My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
memukul mundur


__ADS_3

“ jika kau berhasil, aku akui kau memang berbakat, kau tak perlu mengembalikan uang yang pernah aku pinjamkan, namun jika dalam 3 bulan itu kau tidak bisa sukses, jangan pernah kau menemui Kyara!” ungkap Mick.


“ kak?” ucap Kyara tak percaya akan kata- kata Mick.


“ aku tidak ingin adik ku ini di miliki oleh orang yang hanya bisa besar omong saja. Kau tahu sendiri- kan bagaimana kekuasaanku? aku bisa saja membuat mu tak pernah bertemu Kyara.” ungkap Mick.


Nath hanya terdiam, ia tak ingin berpisah dari Kyara, namun ia juga tak ingin menyia- nyiakan kesempatan ini.


” baiklah, deal.” ungkap Nath mengambil black card Nath beserta pin nya.


“ kalau begitu kau harus cepat, 3 bulan bukan waktu yang lama.” ungkap Mick menantang Nath.


“ baiklah, aku pulang dulu, Kyara. Aku akan membeli bahan untuk usaha ku, Kyara, maaf aku takkan mengunjungimu beberapa hari kedepan.” ucap Nath bergegas pulang dan menyusun apa yang akan di belinya.


“ kenapa kau menjajikan hal itu?” heran Kyara ketika Nath telah beranjak dari rumahnya.


“ hanya ide itu yahg terpikirkan untuk memukul mundur, pria itu.” ungkap Mick.


“ bagaimana setelah 3 bulan ia tetap menemui, ku?” tanya Kyara.


“aku yakin; tidak, dengan sifatnya yang memiliki harga diri tinggi, aku yakin ia tak berani menampilkan wajahnya jika ia tidak dapat menepati janjinya.” ungkap Mick.


“ tapi bagaimana jika ia benar- benar sukses.” ungkap Kyara.


“ emm, mungkin aku benar- benar akan mundur.” ungkap Mick tampak berpikir.


“ kau akan mundur? Setelah semua yang terjadi?” tanya Kyara tak percaya.


“ lalu kau mau aku berbuat apa?” tanya Mick bersimpuh di depan Kyara dan memeluk perut Kyara.


“ aku berusaha mempertahankan hubungan kita, tapi bukankah itu semua percuma jika kau sendiri bahkan tak berniat mempertahankan hubungan kita? Aku tahu kau tidak tega mengatakan hubungan kita kepada Nath, tapi aku sendiri butuh kepastian, Kyara jika kau tidak mau aku bertahan- aku akan mundur. Asal kau bahagia.” ungkap Mick.


“ Mick.” ungkap Kyara lirih. Kyara mengambil nafasnya dalam dan mengeluarkan nafasnya berat, bukan berarti Kyara orang yang plin plan dan suka mendua kan sebuah hubungan.


Alasan Kyara tak lain dan tak bukan adalah karena Nath sendiri orang yang keras kepala, berulang kali Kyara berusaha memberikan pengertian kepada Nath jika hubungan mereka tak dapat di teruskan. Namun pria itu tak kunjung mengerti dan malah berbalik marah kepada wanita itu, itu sebabnya wanita itu lebih memilih mengalah karena Kyara juga tak ingin Nath membuat keributan di keluarganya, karena Kyara tahu jika Nath orang yang nekad.

__ADS_1


“ tahu begitu dulu aku takkan coba mengutarakan perasaanku- dulu, hanya karena ingin mengerti arti dari pacaran.’ batin Kyara karena memang selama ini wanitu itu bahkan belum pernah berpacaran kecuali dengan Nath. Dan saat itu Nath sendiri baru putus cinta karena di tolak oleh seniornya di kampusnya sehingga Nath memutuskan menerima lamaran Kyara yang kala itu merupakan teman seangkatan Nath.


Kyara melirik Mick yang masih setia bersimpuh di bawah perut Kyara, wanita itu tahu jika Mick sangat mencintai nya, tapi pria itu rela mundur hanya demi agar Kyara bahagia. Sangat berbeda dengan kekasihnya yang masih mementingkan egonya- padahal dari segi umur, Nath lebih tua dari Mick juga Kyara.


Kyara melepaskan tangan Mick, membuat pria itu menengadah menatap Kyara. Ia pikir jika Kyara akan memilih melepaskan Mick, namun pikirannya salah, Kyara juga ikut bersimpuh dan membalas pelukan Mick.


“ aku mencintaimu.” hanya kata- kata itu yang dapat di ucapkan oleh Kyara.


