My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
tikus dan kucing


__ADS_3

Setelah Mick pergi meninggalkan Hotel dengan mobil jemputan utusan kantornya, Elizabeth berencana bersenang- senang menggunakan black card yang di berikan Mick. Karena kemarin, mereka telah asik berbelanja, hari ini Elizabeth mengajak Kyara juga Ika untuk bersenang- senang di tempat spa sementara para pria memilih untuk ke GYM. Dan anak dari Ika di titipkan pada baby sister, sementara Nicholas tak bisa meminta balck card yang di berikan Mick kepada Kyara karena Elizabeth lah yang membawa black card nya.


*


Jam menunjukkan pukul 1 siang saat, Mick pulang berpapasan dengan keluarga yang juga baru pulang menuju hotel.


“ oh, son, your back.” ucap Elizabeth mencium putra nya itu.


“ what did you bring, brother?” ucap Kyara melihat Mick membawa beberapa bingkisan.


“ martabak.” ucap Mick mengangkat bingkisan berminyak itu.


“ yei, tank you, son. Kyara, come on, makan ini selagi hangat. Minta pegawai restoran meminjamkan piringnya.” ucap Elizabeth.


“ yes, mom.” ucap Kyara semangat.


“ hei, katakan kepadaku,jika kalian lebih menyukai martabak itu dari pada aku.” geram Mick karena kedua wanita nya langsung membawa martabak yang di bawanya.


“ that’s right.” canda kedua wanita itu tertawa. Membuat Mick mendengus kasar karenanya.


“ mommy hanya bercanda, lekas ganti bajumu dan bergabung dengan kita.” ungkap Elizabeth menyuruh Mick berganti baju. Mick menurut meski pergi dengan muka cemberut. Membuat edua wanita itu tertawa kecil karena nya.


Tak sampai 15 menit Mick turun dengan baju santai dan wajah yang lebih segar. Dan langsung bergabung dengan keluarganya yang kala itu sedang menikmati martabak yang di bawanya.


“ hi, mom.” ucap Mick mencium pipi Elizabeth.

__ADS_1


“ hi, son.” jawab Elizabeth tertawa.


“ hi, my step sister.” ucap Mick ikut mencium pipi Kyara.


“ iuh, kenapa kau mencium pipi ku?” ucap Kyara menghapus bekas ciuman Mick.


“ kenapa?” heran Mick.


“ nanti pipiku terkena, panu kudas kurap, iih.” geram Kyara.


“ kau pikir air liur ku sekotor itu? ini rasakan ini.” ucap Mick mencium pipi Kyara berkali- kali.


“ iuh, mom.” adu Kyara.


“ hei, baru saja kalian ini bersikap manis, kenapa sudah seperti kucing dan tikus lagi.” lerai Elizabeth.


“ ngomong- ngomong, jika di rumah apakah mama yang memasak?” ucap Ika menimbrung.


“ tidak. Dia tidak bisa masak.” ucap Mick menimpali.


“ benarkah.” ucap Ika tak percaya.


“ ya..,selama ini Mick lah yang memasak untuk keluarga ku.” ucap Elizabeth malu- malu.


“ kenapa?” heran Edward.

__ADS_1


“ semenjak kecil, mommy selalu membantu daddy, dan saat daddy tiada, dirinya lah yang menangani perusahaan Daddy hingga aku dewasa, sehingga tak pernah menyentuh dapur. Dari pada aku membunuh diriku sendiri dengan memakan masakan mommy, aku memilih untuk yang memasak.” ucap Mick santai.


“ son, kau jahat sekali.” ucap Elizabeth tidak terima.


“ memangnya mom, bisa membedakan bumbu dapur?” ucap Mick menantang.


“ tentu saja aku bisa.” ucap Elizabeth yakin.


“ aku yakin kau bahakn tak tahu mana yang jahe mana yang lengkuas.” ungkap Mick meremehkan.


“ uh.., kau ini jahat sekali.” ucap Elizabeth merajuk.


“ oh, itu hal yang biasa mom, dulu Kyara juga tak mengerti bumbu dapur itu.” ucap Kyara menenangkan.


“ Kyara memang anak ku yang terbaik.” ucap Elizabeth memeluk Kyara.


“ mom, yang anak kandung mu itu aku.” ucap Mick geram.


Yang hanya di balas tawa oleh seluruh keluarga melihat kelakuan Elizabeth yang masih seperti anak- anak itu.


0o0


🐤🐤🐤🐤


hai hai hai

__ADS_1


maaf lma ga up


author lg byk msalah salah satunya bgg nyari warnet di masa pandemi gni buat bkin cover nya😅


__ADS_2