
“ apa kau masih marah kepadaku?” ucap Mick yang melihat Kyara tidak mau berbicara padanya. Sementara ayah juga mommy nya menemani adik- nya nicholas mencari hotel untuk nya menginap karena kamar lamanya di tempati Mick. Dan Nicholas adalah tipe orang yang sedikit penakut, mana mau ia tidur di tempat bekas mendiang ibunya tidur.
“ tanya pada dirimu sendiri.” geram Kyara.
“ ayolah, Kyara. Kau tahu kan aku ini atasan? Tidak bisa semena- mena hanya karena kau adik tiri juga kekasih ku.” ungkap Mick.
“ tapi aku bahkan bukan karyawanmu! Dan kau lupa jika aku ini hanya membantu mu?” ucap Kyara mulai mengeluarkan tangisnya. Satu- satunya yang paling ia benci adalah di marahi dan itu semakin menyakitkan karena orang yang memarahinya adalah orang yang di cintai nya.
Mick mendesah kasar, ia memilih mengalahkan ego nya dan memeluk Kyara sambil mengelus punggung Kyara yang bergetar.
“ ssh.., sudah, aku minta maaf. Ketika di perusahaan aku selalu merasa aku adalah atasan yang wajib mengingatkan bawahannya ketika salah. Aku tidak tahu jika itu menyakiti mu.” ucap Mick dengan lembut.
“ kau boleh mengingatkanku, tapi jangan memarahi ku. Aku benci kau meninggikan suara mu pada ku, kau terlihat menakutkan karenanya.” ucap Kyara membalas pelukan Mick.
“ ssh, sudah. Aku minta maaf oke?” ucap Mick menghapus air mata Kyara.
“ oke.” jawab Kyara mengecup bibir Mick dengan cepat.
“ kau mulai nakal, ya?” ucap Mick yang hanya di balas tawa oleh Kyara.
Mick membalas ciuman kyara\, tapi kali ini bukan hanya kecupan namun di tambah dengan sedikit l*****n\, Kyara mengalungkan lengannya di leher Mick seolah meminta lebih dari ciuman\, di saat Mick sudah menggendong Kyara dan hendak membuka pakaian di tubuh wanita itu suara- bell mengagetkan mereka.
“ Nath?” heran Kyara ketika melihat siapa yang membunyikan bell rumahnya. Sementara Mick memilih bersembunyi di balik kamarnya.
“ ada apa?” heran Kyara.
__ADS_1
“ apa tidak boleh aku menemui kekasihku?” ungkap Nath.
“ bukan begitu, bagaimana kakakmu?” tanya Kyara mengalihkan.
“ seperti yang kau tahu, ia baik- baik saja, tapi ada yang jelas menunjukkan ketidak- sukaannya ketika aku mengabarkan jika kak Enny sudah memiliki jodoh di luar sana yang lebih baik dari pada Indra.” ungkap Nath.
“ begitu..” ucap Kyara menggantung.
“ ngomong- ngomong kemana keluargamu?” heran Nath.
“ menemani adikku mencari tempat menginap.” ucap Kyara.
“ oh? Adikmu pulang?” tanya Nath.
“ hem, dia ada urusan bisnis di sekitar kota ini.” ungkap Kyara.
“ itu bukan keberuntungan, itu juga karena usaha keras, ia memiliki bakat dan tak menyia- nyiakan bakatnya.” ungkap Kyara.
“ buktinya aku juga bekerja sesuai bakat ku tapi kehidupanku ya begini- begini saja.” ungkap Nath tak terima.
“karena kau banyak tersesat di jalanmu, yang membuatmu masih terpuruk adalah kau meminjam uang untuk menutup pinjaman lainnya, sehingga uang mu habis hanya untuk menutup pinjaman.” ucap Kyara yang tahu kebiasaan pria yang masih menjadi kekasihnya ini.
“ mau bagaimana lagi, ini juga karena pinjaman mendiang ibuku, coba dulu kakak ku Putri, ikut membantuku menyekolahkanku aku tidak akan seperti ini.” ucap Nath mengungkit masa lalu.
“ kau malah bisa kuliah, adikku saja cuma lulusan SMA.” ucap Kyara.
__ADS_1
“ itu karena ada orang yang membantunya.” ucap Nath tak terima.
“ ada apa ribut- ribut.” ucap Mick keluar dari kamarnya dan pura- pura baru bangun tidur.
“ lho, kak? Ga bekerja?” tanya Nath basa- basi.
“ aku dapat shift malam jadi aku berangkat nanti jam 7.” ungkap Mick jujur.
“ ngomong- ngomong kalian ribut soal apa?” tanya Mick, Nath akhirnya memberi pokok permasalahannya karena merasa Mick juga telah membantunya.
“siapa yang bilang pendidikan itu sukses karena pendidikan, ada orang yang hanya lulusan SD bisa memiliki perusahaan sendiri, kau tahu? Bahkan bapak ilmuan fisika, Albert Einsten dulunya juga di keluarkan dari sekolah.” ungkap Mick.
“ itu karena ada yang membantunya berusaha dari belakang, coba saja aku juga punya modal aku pasti akan sukses.” ungkap Nath berkelit.
“ begitu?” ucap Mick memegang dagunya.
“ bagaimana jika aku memodalimu, tunjukkan jika kau juga bisa sukses dalam 3 bulan.” ungkap Mick, mengeluarkan black card nya.
“benarkah, kak?” ucap Nath juga Kyara terkejut.
“ kau harus tunjukkan dalam tiga bulan kedepan kalau kau bisa sukses, memiliki kendaraan pribadi dan usaha mu semakin besar.” ungkap Mick.
“ jika kau berhasil, aku akui kau memang berbakat, kau tak perlu mengembalikan uang yang pernah aku pinjamkan, namun jika dalam 3 bulan itu kau tidak bisa sukses, jangan pernah kau menemui Kyara!” ungkap Mick.
“ kak?” ucap Kyara tak percaya akan kata- kata Mick.
__ADS_1
“ aku tidak ingin adik ku ini di miliki oleh orang yang hanya bisa besar omong saja. Kau tahu sendiri- kan bagaimana kekuasaanku? aku bisa saja membuat mu tak pernah bertemu Kyara.” ungkap Mick.
Nath hanya terdiam, ia tak ingin berpisah dari Kyara, namun ia juga tak ingin menyia- nyiakan kesempatan ini.