“ aku lebih mencintai mu.” balas Mick menangkup wajah Kyara. Kemudian mencium nya, ciuman yang sempat tertunda. Mick langsung menggendong Kyara dari posisi bersimpuh langsung berdiri tanpa melepas ciuman mereka. Kyara pikir, jika Mick akan membawa dirinya menuju kamar wanita itu ternyata Mick membawanya kekamar Mick.


“kenapa kau membawa aku kekamarmu?” heran Kyara.


“ kau tidak suka berada di kamarku?” tanya Mick.


“ bukan begitu, tapi kasurmu memakai dipan, bagaimana jika suara gesekannya sangat keras saat membentur dinding.” tanya Kyara.


“ tenanglah, diam- diam aku sudah membuat kamarku kedap suara, takkan ada yang menyadap suara seribut apapun yang kita lakukan.” ungkap Mick melepas terusan tidur yang di pakai Kyara.


“ ap…, apa? Ka.., kapan?” ucap Kyara terbata karena Mick mulai memainkan dua buah benda kenyal milik Kyara bergantian.


Itu sebabnya ia tak menyembunyikan desahan juga lenguhan yang semula terasa memalukan bagi Kyara.


“ kau sangat liar malam ini.” ungkap Mick, terkekeh.


“ kau tidak menyukainya?” tanya Kyara membuka kaos milik Mick.


“ sangat suka.” ungkap Mick mel***t kembali bibir tipis Kyara dan membiarkan menghabiskan malam dengan lenguhan juga desahan yang bercampur keringat di akhiri dengan erangan nikmat dalam pelepasan mereka.


“ ngomong- ngomong..” ucap Kyara masih mengatur nafasnya agar kembali normal setelah sebelumnya seolah udara menipis di antara mereka.


“ ehm?” heran Mick, sedang menyelimuti tubuh polos mereka.


“ kita seperti melupakan sesuatu.” ucap Kyara menatap Mick, mencoba mendapatkan jawaban.


“ maksud kalian seseorang?” ucap sebuah suara membuka pintu.

__ADS_1


“ Gabe? Rafael?” ucap Mick juga Kyara bersamaan.


“ aku memintanya menjemputku di perusahaan, karena aku tak membawa kendaraan. kalian tega sekali meninggalkan aku.” ucap gabe menyenderkan tubuhnya di dinding dan Rafael langsung keluar dari kamar melihat pemandangan dewasa di kamar itu.


“ memang kau dari mana?” heran Mick.


“ aku tidur di kamar pribadi perusahaanmu.” ungkap Gabe.


“ kami kan tidak tahu kalau kau di sana, Mommy juga ayah ku tidak memberi tahu kami jika kau tidur disana jadi kami langsung pulang.” ungkap Kyara.


“ Ap? Mereka jahat sekali?” ucap Gabe kesal.


“ lalu kenapa kau malah kemari? Ayah juga mommy sedang di hotel.” ungkap Mick berusaha menjangkau brief nya yang tergeletak tak jauh dari ia berbaring.


“ kau tidak takut, mereka bersama dengan adikmu?” tanya Gabe pada Kyara.


“ kenapa?” heran Kyara.


“ saat kau berada di perusahaan, adikmu terlihat tak senang saat tahu jika kau bekerja di bawah perusahaan Aunt Elizabeth, aku dengar dia itu sedikit penjilat- kan?” ungkap gabe memainkan jari telunjuk juga jari tengahnya.


“ jika yang kau maksud adalah Nicholas akan memengaruhi mommy- ku, aku percaya pada mommy, lagi pula ia itu orang yang kikkuk, apa dia akan termakan omongan Nicholas?” ungkap Mick, beranjak dari kasurnya.


“ emn.., kau benar. “ ungkap Gabe dan Rafael bersamaan setelah berpikir.


“ sekarang keluarlah, Kyara mau berganti baju.” ucap Mick mengambilkan terusan Kyara.


“ Mick.” ucap Gabe dengan wajah se imut mungkin.


“ kau pasti ingin sesuatu.” ungkap Mick yang tahu kebiasaan sepupunya itu.


“ aku lapar.” ungkap gabe.


“ baiklah- baiklah, aku akan memasak, kau pergilah dulu dan biarkan kami memakai baju.” ungkap Mick menutup pintu kamarnya setelah mendorong Gabe keluar dari kamarnya.


Gabe hanya terkikik lucu melihat perilaku sepupunya yang dulunya dingin dan cuek bisa terlihat begitu melindung wanita yang di cintainya. Sementara seperti biasa, wajah Rafael yang sangat datar lebih memilih langsung menuju kamar makan.

__ADS_1


0o


__ADS_2