My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
di mulai kembali


__ADS_3

“ kau tahu apa kesalahanmu?” tanya seorang police ketika menangkap seorang wanita.


“ kenapa juga wanita seperti mu menyebarkan Video 18+ seperti inii? Ungkap salah seorang Police memberikan beberapa barang bukti kepada seorang wanita.


“Kau mau di penjara?” uucap Police tersebut dengan menjeda kalimatnya.


“Kau bisa bebas tapi ada syaratnya.” ungkap Police tersebut dengan smirk smile nya.


“Kau harus membayar 1,5 juta.” lanjut Police tersebut.


“Bayar? Apakah ini pungli? Pungutan liar?” Heran Wanita tersebut.


“Bukan pungli, bodoh! Kalau kena pengadilan kau takkan mungkin bebas dan mungkin kau akan kehilangan denda lebih besar lagi.” Ucap polisi itu berkilah.


“Bos, ada baiknya kita lepaskan saja, kasihan wanita muda ini.” ucap salah seorang Police lain.


“Tidak! Enak saja, main lepas.” geram Police tersebut.


“Sekarang! Bayar!” Geram Police tersebut karena wanita itu hanya terdiam.


“Mungkin dia tidak punya uang.” ucap salah seorang Police lainnya.


“Nona, begini saja, kalau kau tak punya uang. Ini! Aku kembalikan handphone mu- telephone,kakak atau orang tua mu dan minta pada mereka. Atau kalau kau malu jika kau menyebarkan Video semacam ini kau bisa meminta bantuan teman mu. “ ucap Police tersebut yang mengira jika wanita itu masih sangat muda.


Akhirnya wanita itu memilih untuk menghubungi seseorang yang di kenalnya. Tidak sampai sepuluh menit ada seseorang yang datang yang membuat para police menunduk hormat pada pria itu bahkan police yang menangkap wanita tersebut.


“Selamat datang tuan Alexander. Sungguh sebuah kehormatan kedatangan seorang International Police terhormat seperti anda.” ucap Police tadi.


“Mengapa wanita ini di sini?” Tanya Alex pada seorang wanita yang duduk.


“Ah, dia dia hanya sedang menunggu temannya.” Ucap Police itu beralasan.


“Handphone siapa ini?” Tanya Alex lagi- ketika melihat ada Handphone terletak di atas meja.

__ADS_1


“Punya ku. “ Jawab wanita itu. Ucapan wanita itu membuat para police menatap ke wanita tersebut.


“Kalau begitu kembalikan kepada wanita itu. “ Ucap Alex mengembalikan handphone wanita itu lalu duduk di seberang kursi wanita itu.


“ jadi kau akan pulang dengan siapa?” tanya Alex.


“ tentu saja dengan kau, jika tidak- untuk apa aku menghubungi mu.” ucapan wanita tersebut sungguh mengejutkan para police tersebut.


“Kalian saling mengenal?” Tanya Police tersebut.


“Tentu saja, ia adalah Alice- adik kembarku.” Ucapan Alex sungguh mengejutkan para police lagi.


“Apa kau merekam dengan baik?” Tanya Alex.


“Tentu saja.” Ucap Alice membuka kalung di lehernya, setelah mnerimanya Alex membuka micro SD di dalamnya dan memutar rekaman percakapan antara police tersebut yang meminta uang kepada Alice.


“Banyak para warga yang mengatakan jika CCTV harusnya bukan hanya untuk masyarakat kecil namun juga di dalam orang- orang berseragram, sehingga pemerintah mengutusku memasukkan mata- mata kecil di dalam masyarakat.” Ucap Alex menyilangkan kakinya menghadap para Police tersebut dengan pandangan dingin.


“Ta..., tapi.., kami menangkapnya karena ia memperjual belikan Video 18+. “ ucap Police tersebut berdalih.


“Niat awalku adalah menangkap jaringan pengedar Video dewasa, tapi aku tak menyangka jika aku malah bertemu para tikus- tikus berseragam.” Ucap Alice dengan smirk smile nya.


