kembali kekamarnya dimana istri tercinta nya pasti sedang menunggunya.
*
“ hei! Aku sudah membantumu! Kenapa kau malah mengusirku? kamarku selalu lembab saat hujan seperti ini.” ungkap Mick yang hari itu sedang hujan lebat.
“ aku sedang datang bulan.” ucap Kyara yang menduga maksud Mick.
“ hei! Aku tidak minta apa- apa, kau lupa orang tua kita sedang ada di rumah?” ucap Mick tidak terima.
__ADS_1
“ apa jika orang tua kita tidak di rumah kau akan minta apa- apa?” hardik Kyara. Mick hanya membalas hardikan Kyara dengan mengangkat alis sebelah dan membuat senyuman yang se menggemaskan mungkin.
“ kau menyebalkan.” ucap Kyara kesal yang hanya di balas kekehan oleh Mick.
“ kemarilah, setidaknya aku butuh pelukan agar malam ini tidak terlalu dingin.” ucap Mick.
“ bukankah kau bilang tidak ingin melakukan apapun?” ucap Kyara menyelidik.
“ ayolah! hanya pelukan, tidak lebih. Bukankah semua wanita suka di beri perhatian?” ucap Mick menampilkan senyum termanisnya.
“ aku harap kau tidak akan menggangguku.” meski berucap seperti itu, Kyara tetap beranjak dan berbaring di sisi Mick.
“ Hei! Aku ini tidak seperti kekasihmu.” ungkap Mick memeluk tubuh Kyara.
Sesuai janji Mick hanya memeluk Kyara dengan sayang. Mick tahu, setelah perkataan yang di lontarkan ayah kandungnya yang seolah memojokkannya itu, wanita ini hanya membutuhkan perhatian. Entah karena sakitnya datang bulan atau badannya memang sedang lelah, elusan nyaman yang yang di berikan Mick dengan cepat membuat Kyara menemui alam mimpinya.
‘ aku berjanji, Kyara. Takkan membiarkan mu menangis lagi.’ batin Mick.
__ADS_1
Sungguh, apa yang di lakukan Mick, sejujurnya sangat berarti bagi Kyara, di saat kekasihnya hanya mempedulikan masalahnya- perhatian juga kasih sayang yang diberikan Mick sungguh sangat berarti bagi Kyara.