“Maaf aku terlambat. “Ucap seorang Pria datang ke kantor Police dengan beberapa berkas.


“Kenapa kau terlambat sekali, Bram?” Geram Alex.


“Aku menge- print apa yang baru saja kau suruh, siapa yang tahu jika daftar kesalahan pria tua ini sangat banyak. Bukan hanya meminta pungli pada para pelaku kriminal, ia juga meminta pungli pada bandar judi agar mereka di lindungi. Dan ini. “ Ucap Bram memperlihatkan CD di tangannya.


“Aku telah meretas beberapa CCTV dijalanan dan menemukan jika pria tua itu sempat memperkosa gelandangan gila. “Ucapan Bram membuat Alex menatap Police yang menangkap Alice.


“Hu.., huh, lalu yang anda lakukan ini apa, Tuan Alex? Apa anda mengancamku untuk meminta bayaran padaku?” Ucap Police tersebut dengan tergagap.


“Tuan Herma**n, anda bisa memilih antara di turunkan pangkat anda atau anda sekeluarga akan di mutasi ke pedalaman Afrika. Anda juga harus mengembalikan semua uang yang selama ini anda kumpulkan selama membela yang jahat dan malah menangkap yang benar.” Ungkap Alex.

__ADS_1


“Kau pikir aku akan percaya ucapan anak muda bau kencur? Hanya karena kau seoang Police International di bawah perintah P**?” Ucap Police itu geram.


“Jika anda tak percaya anda menghubungi atasan anda, namun jika anda melakukannya seketika itu juga pilihan anda tinggal di mutasi di pedalaman Afrika. “ Ucap Alex meninggalkan pria tua itu. Alice hanya menatap para Police itu yang sudah memperingati police yang menangkap Alice. Tampak para Police itu memandang Alice dengan tatapan tak percaya.


“ tampangmu memang membuat orang takkan percaya jika kau adalah saudara kembar Alex.” ucap Bram.


“ tampangku memang mirip Mommy yang sedikit Lemot, memang kenapa? ada masalah?” Geram Alice.


“Sudahlah! Bram! Apa yang akan kau lakukan setelah ini? “Tanya Alex menengahi.


“Aku harus kembali ke perusahaan dan membantu mama ku.” ungkap Bram.


“Ya, bantu aunt Alana, aku dengar uncle Nicholas sedang kerepotan karena program perusahaan sedang berusaha di bobol.” Ungkap Alice.


“Tidak, uncle Gabe datang membantu koq, itu sebabnya aku bisa kemari.” ungkap Bram menggunakan Helm nya.


Bertahun- tahun setelahnya, siapa yang menyangka jika para anak- anak Kyara dan Mick- Alexander (27) atau biasa di panggil Alex akan mewarisi bakat papa nya dan menjadi seorang Police meneruskan Mick dan anak perempuan mereka memilih untuk menjadi seorang mata- mata, untuk menilai seseorang- dengan perawakan Alice(27) yang tampak polos takkan ada yang menyangka jika ialah seorang mata- mata yang senantiasa menilai para tikus di dalam pemerintahan.


Sedangkan Bram(25) sudah sedari dini tampak terlihat mewarisi kemampuan bisnis Alana sekaligus kemampuan intelektual seperti Nicholas sehingga terkadang Alex akan meminta bantuan Bram dalam hal pengintaian, namun berbeda dengan Nicholas yang merupakan mantan seorang Guy- Bram di kenal merupakan seorang casanova. Sementara Lily yang baru saja pensiun dari pekerjaannya sebagai pengajar memilih menjadi ibu rumah tangga.


0o0


0o0


hai hai hai


penulis amatir kembali


cuma mau bilang jangan lupa dukungannya ya ^_^


like ama lovenya yang banyak


cuma ninggalin jejak juga gapapa

__ADS_1


biar author tahu jika kalian pernah mampir ke karya author ya ^_^


__ADS_2